Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Gunung Lawu Dilelang? Hoaksnya Lebih Panas dari Geotermalnya

by dimas
Desember 7, 2025
in Check
A A
Home Check
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Check – Sebuah undangan di Facebook langsung membuat banyak orang ngegas. Undangan itu menuduh Menteri ESDM Bahlil Lahadalia sedang melelang Gunung Lawu untuk proyek listrik tenaga panas bumi. Narasinya begitu meyakinkan, sampai-sampai orang bisa membayangkan beli gunung seolah beli sepeda bekas di marketplace.

Padahal, semua itu cuma cerita ngadi-ngadi.

Fakta dari Kementerian ESDM

Kementerian ESDM sudah menjelaskan semuanya secara terang. Gunung Lawu tidak masuk Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP). Pemerintah tidak membuka lelang dan tidak menjalankan eksplorasi apa pun di kawasan itu.

Rencana WKP Lawu yang muncul pada 2018 pun gugur pada 2023 setelah evaluasi menyeluruh. Tahun 2024, pemerintah menggelar audiensi bersama Pemkab Karanganyar dan akademisi UNS. Mereka kemudian mengusulkan lokasi alternatif jauh di Kecamatan Jenawi area yang tidak bersinggungan dengan situs budaya, jalur spiritual, atau kawasan sakral Gunung Lawu.

Dengan kata lain, tidak ada aktivitas yang menjual-belikan gunung. Klaim itu sama absurdnya dengan ide “pajak awan per liter”.

Ini Belum Selesai

Benarkah Genjer-Genjer adalah Lagu PKI? Cek Faktanya

Otoriter Populis Sama dengan Diktator? Ini Jawabannya

Kenapa Hoaksnya Gampang Laku?

Hoaks ini laris karena pakai trik lama yang selalu berhasil. Pertama, judulnya ngotot seperti poster diskon besar-besaran, padahal isinya fiksi. Kedua, desain undangan yang tampil formal membuat orang mudah percaya. Banyak yang tidak mengecek ulang padahal strukturnya sudah janggal sejak awal. Ketiga, Facebook tetap menjadi ruang favorit untuk menyebarkan kabar yang belum tentu benar cepat, luas, dan jarang dibaca tuntas.

Yang paling kocak, banyak warganet langsung marah sebelum sempat membuka Google. Mereka memperlakukan hoaks ini seperti thriller, bukan informasi publik yang perlu diverifikasi.

Visualisasi Meme yang Lebih Masuk Akal

Bayangkan sebuah foto Gunung Lawu dengan label harga besar bertuliskan:
“Tidak untuk dijual. Ini gunung, bukan dagangan.”

Atau meme petugas keamanan mall yang memeriksa tas sambil berkata:
“Maaf Pak, Gunung Lawu tidak bisa dilelang.”

Setidaknya, meme itu lebih jujur daripada undangan palsu yang beredar.

Akhir Kata: Rem yang Paling Penting Ada di Jempol Kita

Hoaks seperti ini hadir karena imajinasi netizen kadang lebih panas daripada energi geotermal itu sendiri. Karena itu, kita perlu menahan diri sebelum ikut menyebarkan. Jangan biarkan drama liar tampil seperti fakta.

Di era semua orang mudah menekan tombol “bagikan”, kendali terakhir ada di jempol kita.
Sebelum share, cek dulu biar nggak ikut dosa digital. @dimas

Tags: Anti HoaksCek FaktaGunung Lawu

Kamu Melewatkan Ini

Kamu Cuma Mencium Bau, atau Sedang Menghirup Racun?

Kamu Cuma Mencium Bau, atau Sedang Menghirup Racun?

by Waras
April 28, 2026

Banyak orang menganggap bau sampah cuma soal kenyamanan. Selama masih bisa ditahan, berarti aman. Tapi benarkah begitu? Faktanya, bau itu...

Bahlil Ancam Denda Rp20 Juta soal Listrik Rumah? Cek Faktanya!

Bahlil Denda Rp20 Juta soal Listrik Rumah? Cek Faktanya!

by eko
April 23, 2026

Bayangkan ini: kulkas tetap menyala saat malam, lalu kamu kena denda Rp20 juta. Kedengarannya aneh. Namun, narasi ini sempat bikin...

DPR Sepakat Gaji Guru Rp5 Juta per Bulan? Cek Faktanya!

DPR Sepakat Gaji Guru Rp5 Juta per Bulan? Cek Faktanya!

by eko
April 17, 2026

Tabooo.id: Check - Angka Rp5 juta terdengar seperti mimpi yang lama ditunggu.Bagi guru honorer, angka itu bukan sekadar nominal itu...

Next Post
HUJAN, TANAH, KOIN-KOIN MENGAJARKAN KITA MEMBACA WAKTU

Hujan, Tanah, Koin-Koin Mengajarkan Kita Membaca Waktu

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id