Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Dahnil Klaim Efisiensi Rp123 M dari Konsumsi Haji

by dimas
Januari 22, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak menyatakan pemerintah berhasil menurunkan biaya konsumsi jemaah haji Indonesia di Arab Saudi tahun ini. Di saat yang sama, pemerintah justru meningkatkan gramasi makanan yang diterima jemaah. Dahnil menyampaikan pernyataan itu dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Rabu (21/1/2026).

Dahnil menjelaskan pemerintah menekan harga satuan konsumsi dari 40 riyal menjadi 36 riyal per porsi. Pemerintah mencapai penurunan harga tersebut meski proses pengadaan konsumsi berlangsung paling akhir dan membutuhkan waktu lebih panjang dibandingkan sektor lain, seperti akomodasi.

“Pengadaan konsumsi memang kami lakukan paling akhir dan prosesnya cukup panjang. Namun, kami tetap menurunkan harga dari 40 riyal menjadi 36 riyal, sementara gramasi justru kami naikkan,” ujar Dahnil di hadapan anggota dewan.

Fokus Gizi, Bukan Sekadar Menambah Porsi

Pemerintah menaikkan porsi nasi jemaah haji dari 150 gram menjadi 170 gram. Pemerintah juga menambah porsi lauk pauk dari 75 gram menjadi 80 gram. Langkah ini mengikuti rekomendasi ahli gizi yang terlibat langsung dalam penyusunan standar konsumsi jemaah.

Menurut Dahnil, para ahli gizi menilai peningkatan asupan protein jauh lebih penting dibandingkan penambahan karbohidrat secara berlebihan. Karena itu, pemerintah menyesuaikan komposisi makanan agar lebih seimbang dan sesuai kebutuhan fisik jemaah.

Ini Belum Selesai

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

“Ahli gizi menyarankan penambahan lauk berprotein, sementara porsi sayur atau buah kami kurangi sekitar 5 gram. Ini soal keseimbangan gizi, bukan sekadar porsi besar,” tambahnya.

Perubahan ini membawa dampak nyata bagi jemaah. Kualitas dan kecukupan makanan berpengaruh langsung terhadap stamina, terutama bagi jemaah lansia yang harus menjalani rangkaian ibadah haji dengan intensitas fisik tinggi.

Efisiensi Konsumsi Tembus Rp123 Miliar

Melalui sektor konsumsi, Kementerian Haji dan Umrah mencatat efisiensi anggaran hingga Rp123 miliar dari total alokasi awal. Dahnil menyatakan kementeriannya akan membahas capaian efisiensi ini bersama Komisi VIII DPR RI sebagai mitra pengawasan.

“Kami mencatat efisiensi lebih dari Rp123 miliar dari sektor konsumsi. Kami akan membahasnya secara terbuka bersama Bapak dan Ibu di Komisi VIII,” jelasnya.

Dalam konteks politik anggaran, capaian efisiensi ini memegang peran penting. Publik dan DPR terus menyoroti Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH), terutama di tengah tuntutan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana jemaah.

Pengawasan Lapangan Menentukan Kepercayaan Jemaah

Meski mencatat efisiensi, Dahnil menegaskan tugas pemerintah tidak berhenti pada penetapan kontrak dan laporan anggaran. Pemerintah harus memastikan jemaah benar-benar menerima peningkatan gramasi di lapangan, bukan hanya membacanya dalam dokumen pengadaan.

Dahnil meminta Komisi VIII DPR RI ikut mengawasi pelaksanaan kebijakan ini selama penyelenggaraan haji berlangsung. Ia juga menegaskan kementeriannya akan bersikap tegas terhadap aparatur sipil negara yang terlibat dalam pengadaan.

“Pak Menteri dan kami bersikap keras terhadap integritas ASN. Kami tidak ingin kebijakan ini berhenti di atas kertas,” tegasnya.

Bagi jutaan calon jemaah haji, urusan konsumsi bukan sekadar angka dan laporan. Pemerintah boleh berbicara tentang efisiensi dan penghematan, tetapi kepercayaan jemaah hanya akan lahir dari satu hal sederhana: apa yang benar-benar tersaji di piring mereka. @dimas

Tags: anggaranbiayaEfisiensiHajiJemaahKemenhajKementerianNasional

Kamu Melewatkan Ini

Kemenbud Rilis Lima Jilid Sejarah Indonesia, Siapa yang Menentukan Ingatan Bangsa?

Kemenbud Rilis Lima Jilid Sejarah Indonesia, Siapa yang Menentukan Ingatan Bangsa?

by Tabooo
September 1, 2026

Kementerian Kebudayaan merilis lima jilid pertama Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global. Lebih dari 5.000 halaman membawa pembaca dari...

Kericuhan Pejompongan Makan Korban, Seorang Pedagang Cermin Tewas

Kericuhan Pejompongan Makan Korban, Seorang Pedagang Cermin Tewas

by Tabooo
Agustus 28, 2026

Kericuhan di Pejompongan, Jakarta Pusat, menelan korban jiwa. Bambang Setiawan (59), pedagang cermin asal Bendungan Hilir, meninggal setelah dianiaya saat...

Slipi-Palmerah Panas, Pos Polisi Rusak dan Massa Masih Bertahan

Slipi-Palmerah Panas, Pos Polisi Rusak dan Massa Masih Bertahan

by Tabooo
Agustus 28, 2026

Ketegangan belum reda di Slipi-Palmerah hingga Kamis malam. Polisi masih menembakkan gas air mata, sementara massa bertahan dan pos polisi...

Next Post
Isu Gajah Sumatera Warnai Pertemuan Prabowo dan Raja Charles III

Isu Gajah Sumatera Warnai Pertemuan Prabowo dan Raja Charles III

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id