Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kraton Surakarta Peringati 7 Hari Mangkatnya Pakoe Boewono XIII

by dimas
November 18, 2025
in Reality
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: News – Aroma kemenyan dan bunga setaman memenuhi udara Kraton Kasunanan Surakarta, pada Jumat (7/11/2025) malam. Tepat tujuh hari sejak Sri Susuhunan Pakubuwono XIII berpulang, suasana duka masih tebal. Namun di balik tangis dan doa, muncul sinyal baru, Kraton Surakarta perlahan menemukan lagi denyut persatuannya.

Ratusan abdi dalem dan sentana dalem memadati Sasana Parasdya sejak pagi. Lantunan doa dan tahlil menggema dari ruang utama, berpadu dengan wangi dupa yang membawa suasana haru. Sejumlah tokoh budaya dan pejabat daerah ikut hadir, menundukkan kepala dalam penghormatan terakhir kepada sosok raja yang selama hidupnya dikenal rendah hati namun berwibawa.

“Wilujengan ini digelar sebagai bentuk doa dan penghormatan tujuh hari berpulangnya SISKS Pakoe Boewono XIII. Semoga beliau mendapat tempat mulia di sisi Allah, dan kraton tetap diberi keberkahan dalam melanjutkan kelestarian budaya,” ujar adik Pakoe Boewono XIII, KGPH Adipati Dipokusumo.

Yang mencuri perhatian, dua putra Pakoe Boewono XIII KGPAA Hangabehi dan KGPAA Hamangkunagoro tampak berpelukan usai acara. Sebuah momen yang jarang, tapi berarti. Setelah bertahun-tahun bayang-bayang perpecahan melingkupi kraton, pelukan itu seperti tanda, Solo siap bersatu kembali.

Di luar tembok kraton, warga Solo juga ikut larut dalam duka. Komunitas budaya menyalakan lilin di depan Kori Kamandungan, sementara doa bersama digelar di berbagai titik kota.

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

“Pakubuwono XIII adalah sosok penjaga nilai tradisi di tengah gempuran modernitas. Beliau terbuka pada perubahan, tapi tidak pernah meninggalkan akar budaya,” ujar KPA Hari Andri Winarso Wartonagoro, salah satu Sentana Dalem Kraton Surakarta.

Bagi masyarakat, prosesi ini bukan sekadar ritual tujuh harian melainkan pengingat bahwa kebudayaan dan persatuan adalah dua warisan paling berharga yang ditinggalkan Sinuwun. Di tengah dunia yang makin digital dan terpecah, duka Kraton Surakarta jadi ruang refleksi tentang pentingnya menjaga akar dan arah bangsa.

Karena kalau tak lagi mengenal siapa rajamu, bisakah kamu tahu dari mana asalmu? @dimas

Tags: Budaya JawaKraton Surakarta

Kamu Melewatkan Ini

Pusaka Milik Raja atau Dinasti? Konflik Lama Karaton Solo yang Tak Pernah Selesai

Pusaka Milik Raja atau Dinasti? Konflik Lama Karaton Solo yang Tak Pernah Selesai

by teguh
Juni 10, 2026

Konflik pusaka Karaton Solo kembali mencuat. Benarkah pusaka milik raja atau dinasti? ini seakan menjadi akar legitimasi yang belum selesai....

Tapa Bisu, Jejak Mindfulness dalam Tradisi Jawa

Tapa Bisu, Jejak Mindfulness dalam Tradisi Jawa

by dimas
Juni 8, 2026

Tapa bisu dalam tradisi Jawa ternyata memiliki kemiripan dengan mindfulness modern. Benarkah masyarakat Jawa telah mengenal latihan kesadaran sejak lama?...

Politik di Balik Sinkretisme Jawa: Jejak Strategi Mataram Merawat Perbedaan

Politik di Balik Sinkretisme Jawa

by Anisa
Juni 8, 2026

Politik di balik sinkretisme Jawa menyimpan kisah tentang bagaimana Kesultanan Mataram membangun persatuan tanpa memutus akar tradisi. Di tengah pertemuan...

Next Post
Sunyi di Balik Mahkota

Sunyi di Balik Mahkota

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id