Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Ilusi Vape: Dari Tren Hits ke Jebakan Kimia

by dimas
Februari 18, 2026
in Edge
A A
Home Edge
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Edge – Bayangkan ini kamu sedang nongkrong di kafe hits, nge-vape sambil scroll TikTok, lalu tiba-tiba sadar rokok elektrikmu bisa lebih berbahaya daripada mantan toxic yang nggak move on. Memang terdengar absurd, tapi Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol Suyudi Ario, menegaskan bahwa vape tidak akan membantu seseorang berhenti dari rokok. Bahkan, menurutnya, gadget yang sering disebut “stylish” itu justru membuka pintu bagi ketergantungan zat adiktif lain yang lebih berbahaya.

Menurut Suyudi, “Narasi vape sebagai alat bantu berhenti merokok hanyalah ilusi yang belum terbukti secara ilmiah.” Dengan kata lain, alih-alih menolong, vape justru menjerumuskan penggunanya ke narkotika kimiawi. Selain itu, zat ini terbukti lebih berbahaya dibanding rokok konvensional.

Vape Sebagai Media Narkoba

Selain itu, masalahnya tidak berhenti di sana. Komjen Suyudi menyoroti tren baru sebagian orang menggunakan vape sebagai media untuk mengonsumsi narkoba cair. Dia menyebutnya extraordinary crime atau kejahatan luar biasa.

“Dengan demikian, kesannya orang hanya lagi nge-vape, lagi ngerokok elektrik. Namun nyatanya, isinya sabu cair, Etomidate, atau jenis kimia narkotika lain,” jelasnya.

Lebih jauh lagi, data resmi dari Kementerian Kesehatan dan WHO menunjukkan lonjakan pengguna rokok elektrik di Indonesia hingga sepuluh kali lipat dari 0,3 persen pada 2011 menjadi 3 persen pada 2021. Selain itu, survei komprehensif BNN, BRIN, dan BPS mencatat bahwa penyalahguna narkotika pada 2025 mencapai 2,11% dari total penduduk, atau sekitar 4,11 juta orang. Artinya, fenomena ini bukan sekadar rumor.

Ini Belum Selesai

Api Dipadamkan, Masalahnya Jangan Ikut Dibiarkan

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Anjlok ke 44,5 Persen

Vape Bisa Menjadi Jebakan Kimia

Tidak hanya itu, BNN pernah menguji 341 sampel cairan vape. Hasilnya cukup mengejutkan 11 sampel mengandung sintetik kanabinoid, satu sampel metamfetamin, dan 23 sampel Etomidate narkotika golongan II menurut Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 15 Tahun 2025. Dengan demikian, vape yang awalnya dianggap “keren dan aman” bisa berubah menjadi jebakan kimiawi.

Main Game Cheat Mode: Stylish Tapi Berbahaya

Ironisnya, di tengah euforia global soal rokok elektrik dan “gaya hidup urban kekinian”, masyarakat justru terseret ke zona abu-abu narkotika kimiawi. Seolah-olah sedang main game cheat mode tampak stylish dan santai, tetapi nyawa dan kesehatan bisa tercecer di leaderboard.

Oleh karena itu, jika kamu berpikir sekadar vape itu aman, ingat satu hal ilusi selalu lebih manis daripada kenyataan. Di dunia nyata, manisnya itu bisa datang dengan dosis Etomidate. Dengan kata lain, saat melihat seseorang vape di kafe, jangan cuma bilang “wow, aesthetic banget.” Mungkin dia baru saja naik level ke narkotika. @dimas

Tags: BahayabnnIlusiKesehatanLifestyleNarkotika

Kamu Melewatkan Ini

Langit Oranye, Napas Terancam: Kabut Asap Uji Tanggung Jawab Negara

Langit Oranye, Napas Terancam: Kabut Asap Uji Tanggung Jawab Negara

by dimas
Oktober 18, 2026

Kabut asap akibat karhutla mengancam kesehatan dan penghidupan warga. Simak pentingnya tanggung jawab negara dalam mencegah kebakaran dan melindungi masyarakat....

Nasir Djamil: Cairan Narkotika yang Dilarang, Bukan Perangkat Vape

Nasir Djamil: Cairan Narkotika yang Dilarang, Bukan Perangkat Vape

by teguh
Oktober 18, 2026

Anggota Komisi III DPR RI Nasir Djamil meminta aparat menindak peredaran cairan narkotika melalui vape tanpa menyamaratakan perangkat rokok elektrik....

Americano: Sehat atau Cuma Gaya?

Americano: Sehat atau Cuma Gaya?

by eko
Oktober 15, 2026

Americano tanpa gula sering dianggap lebih sehat. Kenali manfaat kopi hitam, risiko kafein, dan cara minum kopi yang lebih bijak....

Next Post
Rockstar Resmi Umumkan GTA 6, Vice City Jadi Pusat Petualangan Baru

Rockstar Resmi Umumkan GTA 6, Vice City Jadi Pusat Petualangan Baru

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id