Sabtu, Juni 6, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Jejak Kasus Maidi Terbuka: Saksi Bertambah, Aset Mulai Ditelusuri

by eko
Mei 11, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Penyidikan kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif H. Maidi terus meluas. Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa sejumlah pihak yang diduga memiliki keterkaitan dengan perkara tersebut.

Tim penyidik memanggil para saksi untuk memberikan keterangan di Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Kota Madiun sejak Senin (13/4/2026). Pemeriksaan berlangsung intensif sebagai bagian dari pendalaman kasus dana CSR dan fee proyek di Kota Madiun.

Sejumlah Nama Penting Jalani Pemeriksaan

Tim penyidik memanggil Sekretaris Daerah Kota Madiun Soeko Dwi Handiarto, Ketua KONI Kota Madiun Edwin Susanto, serta Agus Panuji yang menjabat Kasi HTPT BPN Kota Madiun.

Selain itu, penyidik juga memanggil Joko Wijayanto selaku developer PT Puri Majapahit, Faizal Rachman dari pihak swasta, serta Nabil Abu Bakar Sungkar, pemilik Yayasan Al Irsyad Kota Madiun.

Sekda Kota Madiun keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 14.45 WIB pada Selasa (14/4/2026). Setelah menyelesaikan pemeriksaan, ia langsung masuk ke mobil penjemput dan meninggalkan lokasi.

Ini Belum Selesai

Mentan Tantang Kampus Wujudkan Swasembada Pangan

Harley, Valas, dan Uang Rp145 Miliar: Jejak Korupsi Silmy Karim

Mobil dan Aset Properti Ikut Didalami Penyidik

Pada hari yang sama, penyidik juga memanggil Faisal Bayu, pemilik showroom jual beli mobil. Kuasa hukumnya, Suryajiyoso, menyebut seorang bernama Totok pernah menitipkan dua unit mobil untuk dijual.

“Pak Totok itu titip mobil untuk dijualkan seperti itu. Totok itu saksi juga. Sopirnya Pak Maidi,” ujar Suryajiyoso.

Selain itu, penyidik juga meminta keterangan dua kakak beradik, Bambang Kustarto dan Handoko. Keduanya merupakan anak dari Sulastri, warga Kelurahan Kartoharjo yang sebelumnya memiliki tanah dan rumah di lokasi PSC Corner.

Bambang menyebut seseorang membeli rumah dan tanah milik ibunya, lalu meminta keluarganya pindah ke rumah pengganti.

“Rumah dan tanah ibu saya katanya dibeli sama Pak Maidi dan diminta pindah. Janjinya diganti rumah,” ungkap Bambang.

Namun, keluarga tersebut hingga kini belum memegang sertifikat kepemilikan rumah pengganti yang mereka tempati.

“Ternyata rumah itu sudah dibeli Pak Maidi dan akan disita oleh KPK,” kata Handoko.

Menurut Bambang, pihak lain mengatur seluruh proses transaksi tersebut tanpa melibatkan keluarga.

Ia menyebut Ketua RT bernama Wawan, warga bernama Teguh Imam Santoso, serta seseorang bernama Aang Imam Subarkah ikut mengurus proses tersebut. Penyidik juga memanggil mereka sebagai saksi.

Penggeledahan Dilakukan di Banyak Lokasi

Sebelum memeriksa saksi, tim KPK lebih dulu menggeledah sejumlah lokasi pada Senin (6/4/2026) hingga Kamis (9/4/2026).

Tim mendatangi rumah Kepala Dinas Kominfo Kota Madiun Noor Aflah, rumah Direktur Utama PDAM Tirta Taman Sari Sutrisno, serta rumah Direktur PD Aneka Usaha.

Tim juga mendatangi rumah Ketua KONI Kota Madiun Edwin Susanto.

Selain itu, penyidik menggeledah empat lokasi milik pihak swasta. Lokasi tersebut meliputi kantor PT Uler Raya Indonesia, rumah pengusaha Agung Tri Winarto, rumah pengusaha jasa event organizer Faisal Rachman, serta Toko Peralatan Listrik Satria.

Tiga Tersangka Sudah Ditetapkan

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) pada 19 Januari 2026. Setelah OTT berlangsung, KPK menetapkan tiga orang sebagai tersangka.

Selain Wali Kota Madiun nonaktif H. Maidi, penyidik juga menetapkan Thariq Megah selaku Kepala Dinas PUPR Kota Madiun dan Rochim Ruhdiyanto dari pihak swasta.

Saat ini, penyidik terus mengembangkan perkara untuk menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain.@eko

Tags: Korupsi Madiunkpk Kota MadiunMaidi

Kamu Melewatkan Ini

KPK Usut Dugaan Izin Macet Tanpa Dana CSR

KPK Usut Dugaan Izin Macet Tanpa Dana CSR

by eko
Mei 16, 2026

CSR dipakai sebagai alat tekanan terhadap pihak swasta di Kota Madiun. Banyak pelaku usaha sering mengeluhkan satu hal: izin berjalan...

Korupsi Wali Kota Madiun: Ketika Izin Usaha Diduga Punya Tarif Tambahan?

Korupsi Wali Kota Madiun: Ketika Izin Usaha Diduga Punya Tarif Tambahan?

by dimas
Mei 11, 2026

Korupsi Wali Kota Madiun kembali membuka cerita lama yang sebenarnya akrab di banyak daerah izin usaha yang seharusnya mempermudah investasi...

Drama Madiun Belum Tuntas: Giliran Bagus Panuntun Diperiksa KPK

Drama Madiun Belum Tuntas: Giliran Bagus Panuntun Diperiksa KPK

by Tabooo
Mei 11, 2026

Bagus Panuntun diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan yang menyeret Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Dari luar, ini...

Next Post
Sidang Kematian Maradona Dimulai Lagi: Kasus Medis atau Skandal?

Sidang Kematian Maradona Dimulai Lagi: Kasus Medis atau Skandal?

Madilog Series

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026
Timeline Sejarah: Semua Perubahan Besar Selalu Dimulai dari Benturan – Madilog Series #2.4

Timeline Sejarah: Semua Perubahan Besar Selalu Dimulai dari Benturan – Madilog Series #2.4

Mei 25, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id