Minggu, Agustus 23, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Libur Imlek, KAI Sumut Siapkan 42.840 Kursi Tambahan

by dimas
Februari 10, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menyiapkan 42.840 tempat duduk untuk periode keberangkatan 13-17 Februari 2026. KAI mengambil langkah ini untuk mengakomodasi lonjakan mobilitas warga yang ingin merayakan Tahun Baru Imlek sekaligus memanfaatkan cuti bersama.

Pelaksana Tugas Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa kapasitas tersebut setara dengan rata-rata 8.568 kursi per hari. Pada Senin (9/2/2026), KAI telah menjual 17.839 tiket, hampir separuh dari total daya angkut yang tersedia.

“Minat masyarakat cukup tinggi. Hingga saat ini, KA Putri Deli masih menjadi rute favorit pelanggan,” ujar Anwar di Medan, Selasa.

Tingginya permintaan ini menandai kembalinya mobilitas publik di Sumatera Utara, terutama saat libur panjang. Masyarakat memilih kereta api karena menawarkan perjalanan yang aman dan efisien. Di sisi lain, lonjakan penumpang ini menguji kapasitas layanan KAI sekaligus membuka peluang untuk memperkuat kepercayaan publik.

KA Fakultatif Kembali Beroperasi

Untuk merespons antusiasme penumpang, KAI Divre I Sumatera Utara kembali mengoperasikan KA Sribilah Utama Fakultatif mulai Jumat (13/2/2026) hingga Minggu (22/2/2026). KAI menghadirkan kereta tambahan ini sebagai penyangga permintaan, terutama menjelang Imlek dan awal Ramadan.

Ini Belum Selesai

Bukan Cuma Soal Motor, Ketika Komunitas Jadi Tempat Mencari Arah

Desa Adat Sade Terbakar, Ratusan Rumah Sasak Ludes dalam Semalam

“Pengoperasian KA Sribilah Utama Fakultatif memberi alternatif jadwal perjalanan dan membantu memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat selama libur panjang,” tambahnya.

Kehadiran KA fakultatif memberi keuntungan langsung bagi penumpang. Mereka kini memiliki lebih banyak pilihan waktu keberangkatan dan peluang lebih besar memperoleh tiket. Namun, calon penumpang yang menunda pembelian tetap menghadapi risiko kehabisan tiket karena kapasitas angkut tetap terbatas.

Imbauan Beli Tiket Lebih Awal

KAI mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan sejak dini. Anwar menegaskan bahwa penjualan tiket terus meningkat setiap hari, sementara jumlah kursi tidak bisa bertambah tanpa batas.

“Kami mendorong calon penumpang memesan tiket lebih awal melalui aplikasi Access by KAI, situs booking.kai.id, atau mitra penjualan resmi lainnya,” tegasnya.

Imbauan ini menjadi penting, terutama bagi keluarga yang ingin mudik atau berlibur bersama. Tanpa perencanaan matang, masyarakat berpotensi kehilangan kesempatan bepergian dengan moda transportasi yang relatif stabil dari kemacetan.

Kereta Api Jadi Alternatif Rasional

Anwar menilai kereta api tetap menjadi moda transportasi paling rasional di tengah kepadatan lalu lintas darat saat libur panjang. Dengan memilih kereta, penumpang dapat menghindari antrean panjang kendaraan yang kerap terjadi di jalur utama Sumatera Utara.

“Kami mengajak masyarakat menjadikan kereta api sebagai pilihan utama karena perjalanan lebih aman, nyaman, dan bebas macet. Libur Imlek seharusnya dinikmati dengan tenang, bukan dihabiskan di jalan,” ujarnya.

Lonjakan kendaraan di jalan raya sering memicu waktu tempuh yang tidak menentu dan biaya tambahan. Sebaliknya, penumpang kereta menikmati kepastian jadwal dan durasi perjalanan yang lebih terukur.

Sistem Tiket Diperkuat Jelang Lonjakan Besar

Selain menambah layanan, KAI juga mempersiapkan aspek teknis. Perusahaan ini memperkuat kapasitas dan mengoptimalkan Rail Ticketing System (RTS) agar seluruh kanal pemesanan tetap stabil, baik untuk Kereta Api Jarak Jauh maupun KA Lokal.

Anwar menjelaskan bahwa pembaruan sistem tersebut memanfaatkan teknologi yang lebih modern sehingga kapasitas dapat menyesuaikan secara dinamis dan real-time. KAI menyiapkan langkah ini untuk mengantisipasi lonjakan transaksi yang lebih besar menjelang musim mudik Lebaran.

“Kami ingin masyarakat merencanakan perjalanan dengan mudah. Dengan sistem yang lebih tangguh, kami bisa meminimalkan risiko gangguan teknis saat periode sibuk,” jelasnya.

Mobilitas Tinggi, Ujian Layanan Publik

Lonjakan penumpang saat Imlek mencerminkan meningkatnya mobilitas ekonomi dan sosial masyarakat. Namun, situasi ini sekaligus menguji kesiapan layanan publik dalam menyediakan transportasi yang andal dan inklusif.

KAI menjawab tantangan tersebut dengan menambah kapasitas, mengoperasikan kembali KA fakultatif, dan memperkuat sistem digital. Pertanyaannya kini sederhana apakah masyarakat cukup sigap merencanakan perjalanan dan memesan tiket lebih awal?

Sebab, dalam setiap musim libur panjang, yang kerap habis bukan hanya kursi kereta tetapi juga kesabaran mereka yang terlambat bersiap. @dimas

Tags: 2026AksesEkonomi IndonesiaimlekInfrastrukturKAIKereta ApiliburmobilitasMudikNasionalpelayananPerjalananSumatera Utara

Kamu Melewatkan Ini

Negara Menguasai Sumber Daya, Rakyat Dapat Apa?

Negara Menguasai Sumber Daya, Rakyat Dapat Apa?

by dimas
Agustus 23, 2026

Negara memiliki mandat untuk menguasai sumber daya strategis. Namun, mandat itu bukan sekadar soal izin, regulasi, atau kepemilikan. Ukuran akhirnya...

Pasal 33 UUD 1945: Ekonomi Indonesia Milik Siapa?

Pasal 33 UUD 1945: Ekonomi Indonesia Milik Siapa?

by dimas
Agustus 22, 2026

Pasal 33 UUD 1945 bukan sekadar aturan ekonomi, tetapi tentang pengelolaan sumber daya, distribusi kekayaan, dan kemakmuran rakyat. Tabooo.id -...

Kartu Kredit Indonesia Meluncur, MDR QRIS 0% Diperluas

Kartu Kredit Indonesia Meluncur, MDR QRIS 0% Diperluas

by Tabooo
Agustus 18, 2026

Excerpt: Kartu Kredit Indonesia resmi meluncur. Bersamaan dengan itu, BI memperluas MDR QRIS 0% mulai 1 Oktober 2026 untuk transaksi...

Next Post
Komitmen Siyam Sumartini Ubah Sampah di Winongo Menuju Prestasi Nasional

Komitmen Siyam Sumartini Ubah Sampah di Winongo Menuju Prestasi Nasional

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id