Kamis, Juni 11, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Libur Imlek, KAI Sumut Siapkan 42.840 Kursi Tambahan

by dimas
Februari 10, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara menyiapkan 42.840 tempat duduk untuk periode keberangkatan 13-17 Februari 2026. KAI mengambil langkah ini untuk mengakomodasi lonjakan mobilitas warga yang ingin merayakan Tahun Baru Imlek sekaligus memanfaatkan cuti bersama.

Pelaksana Tugas Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, menjelaskan bahwa kapasitas tersebut setara dengan rata-rata 8.568 kursi per hari. Pada Senin (9/2/2026), KAI telah menjual 17.839 tiket, hampir separuh dari total daya angkut yang tersedia.

“Minat masyarakat cukup tinggi. Hingga saat ini, KA Putri Deli masih menjadi rute favorit pelanggan,” ujar Anwar di Medan, Selasa.

Tingginya permintaan ini menandai kembalinya mobilitas publik di Sumatera Utara, terutama saat libur panjang. Masyarakat memilih kereta api karena menawarkan perjalanan yang aman dan efisien. Di sisi lain, lonjakan penumpang ini menguji kapasitas layanan KAI sekaligus membuka peluang untuk memperkuat kepercayaan publik.

KA Fakultatif Kembali Beroperasi

Untuk merespons antusiasme penumpang, KAI Divre I Sumatera Utara kembali mengoperasikan KA Sribilah Utama Fakultatif mulai Jumat (13/2/2026) hingga Minggu (22/2/2026). KAI menghadirkan kereta tambahan ini sebagai penyangga permintaan, terutama menjelang Imlek dan awal Ramadan.

Ini Belum Selesai

Harga Pertamax Melonjak, Dompet Rakyat Kian Tercekik

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

“Pengoperasian KA Sribilah Utama Fakultatif memberi alternatif jadwal perjalanan dan membantu memenuhi kebutuhan transportasi masyarakat selama libur panjang,” tambahnya.

Kehadiran KA fakultatif memberi keuntungan langsung bagi penumpang. Mereka kini memiliki lebih banyak pilihan waktu keberangkatan dan peluang lebih besar memperoleh tiket. Namun, calon penumpang yang menunda pembelian tetap menghadapi risiko kehabisan tiket karena kapasitas angkut tetap terbatas.

Imbauan Beli Tiket Lebih Awal

KAI mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan sejak dini. Anwar menegaskan bahwa penjualan tiket terus meningkat setiap hari, sementara jumlah kursi tidak bisa bertambah tanpa batas.

“Kami mendorong calon penumpang memesan tiket lebih awal melalui aplikasi Access by KAI, situs booking.kai.id, atau mitra penjualan resmi lainnya,” tegasnya.

Imbauan ini menjadi penting, terutama bagi keluarga yang ingin mudik atau berlibur bersama. Tanpa perencanaan matang, masyarakat berpotensi kehilangan kesempatan bepergian dengan moda transportasi yang relatif stabil dari kemacetan.

Kereta Api Jadi Alternatif Rasional

Anwar menilai kereta api tetap menjadi moda transportasi paling rasional di tengah kepadatan lalu lintas darat saat libur panjang. Dengan memilih kereta, penumpang dapat menghindari antrean panjang kendaraan yang kerap terjadi di jalur utama Sumatera Utara.

“Kami mengajak masyarakat menjadikan kereta api sebagai pilihan utama karena perjalanan lebih aman, nyaman, dan bebas macet. Libur Imlek seharusnya dinikmati dengan tenang, bukan dihabiskan di jalan,” ujarnya.

Lonjakan kendaraan di jalan raya sering memicu waktu tempuh yang tidak menentu dan biaya tambahan. Sebaliknya, penumpang kereta menikmati kepastian jadwal dan durasi perjalanan yang lebih terukur.

Sistem Tiket Diperkuat Jelang Lonjakan Besar

Selain menambah layanan, KAI juga mempersiapkan aspek teknis. Perusahaan ini memperkuat kapasitas dan mengoptimalkan Rail Ticketing System (RTS) agar seluruh kanal pemesanan tetap stabil, baik untuk Kereta Api Jarak Jauh maupun KA Lokal.

Anwar menjelaskan bahwa pembaruan sistem tersebut memanfaatkan teknologi yang lebih modern sehingga kapasitas dapat menyesuaikan secara dinamis dan real-time. KAI menyiapkan langkah ini untuk mengantisipasi lonjakan transaksi yang lebih besar menjelang musim mudik Lebaran.

“Kami ingin masyarakat merencanakan perjalanan dengan mudah. Dengan sistem yang lebih tangguh, kami bisa meminimalkan risiko gangguan teknis saat periode sibuk,” jelasnya.

Mobilitas Tinggi, Ujian Layanan Publik

Lonjakan penumpang saat Imlek mencerminkan meningkatnya mobilitas ekonomi dan sosial masyarakat. Namun, situasi ini sekaligus menguji kesiapan layanan publik dalam menyediakan transportasi yang andal dan inklusif.

KAI menjawab tantangan tersebut dengan menambah kapasitas, mengoperasikan kembali KA fakultatif, dan memperkuat sistem digital. Pertanyaannya kini sederhana apakah masyarakat cukup sigap merencanakan perjalanan dan memesan tiket lebih awal?

Sebab, dalam setiap musim libur panjang, yang kerap habis bukan hanya kursi kereta tetapi juga kesabaran mereka yang terlambat bersiap. @dimas

Tags: 2026AksesEkonomi IndonesiaimlekInfrastrukturKAIKereta ApiliburmobilitasMudikNasionalpelayananPerjalananSumatera Utara

Kamu Melewatkan Ini

Rupiah Sekarat, Rakyat Melarat

Rupiah Sekarat, Rakyat Melarat

by Tabooo
Juni 10, 2026

Rupiah melemah tidak hanya terasa di pasar uang. Ia masuk ke dapur, pom bensin, toko elektronik, bengkel, dan meja makan...

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

by dimas
Juni 9, 2026

Chatib Basri bertemu Prabowo selama dua jam di Istana. Apakah ini sekadar konsultasi ekonomi atau sinyal perubahan di Dewan Ekonomi...

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

by teguh
Juni 9, 2026

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membuka kembali perdebatan lama tentang hubungan politik dan birokrasi daerah. Dalam rapat bersama Komisi II...

Next Post
Komitmen Siyam Sumartini Ubah Sampah di Winongo Menuju Prestasi Nasional

Komitmen Siyam Sumartini Ubah Sampah di Winongo Menuju Prestasi Nasional

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id