Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Jumeneng Dalem PB XIV: Babak Baru di Kraton Surakarta

by Tabooo
November 12, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Suksesi di Karaton Kasunanan Surakarta kembali jadi panggung drama sejarah. Setelah Sri Susuhunan Pakoe Boewono XIII berpulang, takhta bergeser cepat. Hanya tiga hari berselang, Rabu (5/11/2025), KGPAA Hamangkunegara resmi bersabda, naik tahta menjadi SISKS Pakoe Boewono XIV.

Proses ini begitu cepat, seolah waktu tak mau memberi ruang kosong di jantung Kraton. Deklarasi dilakukan di tengah duka, saat upacara pelepasan jenazah almarhum Raja di Sasana Sewaka, berlandaskan Kintaka Rukma, surat emas warisan Pakoe Boewono XIII yang disebut berisi mandat suksesi rahasia.

Langkah kilat ini memicu tanya, adakah percepatan ini bagian dari strategi menjaga wibawa, atau sekadar antisipasi perpecahan di internal Sentana Dalem?

Aksesi Duluan, Resepsi Belakangan

Fakta penting yang perlu dipahami adalah Jumeneng Dalem Nata Binayangkare S.I.S.K.S. Pakoe Boewono XIV yang bakal digelar pada 15 November 2025 mendatang bukanlah penetapan takhta, melainkan resepsi pengukuhan.

Dalam tradisi Karaton, ini semacam “pernikahan adat” antara raja dan rakyat, bukan ijab pertama, tapi pesta syukuran yang meneguhkan sabda yang sudah diucap.

Ini Belum Selesai

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

“Raja sudah jumeneng (bertahta) pada tanggal 5 November 2025, ini adalah fakta. Acara hari Sabtu (15 November) adalah Jumeneng Dalem dalam artian perayaan, sebagai wujud syukur dan untuk mengukuhkan secara adat dan publik di hadapan seluruh Sentana dan Abdi Dalem. Tidak benar anggapan bahwa Beliau baru bertahta di tanggal 15,” ujar KPAAd. Nur Wijaya Adiningrat, Rabu (12/11/2025).

Sementara itu, KPA. H. Andri Winarso Wartonagoro menambahkan, “Kami mengapresiasi kecepatan suksesi ini karena menghindari potensi friksi. Jumeneng Dalem sebagai resepsi ini sangat penting untuk menunjukkan kepada publik bahwa kepemimpinan kraton tetap utuh dan berjalan. Sinuhun sudah resmi, sekarang saatnya kita semua mendukung visi kepemimpinan Beliau ke depan,”

Antara Tradisi dan Transisi

Suksesi kilat ini menunjukkan satu hal, Kraton tak lagi sekadar simbol masa lalu, tapi lembaga yang sadar akan waktu. Di era digital, bahkan darah biru pun dituntut gesit. Namun di balik akselerasi itu, ada pertanyaan besar, bisakah harmoni yang diwariskan leluhur bertahan di tengah percepatan zaman?

Dengan SISKS Pakoe Boewono XIV kini memegang komando, publik berharap Kraton tak hanya jadi museum adat, tapi pusat hidup kebudayaan Jawa yang adaptif. Sebuah momen untuk membuktikan pepatah tua: “Mikul dhuwur mendhem jero”—menjunjung tinggi yang luhur, mengubur yang retak.

Lalu, mampukah sang Raja muda merangkai harmoni di antara darah, adat, dan generasi baru? @tabooo

Tags: NewsSoloSurakarta

Kamu Melewatkan Ini

Museum ke Hotel: Budaya Solo atau Pajangan Wisata?

Museum ke Hotel: Budaya Solo atau Pajangan Wisata?

by teguh
Oktober 13, 2026

Museum tak harus menunggu pengunjung datang. Kali ini, koleksi sejarah dan budaya Solo yang biasanya tersimpan di gedung museum justru...

Patriot Bengawan Bidik Posisi Kedua PORPROV Jateng

Patriot Bengawan Bidik Posisi Kedua PORPROV Jateng

by eko
Oktober 8, 2026

Patriot Bengawan siap berlaga di PORPROV Jateng 2026. Kontingen Surakarta membidik posisi kedua dengan target 95 medali emas. Tabooo.id: Surakarta...

Api Padam, Panas Belum Pergi: Apa yang Sebenarnya Terjadi di TPA Putri Cempo?

Api Padam, Panas Belum Pergi: Apa yang Sebenarnya Terjadi di TPA Putri Cempo?

by teguh
September 25, 2026

Api kembali muncul di TPA Putri Cempo, Solo, Kamis 24/9/2026. Petugas sebelumnya terus membasahi titik panas setelah kebakaran besar melanda...

Next Post
Konsep Otomatis

Surakarta Kirim Undangan ke Yogyakarta: Tradisi, Diplomasi, dan Sentuhan Gen Z dari PB XIV

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id