Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Cek Fakta: Yaqut Minta KPK Periksa Jokowi soal Kuota Haji

by eko
Januari 12, 2026
in Check
A A
Home Check
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Check – Media sosial kembali ramai oleh sebuah unggahan yang memicu perdebatan. Postingan itu mengklaim mantan Menteri Agama RI, Yaqut Cholil Qoumas, meminta Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa Presiden Joko Widodo terkait dugaan penerimaan uang kuota haji.

Unggahan tersebut meniru format artikel berita. Judulnya provokatif dan bahasanya formal. Banyak warganet langsung percaya karena tampilannya terlihat meyakinkan.

Klaim Ramai Beredar di Media Sosial

Narasi yang beredar menyebut Yaqut meminta Ketua KPK ikut memeriksa Presiden Jokowi karena dianggap memberi perintah dan menerima uang kuota haji. Unggahan itu juga menampilkan foto Presiden untuk memperkuat kesan seolah-olah peristiwa tersebut benar terjadi.

Namun, pembuat unggahan tidak mencantumkan sumber resmi, tautan media kredibel, atau pernyataan langsung dari pihak terkait.

Hasil Penelusuran Fakta Mafindo

Tim pemeriksa fakta dari TurnBackHoax.ID atau Mafindo menelusuri klaim tersebut dan menemukan hasil yang jelas. Klaim itu tidak benar.

Ini Belum Selesai

Benarkah Jakarta Sudah Bukan Ibu Kota Negara?

Kasus Korupsi Madiun Bikin Bingung? Ini Bedanya OTT, Gratifikasi, Suap, dan CSR

Yaqut Cholil Qoumas tidak pernah menyampaikan pernyataan yang meminta KPK memeriksa Presiden Jokowi. Ia juga tidak menyampaikan tuduhan tersebut melalui wawancara, pidato, atau rilis pers apa pun.

Tidak Muncul di Media Nasional

Media nasional kredibel seperti Kompas, Tempo, Detik, Antara, dan CNN Indonesia juga tidak pernah memberitakan isu tersebut. Jika tuduhan sebesar ini benar, media arus utama pasti akan mengangkatnya secara luas.

Faktanya, unggahan viral itu hanya berisi teks tanpa rujukan jelas dan berasal dari akun yang tidak terverifikasi.

Kenapa Banyak Orang Mudah Percaya

Hoaks ini mudah mengecoh karena tampil dengan gaya berita serius. Judulnya terasa panas, menyebut nama tokoh besar, dan mengangkat isu sensitif. Banyak pembaca bereaksi cepat tanpa sempat memeriksa kebenarannya.

Padahal, berita penting tidak pernah hidup sendirian di media sosial. Informasi besar selalu meninggalkan jejak di banyak media.

Kesimpulan

Klaim bahwa Yaqut Cholil Qoumas meminta KPK memeriksa Presiden Jokowi terkait uang kuota haji merupakan hoaks dan menyesatkan.

Luangkan waktu sejenak sebelum membagikan informasi. Sebelum share, cek dulu—biar gak ikut dosa digital. @eko

Tags: jokowiKPK

Kamu Melewatkan Ini

Drama Madiun Belum Tuntas: Giliran Bagus Panuntun Diperiksa KPK

Drama Madiun Belum Tuntas: Giliran Bagus Panuntun Diperiksa KPK

by Tabooo
Mei 11, 2026

Bagus Panuntun diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan yang menyeret Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi. Dari luar, ini...

Konsep Otomatis

Pemerintah Madiun dalam Sorotan KPK: Ketika Sistem Terlalu Lama Dibiarkan

by jeje
Mei 11, 2026

Di Kota Madiun, cerita itu seperti membuka bab baru dari buku lama. Sebab, kasus yang kini menyeret sejumlah nama di...

27 Tahun Reformasi: Kenapa Publik Mulai Kehilangan Harapan?

27 Tahun Reformasi: Kenapa Publik Mulai Kehilangan Harapan?

by Waras
Mei 8, 2026

Dulu Reformasi datang bersama teriakan mahasiswa dan harapan besar tentang Indonesia yang lebih adil. Sekarang, 27 tahun kemudian, banyak orang...

Next Post
Memiliki Kehilangan: Lagu Letto yang Mengajarkan Cinta Tanpa Menggenggam

Memiliki Kehilangan: Lagu Letto yang Mengajarkan Cinta Tanpa Menggenggam

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id