Selasa, November 3, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Slipi-Palmerah Panas, Pos Polisi Rusak dan Massa Masih Bertahan

by Tabooo
Agustus 28, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality
Slipi dan Palmerah belum tenang hingga Kamis malam, 27 Agustus 2026. Polisi masih menembakkan gas air mata. Massa tetap bertahan, sementara sebuah pos polisi di kawasan Slipi mengalami kerusakan.

Tabooo.id: Jakarta – Ketegangan belum lepas dari kawasan Slipi hingga Palmerah, Jakarta Barat, Kamis malam, 27 Agustus 2026.

Menjelang pukul 23.00 WIB, massa masih bertahan di Jalan Palmerah Utara hingga perempatan Slipi. Polisi beberapa kali menembakkan gas air mata untuk mendorong mereka menjauh.

Massa memang mundur.

Namun hanya sebentar.

Ketika asap mulai menipis, sebagian orang kembali bergerak menuju perempatan Slipi.

Ini Belum Selesai

Ketika Polisi Dilarang Nge-Vape, Siapa yang Mengawasi Pengawas?

Banjir Lahar Dingin Semeru Jebol Tanggul, Akses Jalan Lumajang Terputus

Situasi itu membuat kawasan yang biasanya menjadi jalur pulang warga berubah menjadi titik tarik-ulur antara aparat dan kelompok yang masih berada di jalan.

Gas Air Mata Belum Mengakhiri Bentrokan

Pantauan Suara.com sekitar pukul 22.58 WIB menunjukkan konsentrasi massa belum benar-benar pecah.

Gas air mata membuat beberapa kelompok menjauh dari posisi semula. Saat pandangan mulai jelas, massa bergerak lagi mendekati titik yang sebelumnya sudah mereka tinggalkan.

Gerak maju dan mundur terus berulang.

Belum ada informasi pasti mengenai jumlah orang yang masih berada di kawasan tersebut. Identitas maupun afiliasi mereka juga tidak terjelaskan dalam laporan lapangan.

Karena itu, menyebut seluruh kelompok sebagai bagian dari organisasi tertentu belum memiliki dasar yang cukup.

Yang terlihat di jalan malam itu jauh lebih sederhana sekaligus lebih serius: bentrokan belum selesai.

Pos Polisi Slipi Rusak

Ketegangan sebelumnya juga menyentuh pos polisi di lampu merah Slipi.

Seorang warga bernama Royan mengatakan kaca pos sudah dalam kondisi pecah ketika ia melewati lokasi.

Menurut kesaksiannya, beberapa orang kemudian memasukkan spanduk ke dalam bangunan tersebut dan mencoba menyalakan api.

“Saya lihat kaca sudah pecah. Terus beberapa orang menyalakan api,” ujar Johan.

Laporan tersebut belum memastikan siapa yang merusak kaca maupun mencoba membakar pos.

Detail itu penting.

Dalam situasi ketika komposisi massa mulai cair, satu tindakan tidak otomatis dapat melekat kepada seluruh peserta aksi.

Kerusakan bisa diverifikasi. Pelakunya tetap membutuhkan pembuktian.

Pengguna Jalan Ikut Kena Gas Air Mata

Bentrokan juga mulai terasa bagi orang yang sebenarnya hanya ingin melintas.

Helmi menjadi salah satunya.

Ia sebelumnya bergerak dari Stasiun Palmerah menuju Tanah Abang. Saat melewati kawasan Pejompongan, efek gas air mata membuat matanya perih.

Perjalanan pun berubah arah.

Helmi memilih berbelok menuju Palmerah Utara karena tidak sanggup melanjutkan rute sebelumnya.

“Perih banget pas di kolong,” katanya.

Di titik seperti ini, bentrokan tidak lagi hanya menjadi urusan dua kelompok yang saling berhadapan.

Pengendara mulai mencari jalur alternatif.

Sebagian penumpang harus menebak akses mana yang masih bisa mereka lalui.

Warga sekitar pun mendengar suara tembakan gas air mata dari jarak yang terlalu dekat dengan rumah mereka.

Malam kota mendadak punya aturan baru: jangan sekadar tahu tujuan, cari tahu juga jalan mana yang belum berubah menjadi titik benturan.

Massa Bertahan di Palmerah Utara

Hingga laporan tersebut dimuat, sebagian massa masih berada di sekitar kawasan Maybank Palmerah Utara.

Belum diketahui pasti alasan mereka bertahan.

Informasi mengenai rencana pembubaran, tuntutan kelompok tersebut, ataupun komunikasi lanjutan dengan aparat juga belum tersedia.

Artinya, kondisi terakhir perlu dibaca secara hati-hati.

Slipi-Palmerah memang masih panas menjelang pukul 23.00 WIB. Namun setiap perkembangan setelah waktu tersebut membutuhkan pembaruan baru, bukan asumsi.

Kericuhan nyata tidak perlu dibesar-besarkan agar terdengar serius.

Pos polisi rusak. Gas air mata masuk ke jalur warga. Massa belum sepenuhnya meninggalkan kawasan.

Itu sudah cukup menggambarkan malam yang belum kembali normal. @tabooo

Tags: Aksi Massabentrok massa polisidemonstrasi JakartaGas Air MataJakarta BaratNasionalPalmerahPalmerah UtaraPejomponganpos polisi SlipiRealitySlipi

Kamu Melewatkan Ini

Polda Minta Maaf, tetapi Siapa yang Menjamin Pers Tetap Bebas?

Polda Minta Maaf, tetapi Siapa yang Menjamin Pers Tetap Bebas?

by eko
Oktober 29, 2026

Polda Metro Jaya meminta maaf setelah wartawan terhalang meliput demonstrasi di Jakarta. Insiden ini memunculkan pertanyaan tentang batas pengamanan dan...

Mahasiswa Terhalang Barikade, Demo di Bundaran HI Berujung Ricuh

Mahasiswa Terhalang Barikade, Demo di Bundaran HI Berujung Ricuh

by dimas
Oktober 29, 2026

Mahasiswa terhalang barikade polisi saat berunjuk rasa di Bundaran HI, Jakarta. Aksi berujung ricuh setelah polisi menembakkan gas air mata....

Membaca Pengamanan Demo Dua Tahun Prabowo–Gibran: Jalan Dijaga, Suara Diawasi?

Membaca Pengamanan Demo Dua Tahun Prabowo–Gibran: Jalan Dijaga, Suara Diawasi?

by teguh
Oktober 20, 2026

Ribuan aparat bersiap mengamankan jalanan Jakarta. Di sisi lain, masyarakat bersiap menyampaikan aspirasi, memperingati dua tahun Prabowo–Gibran, atau sekadar menjalani...

Next Post
CCTV Pejompongan Dirusak Saat Kericuhan Usai Demo DPR

CCTV Pejompongan Dirusak Saat Kericuhan Usai Demo DPR

Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id