Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Gen Z Serbu Combat Sport! Penonton Vidio Meledak Tiga Kali Lipat

by teguh
Februari 15, 2026
in Sports
A A
Home Reality Sports
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Sports – Sorak lampu panggung menyala, lalu musik menghentak tanpa jeda. Di tengah arena, oktagon berdiri gagah layaknya medan perang modern. Namun bukan cuma pukulan yang jadi sorotan. Di saat yang sama, layar ponsel di tangan ribuan anak muda ikut bersinar karena mereka menonton lewat streaming. Dengan kata lain, dunia combat sport Indonesia bergerak cepat dan Generasi Z langsung mengambil posisi di barisan depan.

Gen Z Serbu Layar Streaming

Seiring tren itu, Vidio mencatat lonjakan penonton Gen Z sepanjang 2025. Bahkan, Managing Director Vidio, Hermawan Sutanto, menyebut jumlah audiens dari generasi ini naik tiga kali lipat dibanding tahun sebelumnya.

“Pada 2025, penonton Gen Z kami berlipat tiga kali,” ujar Hermawan di HW Livehouse, Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (13/02/2026).

Artinya, kenaikan ini bukan sekadar statistik tahunan. Sebaliknya, angka tersebut menunjukkan perubahan selera yang nyata. Memang, sepak bola masih jadi tontonan utama. Namun kini, generasi muda mulai melirik konten sport lain yang terasa lebih cepat, lebih intens, dan tentu saja lebih “imaging”.

Selain itu, Hermawan menegaskan bahwa Gen Z tidak lagi terpaku pada satu jenis hiburan. “Mereka semakin menonton konten-konten yang beragam. Yang sudah mainstream di Indonesia adalah bola, tapi konten sport ini sesuatu yang baru dan refreshing buat Gen Z,” tambahnya.

Ini Belum Selesai

Patriot Bengawan Bidik Posisi Kedua PORPROV Jateng

Booking Penginapan MotoGP Mandalika Batal 48 Jam: Hotel atau Marketplace?

Dengan demikian, pergeseran ini memperlihatkan bahwa sport entertainment sedang memasuki babak baru.

ONE Pride Jadi Magnet Baru

Dalam konteks itu, ONE Pride MMA muncul sebagai indikator penting. Ajang ini konsisten membangun kualitas sekaligus karakter sebagai pionir combat sport Tanah Air.

Lebih jauh, Hermawan melihat transformasi nyata di tahun kedua kolaborasi dengan Vidio. Kini konsep tampil lebih segar, fighter makin beragam, dan target audiens pun semakin muda.

“ONE Pride benar-benar bertransformasi untuk memiliki audiens Gen Z, dengan fighter-fighter yang beragam dan konsep baru,” katanya.

Oleh karena itu, musim 2026 menjadi babak krusial. ONE Pride tidak hanya meningkatkan kualitas pertandingan, tetapi juga menjaga konsistensi kejuaraan. Di saat yang sama, mereka membidik pembinaan atlet nasional menuju level internasional melalui program seperti Road to UFC dan beasiswa UFC Performance Institute.

OP 89: Sabuk, Reputasi, dan Harga Diri

Sementara itu, tahun ini empat Fight Night siap digelar. Sebagai pembuka, seri bertajuk OP 89 akan berlangsung pada Sabtu, 11 April 2026 di HW Superhouse Satrio, Jakarta.

Sorotan utama tentu mengarah pada duel perebutan gelar Lightweight antara Windri Patilima (11-2-0) dan Ronald Mastrana Siahaan (8-2-0). Di satu sisi, Windri datang dengan rekor impresif. Di sisi lain, Ronald membawa ambisi besar untuk merebut sabuk. Jadi, laga ini bukan sekadar pertandingan, melainkan pertaruhan reputasi.

Selain partai utama, laga Hystrike antara Pinter Berantem kontra Preman Pensiun juga ikut memanaskan suasana. Dengan demikian, atmosfer dipastikan membara sejak ronde pertama.

Menariknya lagi, musim ini ONE Pride merampingkan divisi. Mereka menonaktifkan kelas Welterweight, Woman Class, Atomweight, dan Strawweight. Sebagai gantinya, kompetisi kini terpusat pada Flyweight, Bantamweight, Featherweight, dan Lightweight. Dari lebih 450 petarung terdata, hanya 50 fighter terpilih masuk roster inti 2026 setelah melalui seleksi ketat berbasis performa dan rekam jejak.

Adapun seluruh laga disiarkan eksklusif lewat sistem pay-per-view di Vidio, sehingga penonton bisa merasakan intensitasnya secara langsung.

Lebih dari Sekadar Pertarungan

Pada akhirnya, lonjakan penonton Gen Z menegaskan satu hal olahraga bukan lagi sekadar hiburan akhir pekan. Kini, olahraga menjelma menjadi bagian dari identitas dan gaya hidup.

Generasi ini tumbuh dengan konten cepat dan visual kuat. Karena itu, mereka mencari cerita perjuangan, keberanian, dan transformasi. Combat sport menghadirkan semuanya dalam satu paket disiplin, mental baja, dan mimpi besar.

Di dalam oktagon, petarung bertarung demi sabuk. Sementara itu, di luar arena, Gen Z menemukan energi dan representasi diri.

Tahun 2026 memang baru dimulai. Namun lonceng sudah berbunyi. Dan kini, bukan hanya fighter yang siap bertarung melainkan juga generasi muda yang siap menghidupkan panggungnya. @teguh

Tags: Gen ZMMAPenonton

Kamu Melewatkan Ini

Cross Over Martial Arts: Saat Empat Aliran Bertemu untuk Saling Belajar

Cross Over Martial Arts: Saat Empat Aliran Bertemu untuk Saling Belajar

by dimas
September 27, 2026

Cross Over Martial Arts mempertemukan MMA, Kyokushin, Aikido, dan Silat Panglipur untuk berbagi ilmu, pengalaman dan membangun silaturahmi. Tabooo.id: Karanganyar...

Cross Over Martial Arts 2026: Empat Aliran Bela Diri Bertemu di Colomadu

Cross Over Martial Arts 2026: Empat Aliran Bela Diri Bertemu di Colomadu

by dimas
September 15, 2026

Cross Over Martial Arts 2026 mempertemukan Aikido, Kyokushin, MMA dan Silat Panglipur di Colomadu untuk belajar dan tumbuh bersama. Tabooo.id:...

MMA: Dari Pankration Yunani ke Arena Pertarungan Modern

MMA: Dari Pankration Yunani ke Arena Pertarungan Modern

by dimas
September 15, 2026

Dari Pankration Yunani ke arena modern, menelusuri sejarah, evolusi, teknik, aturan, dan filosofi di balik olahraga pertarungan MMA. Tabooo.id -...

Next Post
Jelang Ramadan, Pemerintah Jamin Stok Pangan dan Harga Stabil

Jelang Ramadan, Pemerintah Jamin Stok Pangan dan Harga Stabil

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id