Minggu, Agustus 23, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Gerpolek: Strategi Perang atau Blueprint Kemerdekaan yang Belum Selesai?

by Tabooo
Mei 8, 2026
in Culture, Tabooo Book Club
A A
Home Culture Tabooo Book Club
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Tabooo Book Club – Apa jadinya kalau kemerdekaan ternyata cuma “setengah jadi”? Lewat Gerpolek, Tan Malaka tidak cuma bicara perang, dia sedang membongkar ilusi kemerdekaan itu sendiri.

“Gerpolek” adalah singkatan dari Gerilya, Politik, dan Ekonomi. Tiga elemen yang menurut Tan Malaka tidak bisa dipisahkan dalam perjuangan kemerdekaan.

Buku ini lahir di tengah situasi genting pasca kemerdekaan Indonesia, saat bangsa ini masih terjebak antara perang, diplomasi, dan kompromi yang melemahkan posisi republik.

Tan Malaka melihat satu hal yang sering diabaikan, perang bukan cuma soal senjata, tapi juga soal strategi politik dan penguasaan ekonomi. Ia mengkritik keras perpecahan internal bangsa, antar partai, organisasi, hingga militer, yang justru membuka celah bagi kekuatan asing untuk kembali menguasai Indonesia.

Dalam pandangannya, kemerdekaan tidak akan pernah utuh jika hanya berhenti di level politik. Jika ekonomi masih dikuasai asing, maka kemerdekaan hanyalah ilusi.

Ini Belum Selesai

Nginang di Sekaten: Saat Sirih Menjaga Jejak Tradisi

Ritek Surakarta Kenalkan Jaranan Sentherewe di Pakuwon Mall Solo

Melalui konsep Gerpolek, Tan Malaka menawarkan strategi total:

  • Gerilya → perlawanan militer rakyat
  • Politik → kesatuan arah perjuangan
  • Ekonomi → kontrol sumber daya oleh rakyat

Ia juga menggambarkan sosok “Sang Gerilya”, bukan sekadar tentara, tapi simbol rakyat yang siap berjuang tanpa batas waktu demi kemerdekaan 100%.

Gerpolek: Strategi Perang atau Blueprint Kemerdekaan yang Belum Selesai?
Gerpolek – Tan Malaka (Istimewa)

Buku Lama, Tapi Terlalu Relevan

Masalahnya bukan di masa lalu. Masalahnya adalah apa yang Tan Malaka tulis… masih terasa sekarang.

1. Kemerdekaan Setengah Jadi

Tan Malaka menampar realitas bahwa kemerdekaan politik tanpa ekonomi adalah kosong. Kalau hari ini kita lihat Sumber Daya Alam masih banyak dikuasai asing, ketimpangan ekonomi masih tinggi, rakyat masih hanya jadi “penonton”. Pertanyaannya, apa kita benar-benar merdeka, atau cuma ganti bendera?

2. Persatuan yang Selalu Retak

Dalam buku ini, Tan Malaka menggambarkan betapa mudahnya bangsa ini terpecah, bahkan di tengah perjuangan. Fast forward ke sekarang, polarisasi politik, perang opini di media sosial, elite vs rakyat. Bukankah seperti mengulang sejarah, tapi dengan format digital?

3. Konsep Gerpolek = Mindset, Bukan Strategi Militer

Banyak yang mengira ini buku perang. Padahal, ini adalah cara berpikir. Tan Malaka ingin mengatakan bahwa perjuangan itu harus total, tidak bisa setengah-setengah.

Hari ini, bisa kita tarik ke konteks:

  • Gerilya = adaptasi (survive di dunia yang berubah cepat)
  • Politik = kesadaran sosial
  • Ekonomi = kemandirian finansial

Masih relevan? Sangat.

4. Bahasa Berat, Tapi Isinya “Nendang”

Jujur saja, gaya bahasa buku ini tidak ringan. Khas era revolusi yang padat, ideologis, dan kadang keras. Tapi justru di situ kekuatannya. Setiap kalimat terasa seperti manifesto, bukan sekadar tulisan.

Kelebihan Buku

  • Visioner — jauh melampaui zamannya
  • Tajam secara analisis politik & ekonomi
  • Memberi perspektif utuh tentang kemerdekaan
  • Relevan lintas generasi

Kekurangan Buku

  • Bahasa berat untuk pembaca modern
  • Konteks historis perlu dipahami dulu
  • Tidak “ramah cepat baca” ala Gen Z

Penilaian Akhir

Ini bukan buku untuk sekadar dibaca. Ini buku untuk “ditabrak”, karena isinya akan menabrak cara berpikirmu tentang kemerdekaan.

Dalam buku ini, Tan Malaka seolah bertanya dari masa lalu, kalau kemerdekaan harus diperjuangkan dengan darah, kenapa mempertahankannya sekarang terasa seperti… opsional?

Lalu, pertanyaannya buat kamu, kita ini benar-benar merdeka, atau cuma belum sadar kalau masih dijajah dalam bentuk baru? @tabooo

Tags: Resensi BukuSinopsisTabooo Book ClubTan Malaka

Kamu Melewatkan Ini

Tan Malaka dan Bangsa yang Belum Sepenuhnya Merdeka

Tan Malaka dan Bangsa yang Belum Sepenuhnya Merdeka

by dimas
Agustus 13, 2026

Tan Malaka mengingatkan bahwa kemerdekaan bukan sekadar bebas dari penjajahan, tetapi keberanian bangsa menentukan jalan sendiri tanpa ketergantungan. Tabooo.id -...

Gerpolek: Saat Kemerdekaan Tidak Berhenti pada Proklamasi

Gerpolek: Saat Kemerdekaan Tidak Berhenti pada Proklamasi

by dimas
Juli 20, 2026

Gerpolek karya Tan Malaka mengingatkan bahwa kemerdekaan tidak berhenti pada Proklamasi 1945. Revolusi harus menghadirkan kedaulatan politik, ekonomi, dan keadilan...

Kaum Tani Mengganyang Setan-Setan Desa: D.N. Aidit Membongkar Kekuasaan di Balik Kemiskinan

Kaum Tani Mengganyang Setan-Setan Desa: D.N. Aidit Membongkar Kekuasaan di Balik Kemiskinan

by Tabooo
Juli 17, 2026

D.N. Aidit tidak melihat kemiskinan petani sebagai nasib. Melalui riset di Jawa Barat, ia membongkar hubungan tanah, utang, pasar, dan...

Next Post
Bukan Cuma Ganti Cat! Ducati Monster Datang Lebih Pintar, Lebih Brutal

Bukan Cuma Ganti Cat! Ducati Monster Datang Lebih Pintar, Lebih Brutal

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id