Sabtu, September 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

BRIN Tancap Gas ke Antariksa, Biak Didorong Jadi Basis Peluncuran Nasional

by teguh
Januari 6, 2026
in Nasional
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Indonesia kembali menengadah ke langit, namun kali ini dengan target konkret. Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria menegaskan pemerintah ingin mempercepat kemandirian teknologi antariksa. Karena itu, BRIN mendorong optimalisasi Bandar Antariksa Biak sebagai pusat peluncuran nasional.

Menurut Arif, Indonesia sebenarnya sudah punya modal dasar. Selama koordinasi lintas kementerian berjalan rapi, Indonesia bisa segera meluncurkan roket dan satelit secara mandiri. Dengan kata lain, masalah utama bukan pada mimpi, melainkan pada cara bekerja.

Tantangan Terbesar Ada di Tata Kelola

Di satu sisi, Indonesia memiliki peneliti, pengalaman riset, dan fasilitas awal. Namun di sisi lain, ego sektoral dan pembagian peran yang tumpang tindih sering memperlambat langkah.

Alih-alih bergerak cepat, lembaga-lembaga kerap saling menunggu. Akibatnya, program strategis tersendat sebelum benar-benar lepas landas.

“Karena itu, kita tidak boleh terjebak pada tumpang tindih kewenangan. Kita butuh sistem yang terintegrasi,” tegas Arif.

Ini Belum Selesai

Pemerintah Tarik 25 Merek Beras Fortifikasi, Ada Apa?

25 PSE Ditegur Komdigi, Akses Whoosh hingga Susi Air Bisa Terancam

Renduk Antariksa Perlu Dibongkar Ulang

Secara dokumen, arah pengembangan antariksa sudah tertuang dalam Rencana Induk Keantariksaan Nasional (Renduk) 2017–2040. Meski begitu, BRIN menilai sebagian target di dalamnya tak lagi relevan dengan dinamika global.

Perekayasa Ahli Utama Pusat Riset Teknologi Roket BRIN, Rika Andiarti, menilai evaluasi lima tahunan Renduk harus menghasilkan strategi yang lebih adaptif. Sebab, percepatan teknologi global menuntut Indonesia bergerak lincah, bukan sekadar patuh pada peta jalan lama.

Biak Disiapkan Jadi Simpul Strategis

Sementara itu, BRIN bersama kementerian terkait terus mematangkan kesiapan fasilitas pendukung peluncuran. Dalam proses ini, Bandar Antariksa Biak muncul sebagai prioritas utama.

Pemerintah tidak hanya memosisikan Biak sebagai lokasi peluncuran nasional. Lebih jauh, kawasan ini dirancang menjadi simpul kerja sama internasional. Jika rencana ini berjalan konsisten, kawasan timur Indonesia berpeluang merasakan efek berantai: investasi masuk, lapangan kerja tumbuh, dan transfer teknologi mengalir.

Antariksa Bukan Gengsi, Tapi Kebutuhan

BRIN menekankan satu hal penting pengembangan antariksa bukan soal prestise. Sebaliknya, ketergantungan pada satelit asing justru membuat Indonesia rapuh secara strategis dan boros secara ekonomi.

Di saat yang sama, kebutuhan nasional terhadap komunikasi, mitigasi bencana, dan pertahanan terus meningkat. Karena itu, kemandirian antariksa akan menguntungkan negara dan masyarakat luas. Sebaliknya, pihak yang paling dirugikan justru pola birokrasi lama yang lambat dan penuh kompromi.

Pada akhirnya, Indonesia berdiri di persimpangan yang jelas membenahi koordinasi lalu benar-benar meluncur ke orbit, atau terus sibuk rapat sambil menonton roket negara lain menembus langit lebih dulu. @teguh


Tags: AntariksaBirokrasibrinrisetsatelit

Kamu Melewatkan Ini

Karhutla Belum Padam, BRIN Uji Tepung Singkong Untuk Lawan Api

Karhutla Belum Padam, BRIN Uji Tepung Singkong Untuk Lawan Api

by dimas
Agustus 29, 2026

Karhutla belum padam di sejumlah wilayah Indonesia. BRIN dan Polri menguji tepung singkong atau ubi bombing untuk membantu memadamkan api....

Apa Itu Masyarakat Prismatik dan Mengapa Masih Relevan?

Apa Itu Masyarakat Prismatik dan Mengapa Masih Relevan?

by dimas
Agustus 22, 2026

Masyarakat prismatik menjelaskan benturan institusi modern dengan perilaku lama. Mengapa konsep Fred W. Riggs masih relevan membaca realitas Indonesia? Tabooo.id...

Ribuan ASN Jabar Terjerat Judi Online, Alarm bagi Birokrasi

Ribuan ASN Jabar Terjerat Judi Online, Alarm bagi Birokrasi

by dimas
Juli 16, 2026

Ribuan ASN Jawa Barat terjerat judi online dengan transaksi mencapai Rp14 miliar. Kasus ini menjadi alarm serius bagi integritas birokrasi...

Next Post
Bukan Sekadar Ikan: Tuna Rp 54 Miliar Jadi Simbol Gengsi Awal Tahun Jepang

Bukan Sekadar Ikan: Tuna Rp 54 Miliar Jadi Simbol Gengsi Awal Tahun Jepang

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id