Jumat, September 18, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Dugaan Penyalahgunaan Dana KIP Kuliah Terkuak di Kebumen

by dimas
Januari 19, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Kejaksaan Negeri Kebumen mulai menguliti dugaan penyalahgunaan dana Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah di salah satu perguruan tinggi di Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. Kasus ini langsung menyentuh jantung persoalan pendidikan: bantuan negara yang seharusnya menopang mahasiswa kurang mampu justru diduga bocor di dalam kampus.

Pada tahap awal penyelidikan, penyidik Kejari Kebumen memeriksa dua orang dari internal perguruan tinggi, masing-masing dari bagian bendahara dan akademik. Pemeriksaan berlangsung pada Kamis (15/1/2026) dan menjadi pintu masuk untuk menelusuri alur pencairan serta penggunaan dana bantuan pendidikan tersebut.

Dugaan Praktik Berlangsung Bertahun-tahun

Kepala Seksi Intelijen Kejari Kebumen, Sulistyohadi, menyebut dugaan penyalahgunaan dana KIP Kuliah tidak terjadi sesaat. Penyidik menemukan indikasi praktik tersebut berlangsung sejak 2022 hingga 2025.

Dalam periode itu, lebih dari 131 mahasiswa tercatat sebagai penerima KIP Kuliah. Jumlah tersebut membuat kasus ini tidak lagi berskala administratif, melainkan berpotensi menjadi persoalan sistemik.

“Dua orang sudah kami periksa untuk dimintai keterangan. Dugaan penyalahgunaan ini terjadi sejak 2022 sampai 2025,” ujar Sulistyohadi, Senin (19/1/2026).

Ini Belum Selesai

Pemerintah Tarik 25 Merek Beras Fortifikasi, Ada Apa?

Bakar Sampah Berujung Kebakaran Kabel PT Sangsaka di Bantul

Dana Mahasiswa Diduga Dipotong

Setiap mahasiswa penerima KIP Kuliah seharusnya memperoleh sekitar Rp 4,8 juta per semester. Dana ini mencakup biaya pendidikan dan biaya hidup sesuai ketentuan pemerintah pusat.

Namun, penyidik menemukan indikasi dana yang diterima mahasiswa tidak utuh. Dugaan pemotongan mencapai sekitar Rp 1,8 juta per mahasiswa setiap semester. Jika dihitung dalam satu tahun, mahasiswa berpotensi kehilangan hingga Rp 3,6 juta.

Bagi mahasiswa dari keluarga tidak mampu, angka tersebut bukan sekadar statistik. Dana itu sering kali menjadi penopang biaya makan, kos, transportasi, hingga kebutuhan akademik dasar.

Potensi Kerugian Negara Masih Dihitung

Dengan jumlah penerima mencapai ratusan mahasiswa dan praktik yang diduga berlangsung selama beberapa tahun, potensi kerugian negara diperkirakan cukup besar. Meski begitu, Kejari Kebumen belum mengumumkan nilai pasti kerugian karena proses penghitungan masih berjalan.

Penyidik kini fokus mengumpulkan alat bukti tambahan dan menelusuri pihak-pihak lain yang memahami mekanisme pencairan dana KIP Kuliah. Kejaksaan juga membuka kemungkinan memeriksa pihak eksternal kampus jika ditemukan keterkaitan.

“Kami masih mendalami perkara ini. Semua pihak yang terkait akan kami mintai keterangan agar kasus ini terang benderang,” tambahnya.

Mahasiswa Paling Terdampak

Kasus ini langsung menyasar kelompok paling rentan: mahasiswa dari keluarga miskin yang menggantungkan masa depan pada bantuan negara. Ketika dana pendidikan dipotong, yang terancam bukan hanya hak finansial, tetapi juga kelangsungan studi mereka.

Di tengah upaya pemerintah memperluas akses pendidikan tinggi, dugaan penyalahgunaan dana KIP Kuliah justru menghadirkan ironi. Negara sudah membuka pintu, tetapi di dalamnya diduga ada yang menarik karpet.

Jika dugaan ini terbukti, kasus Kebumen akan menjadi pengingat pahit: korupsi pendidikan tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mencuri masa depan mereka yang paling membutuhkan. @dimas

Tags: anggaranBantuanDanaJawa TengahKampusKebijakanMahasiswaPendidikanSosial & Publiktransparansi

Kamu Melewatkan Ini

Bukan Cuma Soal Asmara: Mahasiswa Jatuh, Sistem Kampus Ikut Dipertanyakan

Bukan Cuma Soal Asmara: Mahasiswa Jatuh, Sistem Kampus Ikut Dipertanyakan

by teguh
September 15, 2026

Soal asmara seorang mahasiswa Universitas Brawijaya (UB), RR (19), menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang setelah...

Kemhan Klarifikasi: 121 Pelajar Bela Negara, Bukan Komcad, Bukan Hukuman Demo, Lalu?

Kemhan Klarifikasi: 121 Pelajar Bela Negara, Bukan Komcad, Bukan Hukuman Demo, Lalu?

by teguh
September 11, 2026

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Klarifikasi dan menegaskan program pembinaan Bela Negara bagi 121 pelajar bukan hukuman atas aksi demonstrasi 27/08/2026. Tabooo.id:...

Mahasiswa FK-UB Jatuh, Kampus Gagal Membaca Krisis?

Mahasiswa FK-UB Jatuh, Kampus Gagal Membaca Krisis?

by teguh
September 11, 2026

Kasus RR, mahasiswa FK-UB (Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya), membuka pertanyaan yang lebih besar seberapa jauh perguruan tinggi mampu mengenali tekanan...

Next Post
Resident Evil Requiem Siap Teror Gamer, Rilis 27 Februari 2026

Resident Evil Requiem Siap Teror Gamer, Rilis 27 Februari 2026

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id