Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

KBRI Pastikan 329 WNI di Teheran Aman di Tengah Serangan Israel

by dimas
Februari 28, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Ketegangan di Timur Tengah memuncak setelah Israel melancarkan serangan rudal ke Teheran, Iran, Sabtu (28/2/2026) pagi waktu setempat. Di tengah eskalasi yang melibatkan Iran, Israel, dan Amerika Serikat, pemerintah Indonesia bergerak cepat memastikan keselamatan warganya.

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Iran, Rolliansyah Soemirat, menegaskan hingga Sabtu sore waktu Iran tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban.

“Sampai sekitar pukul 14.30 waktu Iran, seluruh simpul WNI yang kami hubungi di berbagai kota menyampaikan tidak mengalami atau merasakan ancaman langsung,” ujar Roy dalam pesan suara.

Data Kedutaan Besar RI di Teheran mencatat sekitar 329 WNI tinggal di sekitar ibu kota Iran. Mereka tersebar di sejumlah titik, termasuk mahasiswa, pekerja profesional, dan keluarga diplomatik. Jumlah itu memang tidak besar, namun cukup signifikan jika situasi memburuk.

KBRI Siaga, Evakuasi Belum Diputuskan

Begitu kabar serangan mencuat, KBRI Teheran langsung menghubungi komunitas WNI dan melakukan asesmen keamanan. Tim kedutaan memetakan lokasi tempat tinggal, memverifikasi kondisi masing-masing warga, serta menyiapkan skenario perlindungan jika keadaan berubah cepat.

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Roy mengimbau WNI tetap tenang namun waspada. Ia meminta mereka mengamankan diri dan keluarga serta mengikuti arahan resmi dari KBRI. Di saat yang sama, KBRI terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri di Jakarta untuk mengevaluasi situasi harian.

Hingga kini, pemerintah belum memutuskan evakuasi. Namun opsi tersebut tetap terbuka jika risiko meningkat. Pembaruan situasi akan disampaikan secara berkala melalui Juru Bicara Kemlu RI.

Langkah ini penting. Dalam konflik bersenjata, situasi bisa berubah dalam hitungan jam. Ketika serangan meluas atau wilayah udara ditutup, ruang gerak diplomasi dan logistik langsung menyempit.

Serangan di Jantung Teheran

Israel menyerang Teheran pada Sabtu pagi dan segera menutup wilayah udaranya serta menetapkan keadaan darurat. Juru bicara militer Israel menyebut serangan itu sebagai langkah pendahuluan untuk menghilangkan ancaman terhadap negaranya.

Laporan Associated Press menyebut lokasi serangan berada di dekat kantor Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. Hingga kini belum ada kepastian apakah Khamenei berada di lokasi saat serangan terjadi.

Sejumlah sumber juga menyebut Amerika Serikat ikut andil dalam operasi tersebut, meski Washington belum memberikan penjelasan rinci. Tak lama setelah itu, Iran meluncurkan serangan balasan ke Israel dan beberapa entitas milik AS di Timur Tengah, termasuk pangkalan militer di Bahrain.

Artinya, konflik ini bukan lagi gesekan dua negara. Ia sudah melebar menjadi eskalasi regional.

Siapa yang Paling Terdampak?

Bagi WNI di Iran, ketidakpastian menjadi beban utama. Mereka harus memantau perkembangan sambil tetap menjalani aktivitas sehari-hari. Para mahasiswa menghadapi potensi gangguan perkuliahan, sementara pekerja profesional harus mempertimbangkan risiko keamanan.

Di level global, pasar energi dan jalur perdagangan ikut mencermati situasi. Iran berada di kawasan strategis yang memengaruhi stabilitas minyak dunia. Jika konflik meluas, dampaknya bisa merambat hingga harga energi dan biaya logistik internasional yang pada akhirnya turut memengaruhi masyarakat di Indonesia.

Untuk saat ini, kabar bahwa seluruh WNI dalam kondisi aman menjadi angin segar di tengah kabut konflik. Namun, stabilitas di kawasan tersebut masih rapuh.

Di tengah hiruk-pikuk diplomasi dan manuver militer, satu hal tetap jelas: ketika negara saling mengirim pesan lewat rudal, warga sipil selalu menjadi pihak yang paling dulu merasakan getarnya. @dimas

Tags: diplomasiDuniaEskalasiGeopolitikGlobalIsraelkbriKonflik DuniaKrisis GlobalmemanasNasionalPerang IranPerlindunganTeheranTimur Tengah

Kamu Melewatkan Ini

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

by teguh
Juni 9, 2026

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membuka kembali perdebatan lama tentang hubungan politik dan birokrasi daerah. Dalam rapat bersama Komisi II...

Dua Musuh, Satu Kepentingan

Dua Musuh, Satu Kepentingan

by dimas
Juni 7, 2026

Di balik ancaman dan negosiasi yang tak berujung, AS dan Iran ternyata terjebak dalam kepentingan yang sama: sama-sama membutuhkan lawannya...

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

by jeje
Juni 2, 2026

Bagaimana mungkin seseorang menulis tentang Indonesia sebelum Indonesia benar-benar ada? Pertanyaan itu muncul ketika membaca Naar de Republiek Indonesia, karya Tan...

Next Post
Hitmaker Era 60-an Neil Sedaka Meninggal Dunia

Hitmaker Era 60-an Neil Sedaka Meninggal Dunia

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id