Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Hujan dan Angin Kencang Rusak Warung Warga di Lereng Tawangmangu

by dimas
Maret 6, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Hujan deras yang disertai angin kencang menerjang kawasan Lapangan Mongkrang, Desa Gondosuli, Kecamatan Tawangmangu, Kabupaten Karanganyar, pada Kamis (5/3/2026) dini hari. Terjangan angin merusak sejumlah warung dan rumah warga hingga membuat bangunan ringan terangkat dari tempatnya.

Kepala Pelaksana BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, mengatakan laporan pertama masuk sekitar pukul 02.00 WIB. Saat itu angin kencang menyapu area sekitar lapangan dan langsung menghantam deretan warung milik warga.

“Angin kencang mengangkat tiga warung hingga rusak total. Warung itu milik Ibu Sonem, Ibu Endang, dan Bapak Mono,” ujar Hendro saat dikonfirmasi Kamis (5/3/2026) petang.

Kerusakan paling parah terjadi pada bangunan semi permanen yang berdiri di sekitar lapangan. Struktur ringan membuat bangunan mudah terangkat saat angin berembus kencang.

Rumah warga ikut terdampak

Bukan hanya warung yang rusak. Sekitar pukul 04.40 WIB, angin juga merusak atap rumah milik Rudi Hartono di Dusun Tlogodringo, Desa Gondosuli. Atap rumah tersebut tersapu angin hingga sebagian rangkanya terlepas.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Meski kerusakan cukup terlihat, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun warga harus menanggung kerugian material yang diperkirakan mencapai jutaan rupiah.

Petugas BPBD bersama relawan segera turun ke lokasi begitu menerima laporan dari warga. Mereka membantu membersihkan puing bangunan, mengevakuasi material berbahaya, serta mendata kerusakan yang terjadi.

Cuaca ekstrem picu rangkaian bencana

Peristiwa di Tawangmangu bukan kejadian tunggal. Cuaca ekstrem yang melanda Kabupaten Karanganyar sejak Rabu (4/3/2026) memicu rangkaian bencana hidrometeorologi di sejumlah wilayah.

BPBD mencatat sedikitnya 170 kepala keluarga terdampak akibat berbagai kejadian, mulai dari longsor hingga angin puting beliung. Angka tersebut masih bersifat sementara karena laporan dari desa-desa terus bertambah.

Wilayah pegunungan seperti Tawangmangu memang lebih rentan menghadapi cuaca ekstrem. Angin kencang dan hujan lebat sering muncul secara tiba-tiba karena pengaruh kondisi geografis kawasan lereng gunung.

Jalur vital sempat tertutup longsor

Bupati Karanganyar, Rober Christanto, langsung meninjau sejumlah lokasi terdampak. Salah satu titik yang mendapat perhatian adalah jalur tembus Tawangmangu-Magetan yang sempat tertutup material longsor.

Petugas gabungan dari Polres Karanganyar, BPBD, Dinas Pekerjaan Umum, Perhutani, dan relawan mengerahkan alat berat untuk membersihkan material tanah dan batu yang menutup badan jalan.

Setelah bekerja selama beberapa jam, jalur tersebut akhirnya bisa kembali dilalui sekitar pukul 13.00 WIB.

Warga luka dan listrik sempat terputus

Dampak cuaca ekstrem juga terasa di wilayah lain. Di Desa Bangsri, Kecamatan Karangpandan, angin puting beliung melukai dua warga. Salah satu korban harus menjalani operasi karena mengalami patah kaki.

Sementara itu di wilayah Delingan, sebuah rumah roboh setelah tertimpa pohon durian berukuran besar yang tumbang akibat angin.

Gangguan juga terjadi di Kelurahan Bolong. Pohon tumbang memutus jaringan listrik dan berdampak pada pasokan air bersih warga.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, BPBD bersama Perusahaan Umum Daerah Air Minum melakukan distribusi air bersih ke empat dusun yang terdampak. Dalam proses distribusi itu, Bupati Karanganyar bahkan ikut mengemudikan truk tangki air menuju lokasi.

“Pak Bupati juga berkoordinasi dengan PLN agar jaringan listrik yang rusak akibat pohon tumbang bisa segera diperbaiki,” kata Hendro.

Warga diminta siaga

BPBD Karanganyar kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. Potensi hujan lebat dan angin kencang masih bisa terjadi dalam beberapa hari ke depan, terutama di wilayah pegunungan.

Bagi warga yang tinggal di sekitar pohon besar, tebing, atau bangunan semi permanen, kewaspadaan menjadi hal penting untuk menghindari risiko yang lebih besar.

Cuaca ekstrem mungkin datang hanya beberapa menit, tetapi dampaknya bisa bertahan jauh lebih lama terutama bagi warga kecil yang harus memulai kembali dari puing-puing warung dan rumah mereka. @dimas

Tags: Angin KencangbencanaBPBDCuacaEkstremEvakuasiHujan derasJalurKaranganyarlongsorMagetanTawangmanguTerdampak

Kamu Melewatkan Ini

Bukan Cuma Tarik Uang: Saat Hujan, Tukang Parkir Ini Bekerja Lebih

Bukan Cuma Tarik Uang: Saat Hujan, Tukang Parkir Ini Bekerja Lebih

by eko
April 24, 2026

Kita sering menganggap tukang parkir hanya berdiri, meniup peluit, lalu meminta uang. Tapi bagaimana jika, di saat kita berteduh dari...

Beasiswa untuk Siapa? Saat Bantuan Pendidikan Rentan Dikuasai Jalur Elite

Beasiswa untuk Siapa? Saat Bantuan Pendidikan Rentan Dikuasai Jalur Elite

by teguh
April 18, 2026

Tabooo.id: Deep - Beasiswa seharusnya menjadi tangga. Program ini dibuat agar anak dari keluarga biasa bisa naik kelas lewat pendidikan....

Semeru Meletus 5 Kali Pagi Ini: Abu Capai 1.200 Meter, Lumajang Siaga

Semeru Meletus 5 Kali Pagi Ini: Abu Capai 1.200 Meter, Lumajang Siaga

by teguh
April 16, 2026

Tabooo.id: Nasional - Pagi belum sepenuhnya terang di Lumajang. Namun Gunung Semeru sudah lebih dulu memberi kabar lewat letusan berulang....

Next Post
Tel Aviv Diguncang Ledakan, Iran Luncurkan Rudal ke Jantung Israel

Tel Aviv Diguncang Ledakan, Iran Luncurkan Rudal ke Jantung Israel

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id