Patriot Bengawan siap berlaga di PORPROV Jateng 2026. Kontingen Surakarta membidik posisi kedua dengan target 95 medali emas.
Tabooo.id: Surakarta – Sebanyak 788 atlet dan official Kota Surakarta siap membawa nama Kota Bengawan di PORPROV XVII Jawa Tengah 2026.
Ajang olahraga empat tahunan itu akan berlangsung di Semarang Raya pada 25-31 Oktober 2026. Kontingen Surakarta mengusung nama Patriot Bengawan dengan semangat “Ajining Diri Ana ing Prestasi.”
Wali Kota Surakarta Respati Ardi melepas kontingen tersebut di GOR Indoor Manahan, Solo, Rabu (7/10/2026) malam.
Ribuan penonton memenuhi tribun saat acara pelepasan berlangsung. Hadir pula CdM Kontingen Surakarta Supriyanto, Ketua KONI Surakarta Her Suprabu, jajaran Forkopimda, serta sejumlah tamu undangan.
Targetnya Bukan Sekadar Ikut
Respati meminta para atlet tampil percaya diri dan menjaga nama baik Surakarta selama bertanding.
Menurut Respati, keberangkatan ratusan atlet menjadi bagian dari transformasi olahraga di Kota Surakarta. Ia juga menilai prestasi atlet perlu mendapat apresiasi, termasuk melalui bonus bagi mereka yang meraih prestasi.
Namun, pembenahan olahraga tidak berhenti pada perolehan medali. Pemerintah Kota Surakarta juga mendorong tata kelola organisasi olahraga yang semakin akuntabel, terbuka, dan profesional.
“Dengan pembenahan tersebut, kami juga mengajak seluruh atlet untuk tampil dengan penuh percaya diri dan berharap mampu meraih target terbaik yakni berada di urutan kedua klasemen perolehan medali,” kata Respati.
Target itu jelas. Surakarta membidik posisi kedua klasemen perolehan medali.
Membawa Nama Kota, Bukan Sekadar Nomor Peserta
Respati mengingatkan bahwa para atlet tidak hanya membawa kepentingan pribadi atau cabang olahraga.
Seragam yang mereka kenakan membawa identitas Kota Surakarta. Karena itu, ia meminta seluruh atlet menjaga sportivitas dan menerapkan prinsip fair play selama kompetisi.
“Di balik seragam dan logo Kota Surakarta yang dikenakan, terdapat nama baik daerah yang harus dijaga. Oleh karena itu fair play harus tetap dijaga dengan menjunjung tinggi jiwa sportivitas,” ujarnya.
Bagi atlet, tekanan tentu tidak berhenti saat pertandingan dimulai. Mereka juga membawa ekspektasi satu kota.
95 Emas Jadi Tantangan
CdM Kontingen Surakarta Supriyanto menyebut malam pelepasan bukan sekadar seremoni.
Momentum tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras atlet dan pelatih. Mereka telah menjalani latihan dan persiapan selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun.
“Para atlet yang berdiri dalam barisan parade merupakan putra-putri terbaik Kota Bengawan yang mengemban amanah besar untuk mengharumkan nama Kota Surakarta,” ujar Supriyanto.
Ketua KONI Kota Surakarta Her Suprabu menambahkan, 788 atlet bersama pelatih dan official siap menjalankan misi besar di PORPROV XVII Jawa Tengah 2026.
Surakarta memasang target 95 medali emas sekaligus posisi kedua klasemen.
Sejumlah cabang olahraga bela diri menjadi tumpuan Surakarta untuk mengejar target tersebut. Cabang itu antara lain anggar, pencak silat, karate, judo, muaythai, kickboxing, wushu, kempo, dan jujitsu.
Target 95 emas kini bukan sekadar angka di atas kertas. Para Patriot Bengawan harus mengubah latihan panjang menjadi prestasi di arena.
Karena pada akhirnya, nama besar sebuah kota tidak berhenti di seragam. Ia harus berbicara lewat prestasi.@eko








