Sabtu, Juni 27, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Baru Tayang di Bioskop, Ini Sinopsis Film Tukar Takdir

by Tabooo
Mei 8, 2026
in Culture, Film
A A
Home Culture Film
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Film – Film terbaru Mouly Surya, Tukar Takdir, resmi tayang di layar lebar Indonesia mulai 2 Oktober 2025. Jangan bayangin film ini sekadar “air crash disaster” dengan ledakan sana-sini—Mouly lebih suka ngacak-acak sisi psikologis penyintas dan keluarga korban.

Diangkat dari novel laris Valiant Budi (Vabyo), Tukar Takdir digarap bareng konsorsium besar: Starvision, Cinesurya, Kaninga Pictures, dan Legacy Pictures. Sederhananya: proyek ini bukan film indie melankolis, tapi juga bukan blockbuster kosong.

Sinopsis: Kursi yang Ditukar, Nasib yang Terbalik

Cerita dimulai dengan tragedi jatuhnya pesawat Jakarta Airways 79. Dari 132 penumpang, cuma ada satu yang selamat: Rawa Budiarso (Nicholas Saputra). Selamat? Ya, tapi hidupnya hancur. Ia harus menanggung luka fisik, plus rasa bersalah brutal karena satu hal: dia duduk di kursi orang lain.

Kursi yang ditukar itu jadi biang drama:

  • Dita (Marsha Timothy), istri dari penumpang yang kursinya diambil Rawa, jadi simbol kemarahan. Buat Dita, selamatnya Rawa sama dengan “matinya” suaminya.
  • Zahra (Adhisty Zara), anak pilot yang dituduh netizen jadi biang keladi kecelakaan. Ia haus jawaban, tapi justru nemu jalinan emosional tak terduga dengan Rawa.

Ketiganya dipaksa menanggung duka, rasa bersalah, dan tuduhan. Mereka bukan sekadar “tokoh film”—mereka adalah wajah trauma kolektif.

Ini Belum Selesai

Banteng Terakhir Kesultanan Yogyakarta: Kisah Raden Ronggo dari Madiun

Film Pendek Bukan Soal Gaya, Tapi Cara Membaca Realitas

Bukan Sekadar Petaka, Ini Drama Psikologis

Mouly Surya jelas ogah main aman. Ia nggak jualan CGI meledak-ledak, tapi close-up wajah penuh luka batin, hujan deras yang jadi simbol kesedihan, dan interaksi antar-karakter yang bikin dada sesak.

Intinya: ini film tentang apa jadinya kalau selamat justru jadi kutukan.

Nicholas Saputra: Dari Misterius Jadi Manusia Remuk

Nicholas Saputra sebagai Rawa tampil dengan “gravitasi diam”, selalu tenang, tapi di balik matanya ada jurang rasa bersalah. Lawan mainnya nggak kalah gahar, yakni Marsha Timothy dan Adhisty Zara. Plus deretan cast pendukung papan atas, seperti Meriam Bellina, Marcella Zalianty, Tora Sudiro, Ringgo Agus Rahman, Revaldo, Teddy Syach, sampai Hannah Al Rashid—semua bikin cerita ini terasa hidup dan komunal.

Kenapa Wajib Nonton?

  • Karena Tukar Takdir bukan sekadar film tragedi, tapi pertanyaan moral: apa jadinya kalau hidupmu didapat dari kematian orang lain?
  • Karena ini karya Mouly Surya—sutradara yang nggak pernah kasih tontonan setengah matang.
  • Karena film ini nyentuh isu besar: keselamatan penerbangan, trauma penyintas, dan cara kita (sebagai manusia) menerima nasib yang nggak bisa ditolak.

Kesimpulan

Tukar Takdir adalah film yang bikin kita sadar: selamat belum tentu bahagia. Kadang, selamat berarti harus menanggung luka orang lain, tuduhan orang lain, bahkan nasib orang lain. Jadi, siapkah kamu duduk di kursi bioskop, dan bertanya dalam hati: “Kalau kursi itu ditukar padamu, apa kamu sanggup menanggung takdirnya?” @tabooo

Tags: EntertainmentFilmNicholas SaputraSinopsis

Kamu Melewatkan Ini

Film Pendek Bukan Soal Gaya, Tapi Cara Membaca Realitas

Film Pendek Bukan Soal Gaya, Tapi Cara Membaca Realitas

by Tabooo
Juni 25, 2026

Film pendek sering disalahpahami sebagai karya kecil yang cukup hanya menang di visual. Padahal, yang membuat film pendek kuat bukan...

Sutradara James Gunn Memuji Joe Taslim: Ada Apa dengan The Furious?

Sutradara James Gunn Memuji Joe Taslim: Ada Apa dengan The Furious?

by teguh
Juni 17, 2026

Pujian di dunia film datang setiap hari. Namun ketika Sutradara James Gunn mengangkat satu judul secara terbuka, industri hiburan biasanya...

Salridan-gil: Budaya Uji Nyali Baru di Korea

Salridan-gil: Budaya Uji Nyali Baru di Korea

by Naysa
Mei 12, 2026

Salridan-gil memperlihatkan bagaimana rasa takut bisa berubah menjadi budaya uji nyali baru di Korea. Setelah Salmokji: Whispering Water viral, anak...

Next Post
Sanae Takaichi

Sanae Takaichi: “Iron Lady 2.0” Siap Pimpin Jepang

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id