Rabu, November 4, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Eskalasi Lebanon-Israel Memanas, Hizbullah Tolak Opsi Menyerah

by dimas
Februari 5, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global

Tabooo.id: Global – Sekretaris Jenderal Hizbullah, Naim Qassem, menegaskan bahwa organisasinya tidak akan mundur menghadapi Israel. Ia menyatakan Hizbullah memilih bertahan dan melawan, bukan menyerah.

Pernyataan itu ia sampaikan dalam acara peringatan 33 tahun berdirinya Yayasan Pendidikan dan Pelatihan Islam. Di hadapan pendukungnya, Qassem menyebut Hizbullah sedang menghadapi agresi yang ia anggap bersifat eksistensial.

“Musuh menduduki tanah kita. Tanah air ini milik kita. Kami tidak akan menyerahkan sejengkal pun sementara rakyat kami terus diserang,” ujar Qassem, pada Rabu (4/2/2026).

Nada bicara Qassem lugas dan konfrontatif. Ia ingin memastikan satu pesan sampai: Hizbullah tidak melihat konflik ini sebagai pertarungan sementara, melainkan sebagai soal hidup dan mati.

Barat, Keamanan Israel, dan Bayangan “Israel Raya”

Qassem menilai narasi Barat tentang “keamanan Israel” menyimpan agenda yang lebih besar. Menurutnya, istilah itu menjadi pintu masuk bagi ambisi memperluas wilayah Israel.

Ini Belum Selesai

Penyadapan Presiden: Tiga Perwira Jadi Tersangka, Motif Dipertanyakan

Listyo Sigit dan Dua Jenderal Ditahan dalam Kasus Penyadapan Presiden

“Ketika Barat berbicara tentang keamanan Israel, mereka sebenarnya menginginkan Israel Raya,” tambahnya.

Pernyataan tersebut mencerminkan kecurigaan lama poros perlawanan terhadap Amerika Serikat dan sekutunya. Di mata Hizbullah, konflik bukan sekadar benturan militer, tetapi juga pertarungan geopolitik yang melibatkan kepentingan global.

Bagi masyarakat Lebanon, wacana ini bukan teori abstrak. Setiap eskalasi berarti risiko serangan baru, kerusakan lebih luas, dan ketidakpastian yang semakin panjang.

Pesan Keras untuk Pemerintah Lebanon

Qassem juga mengarahkan pesannya ke dalam negeri. Ia meminta para pejabat Lebanon berhenti menekan rakyat sendiri di tengah situasi genting.

“Rakyat telah berkorban begitu banyak. Anda tidak bisa menekan mereka lagi. Posisi kami jelas: bertahan, bukan menyerah,” tegasnya.

Pernyataan ini muncul di tengah tekanan internasional terhadap Lebanon agar membatasi atau melucuti senjata Hizbullah. Qassem menolak tuntutan tersebut mentah-mentah.

Menurutnya, seruan perlucutan senjata bukan bertujuan menciptakan stabilitas, melainkan membuka jalan untuk melenyapkan Hizbullah sepenuhnya.

Tuduhan: Israel Sasar Warga Sipil

Qassem menuduh Israel gagal menundukkan pasukan Hizbullah di medan tempur. Akibatnya, kata dia, Israel mengalihkan serangan ke sasaran yang lebih mudah warga sipil dan infrastruktur.

“Mereka menargetkan rumah-rumah, permukiman, dan warga sipil,” pungkasnya.

Tudingan itu sejalan dengan laporan serangan Israel di wilayah utara dan selatan Sungai Litani pada Senin (2/2/2026). Serangan tersebut menewaskan satu orang dan melukai delapan lainnya.

Otoritas Israel mengklaim mereka menyerang infrastruktur militer Hizbullah. Namun, dampak di lapangan menunjukkan kawasan permukiman ikut rusak, memaksa warga hidup di tengah reruntuhan dan ketakutan.

Warga Sipil di Tengah Dua Api

Eskalasi ini paling keras menghantam warga sipil Lebanon. Mereka menghadapi risiko kehilangan rumah, akses layanan dasar, dan sumber penghidupan.

Petani di wilayah selatan kesulitan mengolah lahan. Pedagang kecil kehilangan pelanggan. Anak-anak tumbuh di bawah suara drone dan dentuman ledakan.

Sementara para aktor politik berbicara tentang strategi, ideologi, dan geopolitik, warga biasa bergulat dengan satu pertanyaan sederhana apakah mereka bisa selamat hingga besok.

Konflik yang Menjauh dari Kata Selesai

Pernyataan Naim Qassem mempertegas bahwa jalan damai belum terlihat di depan mata. Hizbullah memilih bertahan. Israel terus menyerang. Barat tetap berbicara tentang keamanan.

Di tengah semua itu, rakyat Lebanon dan kawasan sekitarnya kembali menjadi catatan kaki dalam perang besar yang tak mereka rancang.

Di Timur Tengah, tampaknya yang paling konsisten bukanlah gencatan senjata, melainkan siklus kekerasan yang selalu menemukan alasan baru untuk berulang. @dimas

Tags: GeopolitikGlobalHizbullahIsraelKemanusiaanKonflik DuniaKrisis GlobalLebanonperangPolitik IndonesiaSipilTimur Tengah

Kamu Melewatkan Ini

Pilot WNI Ditolak Israel, Pesawat Kembali: Siapa Harus Menjelaskan?

Pilot WNI Ditolak Israel, Pesawat Kembali: Siapa Harus Menjelaskan?

by teguh
Oktober 14, 2026

Sebuah pesawat sudah mengudara. Tujuannya jelas, rute penerbangan sudah berjalan, dan misi pengiriman kargo seharusnya tinggal mengikuti prosedur. Namun, perjalanan...

Pilot WNI Bikin Pesawat Kargo Putar Balik: Ada yang Salah di Prosedur Israel?

Pilot WNI Bikin Pesawat Kargo Putar Balik: Ada yang Salah di Prosedur Israel?

by teguh
Oktober 14, 2026

Insiden penerbangan pada 12/10/2026 menyoroti pemeriksaan awak, koordinasi maskapai, dan dampak hubungan diplomatik terhadap operasional penerbangan internasional. Otoritas keamanan dan...

Jokowi Tak Lagi Bicara Dua Periode: Sinyal Politik atau Sekadar Menahan Diri?

Jokowi Tak Lagi Bicara Dua Periode: Sinyal Politik atau Sekadar Menahan Diri?

by dimas
Oktober 10, 2026

Jokowi tak lagi menegaskan dukungan dua periode untuk Prabowo-Gibran. Sinyal politik menuju Pilpres 2029 atau sekadar sikap hati-hati? Tabooo.id -...

Next Post
Pemerintah Bantah Isu Perombakan Kabinet

Pemerintah Bantah Isu Perombakan Kabinet

Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id