Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Bondoloemakso, Jejak Ekonomi Keraton Surakarta

by eko
Agustus 6, 2026
in Vibes
A A
Home Vibes
Share on Facebook
Share on Twitter
Jauh sebelum bank modern berkembang, Keraton Surakarta sudah memiliki Bondoloemakso. Lembaga ini menjadi bukti kemajuan ekonomi pada masa Paku Buwono X.

Tabooo.id – Jauh sebelum bank modern berkembang di Indonesia, Keraton Surakarta sudah membangun lembaga keuangan sendiri. Melalui Kantor Bondoloemakso, para abdi dalem dapat menabung, meminjam uang, dan memperoleh kredit untuk membeli rumah. Kehadiran lembaga itu membuktikan bahwa Keraton Solo tidak hanya menjaga tradisi, tetapi juga mendorong kemajuan ekonomi sejak awal abad ke-20.

Ketika Keraton Mengelola Perekonomian

Banyak orang mengenal Keraton Surakarta sebagai pusat budaya Jawa. Keraton ini melahirkan tari, gamelan, sastra, dan berbagai tradisi yang bertahan hingga sekarang.

Namun, sejarah keraton tidak berhenti pada urusan budaya. Keraton juga membangun sistem ekonomi yang terorganisasi untuk mendukung kehidupan para abdi dalem.

Salah satu buktinya hadir dalam sosok Kantor Bondoloemakso.

Bangunan bercat putih itu pernah menjadi pusat layanan keuangan bagi lingkungan Keraton Surakarta.

Ini Belum Selesai

Pimpin Pawai, Respati Berubah Jadi Demang

Canthik Rajamala: Wajah Garang yang Menjaga Perjalanan Jawa

Tempat Menabung dan Membangun Masa Depan

Sejarawan Universitas Sebelas Maret (UNS), Susanto, menjelaskan bahwa Bondoloemakso berkembang pada masa pemerintahan Paku Buwono X sekitar tahun 1900.

Lembaga itu menjalankan fungsi yang hampir sama dengan bank masa kini.

Para abdi dalem datang untuk menabung, mengajukan pinjaman, dan memperoleh kredit guna membeli rumah atau memenuhi kebutuhan keluarga.

Sistem tersebut membantu mereka mengatur keuangan dengan lebih baik.

Pada masa itu, langkah seperti ini menunjukkan cara berpikir yang sangat maju.

Simbol Kemajuan Ekonomi Keraton

Paku Buwono X tidak hanya memperkuat kebudayaan. Ia juga membangun fondasi ekonomi yang mampu mengikuti perkembangan zaman.

Bondoloemakso lahir pada periode yang sama dengan Dana Pon milik Pura Mangkunegaran.

Saat itu, Kota Solo juga memiliki Volk Bank, Javasche Bank, dan Nederlandsche Handelsmaatschappij (NHM).

Keberadaan Bondoloemakso menunjukkan bahwa Keraton Surakarta mampu berdiri sejajar dengan lembaga keuangan lain yang berkembang pada awal abad ke-20.

Kemajuan itu memperlihatkan bahwa keraton tidak menutup diri terhadap perubahan.

Sebaliknya, keraton berusaha menghadirkan sistem yang memberi manfaat langsung bagi masyarakatnya.

Warisan Pemikiran Paku Buwono X

Banyak orang mengenang Paku Buwono X karena perannya dalam menjaga budaya Jawa.

Padahal, sang raja juga meninggalkan warisan penting di bidang ekonomi.

Ia memahami bahwa kesejahteraan masyarakat memerlukan sistem yang mampu memberi akses terhadap layanan keuangan.

Bondoloemakso menjadi salah satu wujud nyata dari pemikiran tersebut.

Lembaga itu membantu para abdi dalem mengelola masa depan melalui tabungan dan pembiayaan.

Sisi Lain Sejarah Keraton Solo

Ketika membahas sejarah Keraton Surakarta, orang sering mengingat pendapa, gamelan, batik, atau upacara adat.

Padahal, sejarah keraton juga menyimpan kisah tentang inovasi ekonomi.

Bondoloemakso membuktikan bahwa Keraton Surakarta tidak hanya merawat warisan budaya. Keraton juga membangun sistem yang mendukung kehidupan masyarakat di sekitarnya.

Kisah ini memperlihatkan bahwa kemajuan sebuah kerajaan lahir dari keseimbangan antara budaya, pendidikan, dan ekonomi.

Jejak yang Masih Layak Dikenang

Bondoloemakso bukan sekadar bangunan tua di Kota Solo.

Bangunan ini menjadi saksi lahirnya gagasan ekonomi modern di lingkungan Keraton Surakarta.

Melalui tempat ini, para abdi dalem belajar menata keuangan, merencanakan masa depan, dan membangun kehidupan yang lebih baik.

Warisan itu mengingatkan kita bahwa sejarah tidak selalu hadir dalam bentuk peperangan atau pergantian kekuasaan.

Kadang, sejarah justru hidup di sebuah ruang sederhana yang membantu banyak orang menjalani kehidupan dengan lebih bermartabat. @eko

Tags: BondoloemaksoKeraton SurakartaPaku Buwono XSejarah BankVibes

Kamu Melewatkan Ini

Miyos Gangsa Sekati Memanas, Dua Kubu Keraton Beda Klaim

Miyos Gangsa Sekati Memanas, Dua Kubu Keraton Beda Klaim

by dimas
Agustus 19, 2026

Miyos Gangsa Sekati di Masjid Agung Solo memanas setelah Rumbay terlibat adu mulut. Dua kubu Keraton berbeda klaim soal izin...

Londo Ireng: Ketika Sejarah Menjadi Senjata Politik

Londo Ireng: Ketika Sejarah Menjadi Senjata Politik

by eko
Juli 28, 2026

Istilah Londo Ireng kembali viral setelah disebut Presiden Prabowo Subianto. Di balik polemiknya, tersimpan sejarah panjang tentang tentara Afrika di...

Malam 1 Suro dan Dua Takhta yang Saling Membelakangi

Malam 1 Suro dan Dua Takhta yang Saling Membelakangi

by dimas
Juni 17, 2026

Dualisme Keraton Surakarta kembali terlihat pada Malam 1 Suro 2026. Dua takhta, dua prosesi, dan satu pertanyaan: ke mana arah...

Next Post
Mesin Bisa Meniru Motif, Tapi Tidak Bisa Meniru Kesabaran

Mesin Bisa Meniru Motif, Tapi Tidak Bisa Meniru Kesabaran

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id