Sabtu, Juni 27, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Debut Panas di Amsterdam: Paes Bersinar, Ajax Tertahan

by teguh
Februari 23, 2026
in Reality, Sports
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sports – Minggu dini hari itu terasa berbeda di Johan Cruyff Arena. Sorotan lampu mengarah ke satu nama baru di bawah mistar Maarten Paes. Untuk pertama kalinya, ia berdiri sebagai starter Ajax di panggung Eredivisie. Bukan sekadar laga biasa, melainkan momen pembuktian.

Namun demikian, debut itu tidak berakhir dengan kemenangan. Ajax harus puas bermain imbang 1-1 melawan NEC Nijmegen. Meski begitu, malam tersebut tetap menjadi milik Paes.

Tekanan Datang Bertubi-tubi

Sejak menit awal, NEC langsung menekan. Sementara itu, Ajax mencoba menguasai tempo permainan. Akan tetapi, lini belakang tuan rumah beberapa kali goyah. Di sinilah Paes menunjukkan kualitasnya.

Ia mencatatkan tujuh penyelamatan penting. Bahkan, beberapa di antaranya tergolong krusial dan menjaga Ajax tetap hidup dalam pertandingan. Berkat refleks cepat dan positioning matang, ia menggagalkan peluang emas lawan.

Sebagai tambahan, laman Sofascore memberinya rating 7,8. Angka itu memang bukan segalanya. Namun, angka tersebut mempertegas kontribusinya sepanjang laga.

Ini Belum Selesai

TABOOO Corner Hadir di Winongo, Buka Ruang Membaca Realitas

Spektra Carnival 2026: Saat Madiun Menyalakan Identitasnya

Di sisi lain, cedera yang menimpa Vitezslav Jaros membuka kesempatan besar bagi Paes. Karena itu, pelatih Fred Grim tak ragu memasangnya sejak awal. Keputusan tersebut terbukti tepat, setidaknya dari sisi performa individu.

Pujian Datang, Ambisi Tetap Menyala

Setelah pertandingan, situs resmi klub memberikan apresiasi. Ajax.nl menilai Paes memainkan peran kunci dan melakukan sejumlah penyelamatan gemilang. Dengan kata lain, klub melihat potensi besar dalam dirinya.

Meski demikian, hasil imbang tetap menyisakan rasa kurang. Paes sendiri tentu menginginkan kemenangan pada debutnya. Apalagi, Ajax selalu menargetkan tiga poin di setiap laga kandang.

Di satu sisi, ia tampil tenang dan percaya diri. Di sisi lain, ia tetap menunjukkan ekspresi lapar kemenangan. Kombinasi itu penting bagi kiper di klub sebesar Ajax.

Lebih dari Sekadar Satu Poin

Memang, skor akhir hanya menunjukkan 1-1. Namun jika melihat jalannya pertandingan, Paes layak mendapat sorotan utama. Tanpa tujuh penyelamatannya, Ajax bisa saja menelan kekalahan.

Selain itu, debut ini mengirim pesan jelas kepada publik Amsterdam. Paes bukan sekadar pengganti darurat. Sebaliknya, ia hadir sebagai pesaing serius di bawah mistar.

Bagi fans Indonesia, momen ini juga terasa emosional. Sebab, salah satu representasi sepak bola Tanah Air kini berdiri tegak di panggung Belanda dan menghadapi tekanan tanpa gentar.

Pada akhirnya, hasil imbang memang tidak memuaskan. Namun dari laga ini, Ajax mendapatkan lebih dari sekadar satu poin. Mereka menemukan keyakinan baru di posisi penjaga gawang. Dan bagi Paes sendiri, ini baru permulaan. @teguh

Tags: EmosionalFansImbangKlubNasionalSosial & Publik

Kamu Melewatkan Ini

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

by teguh
Juni 9, 2026

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membuka kembali perdebatan lama tentang hubungan politik dan birokrasi daerah. Dalam rapat bersama Komisi II...

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

by jeje
Juni 2, 2026

Bagaimana mungkin seseorang menulis tentang Indonesia sebelum Indonesia benar-benar ada? Pertanyaan itu muncul ketika membaca Naar de Republiek Indonesia, karya Tan...

BPIP Undang Semua Mantan Presiden ke Hari Lahir Pancasila, Siapa yang Datang?

BPIP Undang Semua Mantan Presiden ke Hari Lahir Pancasila, Siapa yang Datang?

by teguh
Mei 29, 2026

Hari Lahir Pancasila tahun ini terasa lebih dari sekadar seremoni negara. Di tengah dinamika politik nasional, publik mulai bertanya: siapa...

Next Post
Ion ke Ruang Tamu: Teknologi Baru Pengganti HFC Siap Guncang Industri Pendingin

Ion ke Ruang Tamu: Teknologi Baru Pengganti HFC Siap Guncang Industri Pendingin

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id