Tabooo.id: Check – Media sosial kembali memicu keresahan. Sebuah video di platform X mendadak ramai dan mengundang kepanikan. Akun @DS_yantie, pada Sabtu (17/1/2026), mengunggah video dengan narasi peringatan bagi penderita GERD. Ia menyebut Tolak Angin mengandung daun cengkeh atau eugenol yang biasa orang pakai sebagai obat gosok. Karena itu, ia menilai jamu tersebut bisa membuat lambung terasa seperti terbakar.
Unggahan ini langsung menyebar luas.
Hingga Kamis (20/1/2026), video tersebut mencatat 2,7 juta penayangan, 2.083 tanda suka, 378 kali dibagikan, dan 1.245 komentar. Banyak warganet ikut cemas. Sebagian bahkan mulai meragukan keamanan Tolak Angin.
Namun, klaim itu perlu diuji.
Fakta yang Ditemukan
Tim Pemeriksa Fakta Mafindo (TurnBackHoax) menelusuri klaim tersebut melalui mesin pencari Google. Tim menggunakan kata kunci “Tolak Angin mengandung bahan kimia yang dapat merusak lambung”.
Hasil penelusuran menunjukkan hal sebaliknya.
Tidak satu pun media kredibel atau lembaga pemerintah mendukung klaim tersebut.
Fakta lain juga memperkuat bantahan ini. Tolak Angin memang mengandung daun cengkeh. Namun, para peracik jamu memanfaatkan bahan ini untuk membantu meredakan mual, perut kembung, dan gangguan pencernaan ringan, bukan untuk memicu iritasi lambung.
Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Irwan Hidayat, juga menegaskan bahwa Tolak Angin tidak mengandung zat berbahaya seperti etilen glikol (EG) dan dietilen glikol (DEG). Kedua zat tersebut sempat ramai orang kaitkan dengan kasus gagal ginjal akut.
Mengapa Klaim Ini Keliru?
Kesalahan muncul karena logika yang tidak utuh.
Banyak orang menyamakan bahan yang sama dengan fungsi yang sama. Padahal, cara kerja suatu bahan sangat bergantung pada dosis, formulasi, dan cara konsumsi.
Cengkeh memang sering muncul dalam obat gosok. Namun, produsen meraciknya secara berbeda saat menggunakannya sebagai jamu. Karena itu, orang tidak bisa menyamakan pemakaian luar dengan konsumsi oral.
Keluhan lambung panas biasanya muncul karena:
- seseorang minum Tolak Angin saat perut kosong, atau
- kondisi GERD sedang kambuh.
Dalam banyak kasus, masalah datang dari cara minum, bukan dari kandungan jamu.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil pemeriksaan fakta, Tolak Angin aman dikonsumsi selama orang mengikuti aturan pakai, terutama dengan meminumnya setelah makan. Kandungan herbal di dalamnya, termasuk daun cengkeh, justru membantu meredakan gangguan pencernaan.
Karena itu, klaim yang menyebut “Tolak Angin mengandung bahan kimia yang dapat merusak lambung” masuk kategori konten menyesatkan (misleading content).
Di media sosial, kabar panik sering berlari lebih cepat dari klarifikasi.
Maka dari itu, sebelum share, cek dulu—biar gak ikut dosa digital.@eko




