Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Indonesia Tegaskan Dukungan untuk Palestina Jelang Sidang DK PBB

by dimas
Februari 17, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, menegaskan dukungan penuh bagi Palestina saat bertemu Wakil Tetap Palestina untuk PBB, Riyad Mansour, di Kantor Perwakilan Palestina, New York, Senin (16/2/2026). Pertemuan itu berlangsung hangat. Kedua diplomat membahas situasi terkini di Palestina dan perkembangan proses perdamaian. Pertemuan ini juga menjadi persiapan menjelang Sidang Dewan Keamanan PBB pada Rabu (18/2/2026) yang akan membahas isu Timur Tengah.

Komitmen Indonesia untuk Perdamaian

Sugiono menekankan bahwa Indonesia berkomitmen mendorong perdamaian yang adil dan berkelanjutan. Ia menegaskan Solusi Dua Negara merupakan jalan keluar konflik Israel-Palestina. Selain itu, Sugiono menyatakan kesiapan Indonesia mendukung implementasi Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803 (2025), termasuk pembentukan Dewan Perdamaian (BoP) dan rencana pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional (ISF) di Jalur Gaza.

Solidaritas dan Dukungan Nyata

Riyad Mansour menyambut baik kehadiran Menlu RI secara langsung. Ia menilai kunjungan itu memperkuat solidaritas kedua negara dan mendorong PBB untuk bertindak nyata di tengah kesulitan rakyat Palestina. Mansour menegaskan Indonesia menempati posisi istimewa di hati rakyat Palestina, mengingat ikatan sejarah sejak Dasasila Bandung 1955.

Bantuan Kemanusiaan dan Pasukan Perdamaian

Sugiono menegaskan Indonesia siap memainkan peran konstruktif. Ia menjelaskan pengerahan pasukan penjaga perdamaian ke Gaza bisa diawali dengan bantuan kesehatan dan rekonstruksi. Selain itu, Indonesia akan menyiapkan partisipasi Presiden Prabowo Subianto dalam pertemuan Dewan Perdamaian di Washington pekan ini, bersama pemimpin dunia dan anggota Kelompok 8 (D8).

“Partisipasi Presiden Indonesia bertujuan memastikan setiap keputusan selaras dengan Piagam PBB dan upaya multilateral, guna membuka jalan bagi perdamaian yang adil dan berkelanjutan,” ujar Sugiono.

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Dampak bagi Rakyat Palestina

Keputusan dan dukungan Indonesia berdampak langsung bagi masyarakat Palestina, terutama warga di Jalur Gaza yang menghadapi kekerasan dan keterbatasan akses dasar. Bantuan kesehatan dan rekonstruksi dapat meringankan penderitaan mereka. Selain itu, keterlibatan diplomasi Indonesia memberi tekanan multilateral untuk mendorong solusi damai.

Namun, rakyat Palestina tetap menunggu hasil konkret. Sebagai catatan reflektif, pertemuan ini mengingatkan bahwa solidaritas politik harus disertai aksi nyata. Tanpa itu, janji perdamaian hanya akan tetap di atas kertas, sementara warga terus menanggung risiko sehari-hari. @dimas

Tags: diplomasiNasionalNegaraPalestinaPBBPerdamaianriSolusiSugionoTimur Tengah

Kamu Melewatkan Ini

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

by teguh
Juni 9, 2026

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membuka kembali perdebatan lama tentang hubungan politik dan birokrasi daerah. Dalam rapat bersama Komisi II...

Dua Musuh, Satu Kepentingan

Dua Musuh, Satu Kepentingan

by dimas
Juni 7, 2026

Di balik ancaman dan negosiasi yang tak berujung, AS dan Iran ternyata terjebak dalam kepentingan yang sama: sama-sama membutuhkan lawannya...

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

by jeje
Juni 2, 2026

Bagaimana mungkin seseorang menulis tentang Indonesia sebelum Indonesia benar-benar ada? Pertanyaan itu muncul ketika membaca Naar de Republiek Indonesia, karya Tan...

Next Post
Aku Jeje Hidupkan Lagu Anak Legendaris ‘Lihat Kebunku’ dengan Aransemen Dewasa

Aku Jeje Hidupkan Lagu Anak Legendaris ‘Lihat Kebunku’ dengan Aransemen Dewasa

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id