• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Sabtu, Maret 21, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Global

Ketika New START Melemah, Diplomasi Nuklir Diuji Kembali

Februari 6, 2026
in Global, News
A A
Ketika New START Melemah, Diplomasi Nuklir Diuji Kembali

Sistem rudal darat-ke-udara S-400 Triumf buatan Rusia tampil dalam parade Hari Kemenangan di Lapangan Merah, Moskow, 9 Mei 2019. (Foto istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Rusia menyatakan mulai 4 Februari para pihak dalam Perjanjian Pengurangan dan Pembatasan Senjata Serangan Strategis (New START) tidak lagi terikat kewajiban dan deklarasi simetris. Dengan keputusan ini, Moskow memberi sinyal bahwa setiap negara kini dapat menentukan sendiri arah kebijakan senjata nuklir strategisnya.

Kementerian Luar Negeri Rusia menyampaikan sikap tersebut pada Rabu (4/2). Melalui pernyataan ini, Moskow sekaligus menandai perubahan besar dalam dinamika pengendalian senjata antara Rusia dan Amerika Serikat.

Upaya Perpanjangan yang Berujung Buntu

Sebelumnya, Rusia aktif mendorong perpanjangan New START. Moskow mengajukan inisiatif terakhir pada 22 September.

Selain itu, Presiden Rusia Vladimir Putin secara terbuka mengusulkan agar pembatasan senjata tetap berlaku. Usulan tersebut mencakup masa transisi setidaknya satu tahun setelah perjanjian berakhir.

Menurut Moskow, langkah itu bertujuan mencegah kekosongan aturan. Tanpa kerangka hukum, risiko eskalasi meningkat.

Namun hingga kini, Amerika Serikat belum memberikan tanggapan resmi melalui saluran bilateral. Karena itu, Rusia menyimpulkan bahwa kewajiban simetris dalam New START tidak lagi berlaku.

RelatedPosts

7.039 Pemudik Gratis Tiba di Tirtonadi, Mayoritas dari DKI Jakarta

Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Harus Usut Dalangnya

Moskow Tentukan Langkah Sendiri

Selanjutnya, Rusia menyatakan akan menyusun kebijakan senjata strategisnya secara bertanggung jawab dan seimbang.

Pemerintah Rusia mendasarkan kebijakan tersebut pada analisis terhadap kebijakan militer Amerika Serikat. Pada saat yang sama, Moskow juga mempertimbangkan kondisi keamanan global.

Lebih lanjut, Rusia menegaskan kesiapan mengambil langkah militer-teknis jika muncul ancaman tambahan terhadap keamanan nasional.

Di sisi lain, Moskow tetap membuka ruang dialog.

“Negara kami tetap terbuka untuk mencari cara-cara politik dan diplomatik guna menstabilkan situasi strategis,” ujar Kementerian Luar Negeri Rusia.

Dunia Hadapi Risiko Baru

Selama ini, New START menjadi satu-satunya perjanjian yang mengikat secara hukum antara Amerika Serikat dan Rusia. Perjanjian ini membatasi jumlah hulu ledak nuklir strategis, sistem peluncur, serta rudal balistik antarbenua.

Dengan melemahnya kerangka tersebut, dunia menghadapi risiko besar. Persaingan nuklir berpotensi kembali berlangsung tanpa regulasi jelas.

Akibatnya, ketegangan geopolitik bisa meningkat. Selain itu, negara-negara besar dapat memperbesar anggaran militernya. Pada akhirnya, pergeseran prioritas itu berpotensi menekan belanja publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Bagi publik global, langkah Rusia ini menjadi peringatan. Ketika kekuatan besar kembali sibuk mengatur persenjataan, dunia patut bertanya: apakah diplomasi masih menjadi panglima, atau justru senjata kembali mengambil alih panggung utama? @dimas

Next Post
Dari Konflik Agraria ke Lorong Suap: OTT KPK di Pengadilan Negeri Depok

Dari Konflik Agraria ke Lorong Suap: OTT KPK di Pengadilan Negeri Depok

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Malam Takbiran: Antara Euforia Perayaan dan Sunyi Refleksi

    Malam Takbiran: Antara Euforia Perayaan dan Sunyi Refleksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Saat Senja: Ketika Malam Mulai Dibuka untuk Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lebaran Beda Hari, Antara Ilmu, Ego, dan Toleransi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7.039 Pemudik Gratis Tiba di Tirtonadi, Mayoritas dari DKI Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Harus Usut Dalangnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.