Sabtu, Juli 18, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Ikatan Darah: Aksi Silat atau Cermin Utang yang Mencekik?

by jeje
Mei 8, 2026
in Culture, Film
A A
Home Culture Film
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Film Seberapa jauh kamu akan bertarung untuk keluarga? Di Ikatan Darah, jawabannya bukan sekadar emosi. Tapi juga pukulan, luka, dan sistem yang bikin orang biasa terpaksa jadi petarung.

Aksi Laga dengan Rasa Lokal yang Kuat

Film Ikatan Darah garapan Sidharta Tata mencoba membawa sesuatu yang jarang disentuh film laga Indonesia: pencak silat sebagai napas utama cerita.

Diproduksi oleh rumah produksi milik Iko Uwais, film ini tidak hanya menjual aksi. Tapi juga identitas.

Bintang utamanya, Livi Ciananta, memerankan mantan atlet pencak silat yang hidupnya berubah drastis. Ia tidak lagi bertanding di arena. Ia bertarung di dunia nyata.

Sinopsis: Ketika Keluarga Jadi Taruhan

Cerita berpusat pada seorang mantan atlet silat yang harus menghadapi jaringan lintah darat.

Ini Belum Selesai

Sate Kere: Saat Kemiskinan Menjadi Warisan Rasa

Seni dalam Kain: Merawat Warisan, Menolak Dilupakan

Masalahnya sederhana tapi brutal: kakaknya terjerat utang judi online.

Namun dampaknya tidak sederhana. Ancaman mulai masuk ke ranah keluarga. Rasa takut berubah jadi tekanan. Dan akhirnya, jadi perlawanan.

Di titik ini, film tidak lagi bicara soal menang atau kalah. Tapi soal bertahan.

Bukan Sekadar Laga, Tapi Realita Sosial

Yang menarik, Ikatan Darah tidak berhenti di adegan pukul-pukulan.

Film ini menyentil isu yang dekat dengan kehidupan sekarang: judi online dan utang digital.

Masalahnya bukan cuma soal uang. Tapi sistem yang membuat orang sulit keluar.

Salah satu kru produksi menyebut,
“Film ini ingin menunjukkan bahwa musuh terbesar bukan cuma orang di depan kita, tapi sistem yang menjerat dari belakang.”

Kalimat itu terasa sederhana. Tapi cukup untuk bikin mikir.

Deretan Pemeran yang Menguatkan Cerita

Film ini juga diperkuat oleh jajaran pemain yang cukup solid:

  • Derby Romero
  • Ismi Melinda
  • Teuku Rifnu Wikana
  • Rama Ramadhan
  • Abdurrahman Arif
  • Agra Piliang
  • Lydia Kandou
  • Dimas Anggara

Kehadiran aktor senior seperti Lydia Kandou memberi lapisan emosional. Sementara aktor muda membawa energi yang lebih liar. @jeje

Tags: Judi OnlinePencak Silattabooo entertainment

Kamu Melewatkan Ini

Ribuan ASN Jabar Terjerat Judi Online, Alarm bagi Birokrasi

Ribuan ASN Jabar Terjerat Judi Online, Alarm bagi Birokrasi

by dimas
Juli 16, 2026

Ribuan ASN Jawa Barat terjerat judi online dengan transaksi mencapai Rp14 miliar. Kasus ini menjadi alarm serius bagi integritas birokrasi...

Emil Dardak dan Bagus Panuntun Serukan Persaudaraan Pendekar

Emil Dardak dan Bagus Panuntun Serukan Persaudaraan Pendekar

by dimas
Juni 28, 2026

Emil Dardak dan F. Bagus Panuntun mengajak pendekar memperkuat persaudaraan, kepedulian, dan semangat guyub rukun dalam Suran Agung PSHWTM ke-123....

Persaudaraan sebagai Modal Sosial di Tengah Masyarakat Modern

Persaudaraan sebagai Modal Sosial di Tengah Masyarakat Modern

by dimas
Juni 23, 2026

Suran Agung PSHW TM menunjukkan bahwa persaudaraan bukan sekadar tradisi, tetapi modal sosial yang memperkuat kepercayaan, karakter, dan solidaritas di...

Next Post
Eksel Lagi Panas, Tapi Kenapa Kita Masih Ragu?

Eksel Lagi Panas, Tapi Kenapa Kita Masih Ragu?

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id