Kamis, April 9, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
  • Tabooo Today
  • Tabooo
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Talk
  • Life
  • Vibes
  • Figures
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Global

Gencatan Senjata 2 Pekan: Damai atau Sekadar Tarik Napas AS-Iran?

April 8, 2026
in Global, News
A A
Gencatan Senjata 2 Pekan: Damai atau Sekadar Tarik Napas AS-Iran?

Aksi demonstrasi menentang perang Iran terjadi di Amerika Serikat. (Foto: AP/Jose Luis Magana)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Dua minggu terdengar singkat. Tapi dalam konflik bersenjata, itu bisa jadi penentu hidup dan mati. Iran dan Amerika Serikat sepakat menahan serangan. Bukan berdamai, tapi sekadar jeda.

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran mengonfirmasi gencatan senjata selama dua pekan, Rabu (8/4/2026). Namun, mereka langsung memberi sinyal tegas perang belum berakhir.

“Tangan kami tetap berada di pelatuk. Kesalahan sekecil apa pun akan dibalas dengan kekuatan penuh,” tegas pernyataan resmi mereka.

Syarat Kunci: Selat Hormuz Jadi Penentu

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump lebih dulu mengumumkan kesepakatan ini lewat platform Truth Social, Selasa (7/4/2026) waktu setempat. Ia menyebut keputusan itu diambil setelah diskusi intensif, termasuk dengan Pakistan sebagai mediator.

Namun, ada syarat mutlak.

Trump menegaskan bahwa Iran harus membuka kembali Selat Hormuz secara penuh, aman, dan segera. Jalur ini bukan sekadar laut biasa. Ini adalah urat nadi distribusi energi dunia.

BacaJuga

Praktik Sains Berujung Maut: Edukasi atau Eksperimen Berbahaya?

Penggeledahan Berlanjut: Kasus Maidi Mulai Seret Lingkar Dalam

“Saya setuju menangguhkan pengeboman selama dua minggu, Dengan syarat Iran membuka Selat Hormuz sepenuhnya.” tulis Trump.

Artinya jelas gencatan senjata ini bukan tanpa harga.

Dari Ancaman ke Negosiasi

Menariknya, langkah ini datang setelah Trump sempat mengancam akan “meratakan Iran” jika Teheran tak membuka jalur tersebut. Tenggat bahkan sempat ditetapkan hingga Rabu (8/4/2026) pagi WIB.

Namun, arah berubah cepat. Iran disebut telah mengirimkan proposal 10 poin kepada AS dan Israel. Meski belum dibuka ke publik, Trump mengklaim sebagian besar poin sudah menemukan titik temu.

“Periode dua minggu ini memberi ruang untuk menyempurnakan kesepakatan,” ujar Trump.

Media Iran: Trump Mundur?

Respons dari dalam Iran justru tak kalah tajam. Media pemerintah menyebut langkah Trump sebagai bentuk mundur dari retorika kerasnya sendiri.

Salah satu media bahkan menulis bahwa AS menerima syarat Iran untuk mengakhiri perang. Sementara Tasnim News Agency, yang dekat dengan Garda Revolusi Iran, menyebut kesepakatan ini sebagai peluang finalisasi negosiasi.

Narasi yang muncul jelas masing-masing pihak mengklaim kemenangan.

Dunia Menahan Napas

Gencatan senjata ini mungkin menurunkan tensi sesaat. Tapi risiko tetap tinggi. Selat Hormuz masih jadi titik rawan. Kepercayaan antar pihak juga belum pulih.

Dua minggu ke depan bukan sekadar waktu jeda. Ini adalah ujian apakah dunia menuju damai, atau justru hanya menunda ledakan yang lebih besar?

Karena pada akhirnya, satu kesalahan kecil bisa menghapus seluruh kesepakatan.

Lalu, kalau semua masih siap menarik pelatuk, ini benar-benar damai atau cuma jeda sebelum perang berikutnya? @dimas

Tags: ASDonald TrumpDuniagencatan senjataGeopolitikGlobalInternasionalIranKonflikmemanasPolitikSelat Hormuz

REKOMENDASI TABOOO

Damai Versi Timur Tengah: Teken Dulu, Serang Lagi Besok

Damai Versi Timur Tengah: Teken Dulu, Serang Lagi Besok

by Tabooo
April 9, 2026

Tabooo.id: Edge - Gencatan senjata Iran–Amerika diumumkan 8 April 2026. Dunia langsung lega. Timur Tengah damai. Jujur saja, kita pasti suka...

Konflik Timur Tengah: Perang Fisik atau Benturan Energi?

Konflik Timur Tengah: Perang Fisik atau Benturan Energi?

by Tabooo
April 9, 2026

Tabooo.id: Talk – Konflik Timur Tengah kembali memanas. Iran melontarkan ancaman. Israel tetap melakukan operasi militer. Namun di balik dinamika itu,...

Kenapa Damai di Timur Tengah Selalu Rapuh?

Kenapa Damai di Timur Tengah Selalu Rapuh?

by Tabooo
April 9, 2026

Tabooo.id: Deep – Gencatan senjata di Timur Tengah selalu terdengar seperti solusi. Tapi, realita di lapangan sering cuma berubah menjadi jeda,...

Next Post
“Tunggu Saja”: Isyarat Reshuffle yang Bikin Kabinet Tak Tenang

“Tunggu Saja”: Isyarat Reshuffle yang Bikin Kabinet Tak Tenang

Recommended

Yogyakarta Hampir Jadi Kota Paling Maju 2025: Apa yang Kurang?

Yogyakarta Hampir Jadi Kota Paling Maju 2025: Apa yang Kurang?

April 9, 2026
Mouse dengan Sidik Jari: Ketika Login Jadi Sekilas Sentuhan

Mouse dengan Sidik Jari: Ketika Login Jadi Sekilas Sentuhan

April 7, 2026

Popular

Penggeledahan Berlanjut: Kasus Maidi Mulai Seret Lingkar Dalam

Penggeledahan Berlanjut: Kasus Maidi Mulai Seret Lingkar Dalam

April 9, 2026

Siapa Ibu Sebenarnya? Teror Psikologis di Balik Legenda Malin Kundang

April 2, 2026

Teungku Nyak Sandang: Bukti Negara Sering Amnesia?

April 8, 2026

Kenapa Damai di Timur Tengah Selalu Rapuh?

April 9, 2026

Yogyakarta Hampir Jadi Kota Paling Maju 2025: Apa yang Kurang?

April 9, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Tabooo.id
    • Deep
    • Edge
    • Vibes
    • Talk
    • Check
    • Life
    • Figures
  • Tabooo Today
    • News
      • Global
      • Nasional
      • Regional
      • Bisnis
      • Kriminal
    • Entertainment
      • Film
      • Musik
      • Tabooo Book Club
      • Game
    • Lifestyle
      • Sports
      • Teknologi
      • Otomotif
      • Food
      • Health
      • Travel

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.