Minggu, Agustus 23, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Thomas Djiwandono Resmi Dilantik Jadi Deputi Gubernur BI

by jeje
Februari 9, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Mahkamah Agung (MA) resmi melantik Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) untuk periode 2026-2031. Pelantikan berlangsung di Gedung MA, Jakarta, Senin (9/2/2026), dipimpin langsung Ketua MA Sunarto.

Dalam prosesi tersebut, Sunarto membacakan Keputusan Presiden Nomor 10/P Tahun 2026 tentang Pengangkatan Deputi Gubernur Bank Indonesia. Thomas kemudian menyatakan kesediaannya mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Alkitab.

“Saya berjanji akan melaksanakan tugas dan kewajiban Deputi Gubernur Bank Indonesia dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab,” ujar Thomas, disaksikan jajaran pejabat tinggi negara.

Lolos Fit and Proper, Dua Kandidat Tersingkir

Thomas ditetapkan sebagai Deputi Gubernur BI terpilih setelah melewati uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper test) di DPR pada 26 Januari 2026. Ia unggul dari dua kandidat lainnya, yakni Solikin M Juhro dan Dicky Kartikoyono.

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menyebut keputusan tersebut diambil secara musyawarah mufakat seluruh fraksi tanpa catatan keberatan.

Ini Belum Selesai

Relawan Gugur Antar Bantuan Gempa NTT, Siapa Melindungi Mereka?

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

“Tidak ada catatan sama sekali. Justru banyak catatan positif,” ujar Misbakhun di Kompleks DPR RI.

Minim Pengalaman Moneter, Modal Fiskal Jadi Andalan

Sorotan publik tak terhindarkan. Thomas dinilai belum memiliki rekam jejak langsung di sektor moneter. Namun DPR meyakini pengalamannya di bidang fiskal justru bisa menjadi nilai tambah di tubuh bank sentral.

Menurut Misbakhun, jabatan Deputi Gubernur BI bersifat kolektif kolegial, sehingga kekurangan pengalaman moneter bisa ditutup melalui kerja tim di Dewan Gubernur.

“Pengalaman di fiscal policy bisa saling melengkapi dengan monetary policy,” tambahnya.

Isu Nepotisme Mengemuka, DPR Minta Publik Tunggu Kinerja

Faktor lain yang ikut disorot adalah status Thomas sebagai keponakan Presiden Prabowo Subianto. DPR mengakui kekhawatiran publik soal potensi konflik kepentingan, namun menilai isu tersebut tidak bisa langsung menghakimi.

“Fakta beliau keponakan, iya. Tapi beliau sangat profesional dalam menjelaskan proses kebijakan,” ujar Misbakhun. Ia menambahkan, komitmen profesionalisme yang disampaikan Thomas menjadi poin penting dalam penilaian DPR.

Publik Menunggu, Pasar Mengamati

Pelantikan ini menguntungkan pemerintah dan otoritas moneter yang kini memiliki figur baru di jajaran puncak BI. Bagi pasar dan masyarakat, kehadiran Thomas membawa harapan stabilitas, sekaligus tanda tanya soal independensi dan kapasitas.

Pada akhirnya, sumpah jabatan sudah diucapkan. Tinggal satu ujian yang tak bisa dihindari, apakah kebijakan moneter benar-benar lahir dari kalkulasi ekonomi, atau justru terlalu dekat dengan lingkar kekuasaan. Waktu, seperti biasa, yang akan mengadili. @yudi

Tags: Bank Indonesia

Kamu Melewatkan Ini

Kartu Kredit Indonesia Meluncur, MDR QRIS 0% Diperluas

Kartu Kredit Indonesia Meluncur, MDR QRIS 0% Diperluas

by Tabooo
Agustus 18, 2026

Excerpt: Kartu Kredit Indonesia resmi meluncur. Bersamaan dengan itu, BI memperluas MDR QRIS 0% mulai 1 Oktober 2026 untuk transaksi...

Destry ke Kursi Gubernur BI, Ujian Independensi Dimulai

Destry ke Kursi Gubernur BI, Ujian Independensi Dimulai

by dimas
Agustus 11, 2026

Destry Damayanti diajukan Prabowo sebagai calon Gubernur BI. Uji kelayakan DPR menjadi penentu independensi bank sentral. Tabooo.id - Kursi Gubernur...

Media Asing Soroti Prabowonomics, Ada Apa?

Media Asing Soroti Prabowonomics, Ada Apa?

by Tabooo
Agustus 4, 2026

Media Australia dan Belanda menyoroti arah Prabowonomics ketika rupiah melemah, modal asing keluar, dan independensi Bank Indonesia mulai dipertanyakan.

Next Post
Inflasi Awal 2026 Naik, Mendagri Minta Publik Tidak Terjebak Kepanikan

Inflasi Awal 2026 Naik, Mendagri Minta Publik Tidak Terjebak Kepanikan

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id