Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Bulog Perkuat Stok MinyaKita hingga 100 Ribu Ton Saat Ramadhan dan Lebaran

by dimas
Februari 22, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Perum Bulog menambah stok minyak goreng rakyat merek MinyaKita hingga 100 ribu ton. Tujuannya untuk memastikan pasokan tetap aman selama Ramadhan hingga Lebaran Idul Fitri 1447 H/2026 M.

Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, menyatakan langkah ini sebagai antisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat selama Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

“Kami sudah meminta Direktur Bisnis Bulog, Febby Novita, untuk segera menghubungi produsen minyak goreng. Kami mendorong mereka menyalurkan DMO lebih banyak ke Bulog menjelang Ramadhan dan Lebaran,” ujar Rizal di Jakarta, pada Sabtu (21/2/2026).

Rizal menambahkan, konsumsi minyak goreng biasanya naik dua hingga tiga kali lipat selama Ramadhan. Banyak keluarga yang jarang memasak kini menyiapkan berbagai hidangan untuk berbuka puasa dan lebaran. Sebelumnya, Bulog menerima pasokan rata-rata 60 ribu ton per bulan. Namun, realisasi Februari baru mencapai 45 ribu ton. Untuk menutupi kekurangan, Bulog menargetkan tambahan pasokan 90-100 ribu ton selama Ramadhan.

“Dengan stok yang lebih besar, kami berharap MinyaKita tetap tersedia di pasaran. Harga juga akan terkendali dan tidak terjadi kelangkaan,” tambahnya.

Ini Belum Selesai

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Distribusi Baru dan Harga Terkendali

Bulog menyalurkan MinyaKita sesuai Permendag Nomor 43 Tahun 2025 tentang Minyak Goreng Sawit Kemasan dan Tata Kelola Minyak Goreng Rakyat. Peraturan ini menugaskan DMO sebesar 35 persen dari total nasional kepada BUMN, yaitu Bulog, ID FOOD, dan Agrinas Palma. Skema lama yang melibatkan pihak swasta tidak lagi berlaku.

Kini, penyaluran dilakukan langsung ke pengecer di pasar, khususnya pasar SP2KP, dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp15.700 per liter. Harga tebus dari gudang Bulog ditetapkan Rp14.500 per liter. Selisih Rp1.200 per liter memberi margin wajar bagi pengecer dan menjaga harga tetap stabil.

Melalui mekanisme ini, Bulog menargetkan semua daerah menerima pasokan cukup. Mereka juga mencegah penimbunan atau lonjakan harga mendadak.

Siapa yang Paling Terdampak

Kebijakan ini langsung memengaruhi masyarakat menengah ke bawah. Mereka bisa membeli minyak goreng dengan harga wajar selama Ramadhan. Pengecer kecil juga mendapat kepastian stok dan margin, sehingga bisa menjual tanpa merugi.

Bagi produsen minyak goreng, skema DMO menuntut koordinasi cepat dan peningkatan produksi. Pasokan ke Bulog harus mencukupi lonjakan permintaan selama Ramadhan.

Refleksi

Langkah Bulog memperkuat stok minyak goreng rakyat menunjukkan bahwa stabilitas pangan strategis tidak bisa hanya mengandalkan pasar. Stok aman dan harga terkendali bukan sekadar soal bisnis. Ini juga soal kenyamanan dan keamanan pangan masyarakat.

Sebagai sindiran ringan meski stok aman, masyarakat tetap berharap harga tidak “menggila” saat memasuki puncak Ramadhan. @dimas

Tags: 2026BulogDistribusiHargaKeamanan NegaralebaranMinyakitaNasionalPanganPasokanRamadhanStok

Kamu Melewatkan Ini

Kemenbud Rilis Lima Jilid Sejarah Indonesia, Siapa yang Menentukan Ingatan Bangsa?

Kemenbud Rilis Lima Jilid Sejarah Indonesia, Siapa yang Menentukan Ingatan Bangsa?

by Tabooo
September 1, 2026

Kementerian Kebudayaan merilis lima jilid pertama Sejarah Indonesia: Dinamika Kebangsaan dalam Arus Global. Lebih dari 5.000 halaman membawa pembaca dari...

Kericuhan Pejompongan Makan Korban, Seorang Pedagang Cermin Tewas

Kericuhan Pejompongan Makan Korban, Seorang Pedagang Cermin Tewas

by Tabooo
Agustus 28, 2026

Kericuhan di Pejompongan, Jakarta Pusat, menelan korban jiwa. Bambang Setiawan (59), pedagang cermin asal Bendungan Hilir, meninggal setelah dianiaya saat...

Slipi-Palmerah Panas, Pos Polisi Rusak dan Massa Masih Bertahan

Slipi-Palmerah Panas, Pos Polisi Rusak dan Massa Masih Bertahan

by Tabooo
Agustus 28, 2026

Ketegangan belum reda di Slipi-Palmerah hingga Kamis malam. Polisi masih menembakkan gas air mata, sementara massa bertahan dan pos polisi...

Next Post
Dua Kapal Induk AS Bergerak ke Timur Tengah, Ketegangan Iran Meningkat

Dua Kapal Induk AS Bergerak ke Timur Tengah, Ketegangan Iran Meningkat

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id