Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Gaji Tunggal ASN: Solusi Efisien atau Ancaman Keadilan?

by Tabooo
Oktober 8, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id – Nasional: Pemerintah kembali menghidupkan wacana gaji tunggal atau single salary untuk Aparatur Sipil Negara (ASN). Ide lama yang kini muncul lagi di Nota Keuangan dan RAPBN 2026 ini menjanjikan efisiensi dan meritokrasi.

Tapi buat jutaan ASN di seluruh Indonesia, pertanyaannya sederhana: apakah sistem baru ini bakal bikin hidup mereka lebih layak atau justru makin sempit?

Tercantum di RAPBN 2026 dan RPJPN 2045

Dalam Buku II Nota Keuangan RAPBN 2026, pemerintah menyebut “penguatan kelembagaan” sebagai salah satu prioritas belanja kementerian dan lembaga. Salah satu caranya adalah dengan menerapkan sistem penggajian tunggal bagi ASN dalam periode jangka menengah.

“Hal lain yang dilakukan pada periode jangka menengah adalah penataan proses bisnis, transformasi manajemen ASN, dan sistem penggajian tunggal,” bunyi dokumen yang dikutip pada Selasa (26/8/2025).

Konsep single salary sebenarnya bukan ide baru. Pemerintahan Prabowo Subianto hanya melanjutkan rencana yang sudah tercantum dalam UU Nomor 59 Tahun 2024 tentang RPJPN 2025–2045. Di situ, sistem ini dipromosikan sebagai cara meningkatkan integritas dan kesejahteraan ASN lewat penguatan merit system alias sistem yang menilai berdasarkan kemampuan, bukan kedekatan politik.

Ini Belum Selesai

Relawan Gugur Antar Bantuan Gempa NTT, Siapa Melindungi Mereka?

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

Bagaimana Sistem Gaji Tunggal Bekerja

Menurut Civil Apparatus Policy Brief BKN tahun 2017, single salary akan menggabungkan seluruh komponen penghasilan ASN, gaji, tunjangan kinerja, dan tunjangan kemahalan, menjadi satu paket utuh berbasis jabatan.

Gajinya ditentukan lewat grading system, yang menilai posisi, beban kerja, tanggung jawab, dan risiko pekerjaan. Artinya, dua ASN dengan jabatan sama bisa digaji berbeda jika beban kerjanya dianggap tak sepadan.

Kedengarannya adil, tapi juga rawan menimbulkan gesekan. Apalagi kalau penilaiannya subjektif. Di lapangan, ASN sudah lama mengeluh soal ketimpangan tunjangan antar-instansi.

“Kalau grading-nya gak transparan, ya sama aja bohong,” ujar salah satu pegawai kementerian yang enggan disebut namanya.

Belum Ada Kepastian Implementasi

Kepala BKN, Zudan Arif, juga menegaskan bahwa sejauh ini belum ada pembahasan konkret antarinstansi mengenai implementasi single salary.

“Sampai saat ini skemanya masih seperti sekarang ini,” katanya di Gedung DPR/MPR, Senin (25/8/2025) lalu.

Meski begitu, ia mengakui bahwa sistem ini memang masuk dalam rencana jangka menengah pemerintah. “Nanti akan kita tindak lanjuti,” tambahnya.

Jadi, buat ASN, kabar ini bukan berarti gaji langsung naik atau sistem berubah besok. Tapi arah kebijakan sudah jelas: pemerintah ingin memangkas kompleksitas birokrasi keuangan dan memperkuat budaya kerja berbasis kinerja, bukan sekadar masa jabatan.

Isu ini penting untuk Diketahui oleh masyarakat, bukan cuma soal ASN, tapi soal bagaimana negara memperlakukan orang-orang yang bekerja untuknya. Gaji tunggal bisa jadi langkah menuju efisiensi, tapi tanpa keadilan, efisiensi hanyalah nama lain dari ketimpangan baru.

Lalu, kalau gaji ditentukan oleh “harga jabatan”, siapa yang menentukan harga manusia di balik jabatan itu? @tabooo

Tags: ASNNews

Kamu Melewatkan Ini

Status Guru PPPK Dipindah ke Pusat, Apa yang Berubah?

Status Guru PPPK Dipindah ke Pusat, Apa yang Berubah?

by dimas
Agustus 18, 2026

Status guru PPPK dipindah ke pusat mengubah tanggung jawab kepegawaian dan pembiayaan dari daerah ke pemerintah pusat, sekaligus membuka harapan...

Bela Prabowo soal “Londo Ireng”, Hasan Nasbi: Pemerintah Juga Boleh Mengkritik

Bela Prabowo soal “Londo Ireng”, Hasan Nasbi: Pemerintah Juga Boleh Mengkritik

by Tabooo
Agustus 1, 2026

Hasan Nasbi membela pernyataan Prabowo Subianto soal “Londo Ireng”. Menurutnya, kebebasan berpendapat harus berlaku dua arah, termasuk bagi pemerintah.

Ribuan ASN Jabar Terjerat Judi Online, Alarm bagi Birokrasi

Ribuan ASN Jabar Terjerat Judi Online, Alarm bagi Birokrasi

by dimas
Juli 16, 2026

Ribuan ASN Jawa Barat terjerat judi online dengan transaksi mencapai Rp14 miliar. Kasus ini menjadi alarm serius bagi integritas birokrasi...

Next Post
UNS Heboh! Ada Najwa, Nicholas, dan Radit di “Dialog Generasi”

UNS Heboh! Ada Najwa, Nicholas, dan Radit di “Dialog Generasi”

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id