Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kesepakatan Gaza: Perdamaian atau Jebakan Politik Baru?

by jeje
Oktober 15, 2025
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo: Global – Sejumlah pemimpin dunia menandatangani kesepakatan perdamaian di Gaza. Namun, di tengah sorotan media dan sambutan positif, muncul kritik tajam dari berbagai pihak. Pakar hubungan internasional dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Teuku Rezasyah, menilai perjanjian tersebut justru menjadi jebakan diplomatik yang mengaburkan tujuan utama perjuangan rakyat Palestina.

Fokus yang Bergeser dari Tujuan Utama

Menurut Teuku, kesepakatan damai itu tidak membawa solusi nyata untuk kemerdekaan Palestina. Isinya lebih banyak membahas detail teknis seperti pembebasan sandera, bantuan kemanusiaan, dan gencatan senjata. Ia menilai, hal itu mengalihkan perhatian dunia dari hal yang lebih penting: pengakuan Palestina sebagai negara berdaulat dengan wilayah yang jelas dan hak untuk hidup berdampingan dengan Israel.

“Kesepakatan itu menggeser fokus dari perjuangan utama menuju hal-hal yang bersifat sementara,” ujar Teuku. Ia menegaskan, tanpa penegasan kedaulatan, perdamaian hanya akan menjadi jeda, bukan solusi.

Kesepakatan yang Rentan dan Penuh Risiko

Teuku menilai isi perjanjian tersebut sangat rapuh karena perilaku Israel yang kerap ingkar janji. Dalam berbagai kesempatan sebelumnya, Israel sering melanggar kesepakatan, bahkan dengan PBB dan sekutunya sendiri. Ia menilai kebiasaan itu bisa terulang kembali, sehingga kesepakatan ini tidak bisa dijadikan jaminan perdamaian jangka panjang.

“Israel bisa saja membuat klaim bahwa Palestina melanggar perjanjian, meski buktinya kecil. Situasi itu bisa dijadikan alasan untuk menyerang kembali,” kata Teuku. Ia menambahkan, Amerika Serikat kemungkinan hanya akan memberi kritik tanpa tindakan tegas jika hal itu terjadi.

Ini Belum Selesai

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Diplomasi di Sharm El-Sheikh

KTT Perdamaian Gaza berlangsung di Sharm El-Sheikh, Mesir. Pertemuan tersebut dihadiri Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad Al Thani. Presiden Prabowo Subianto hadir sebagai saksi penandatanganan.

Para pemimpin dunia yang hadir menandatangani dokumen gencatan senjata, disaksikan juga oleh Sekretaris Jenderal PBB António Guterres. Meski suasananya penuh optimisme, banyak pihak meragukan bahwa pertemuan itu benar-benar akan membawa perdamaian yang berkelanjutan.

Antara Harapan dan Kenyataan

Masyarakat internasional tentu berharap konflik panjang di Gaza segera berakhir. Namun, tanpa komitmen dan kejujuran dari semua pihak, kesepakatan ini berpotensi menjadi catatan diplomatik tanpa makna. Perdamaian sejati tidak lahir dari tanda tangan di atas kertas, melainkan dari kesediaan untuk menegakkan keadilan dan menghormati kedaulatan.

Palestina membutuhkan dukungan dunia untuk berdiri sebagai negara yang merdeka, bukan sekadar menjadi subjek perjanjian yang rapuh. Selama kepentingan politik lebih diutamakan daripada kemanusiaan, perdamaian di Gaza akan tetap menjadi mimpi yang tertunda. @jeje

Tags: diplomasiGazaIsraelPalestina

Kamu Melewatkan Ini

Pilot WNI Ditolak Israel, Pesawat Kembali: Siapa Harus Menjelaskan?

Pilot WNI Ditolak Israel, Pesawat Kembali: Siapa Harus Menjelaskan?

by teguh
Oktober 14, 2026

Sebuah pesawat sudah mengudara. Tujuannya jelas, rute penerbangan sudah berjalan, dan misi pengiriman kargo seharusnya tinggal mengikuti prosedur. Namun, perjalanan...

Pilot WNI Bikin Pesawat Kargo Putar Balik: Ada yang Salah di Prosedur Israel?

Pilot WNI Bikin Pesawat Kargo Putar Balik: Ada yang Salah di Prosedur Israel?

by teguh
Oktober 14, 2026

Insiden penerbangan pada 12/10/2026 menyoroti pemeriksaan awak, koordinasi maskapai, dan dampak hubungan diplomatik terhadap operasional penerbangan internasional. Otoritas keamanan dan...

Roadmap Damai Gaza: Netanyahu Ajukan Syarat Sendiri

Roadmap Damai Gaza: Netanyahu Ajukan Syarat Sendiri

by Tabooo
Agustus 17, 2026

Washington ingin roadmap damai Gaza bergerak. Netanyahu punya syarat berbeda: Hamas harus dilucuti sepenuhnya sebelum pasukan Israel mundur.

Next Post
Konsep Otomatis

Bayan Peduli Dukung Atlet Disabilitas

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id