Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rita Pasaraya Cilacap

by dimas
Februari 3, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran besar yang melanda pusat perbelanjaan Rita Pasaraya Cilacap. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik yang memicu api hingga menghanguskan bangunan tiga lantai tersebut.

Kebakaran terjadi pada Senin (2/2/2026) malam dan baru dapat dipadamkan pada Selasa (3/2/2026) dini hari. Peristiwa ini langsung melumpuhkan salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat Cilacap.

Kapolresta Cilacap Kombes Budi Adhy Buono mengatakan, personel Satreskrim bersama Tim Inafis telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) awal untuk menelusuri sumber api.

“Berdasarkan hasil sementara, kebakaran diduga dipicu korsleting listrik. Kami masih melakukan pendalaman,” ujar Budi kepada wartawan, Selasa.

Api Berawal dari Lantai Satu

Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali muncul sekitar pukul 22.05 WIB di bagian plafon lantai satu, tepatnya di area antara ruang genset dan ruang pendingin ikan serta daging.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Petugas keamanan yang berada di sekitar lokasi langsung berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR). Namun, kobaran api dengan cepat membesar dan menjalar ke lantai dua yang berfungsi sebagai gudang fashion.

Tak lama kemudian, kepulan asap hitam pekat terlihat membubung dari sisi kiri atas bangunan. Api terus meluas hingga sekitar pukul 22.55 WIB dan membakar hampir seluruh bagian gedung Rita Pasaraya.

Api Menjalar ke Bangunan Sekitar

Memasuki dini hari, sekitar pukul 00.05 WIB, api merambat ke tiga ruko di sekitar lokasi, yakni Sport Station, Sushi Resto, dan Toko Bolde.

Warga yang melihat kobaran api segera berdatangan dan melaporkan kejadian tersebut ke Dinas Pemadam Kebakaran. Tak berselang lama, sejumlah unit damkar tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman.

Polresta Cilacap juga mengerahkan personel ke lokasi serta menurunkan satu unit mobil Armoured Water Cannon (AWC) untuk membantu mempercepat pengendalian api.

Petugas akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 03.00 WIB. Meski demikian, aparat baru menyatakan lokasi benar-benar aman pada pukul 09.00 WIB setelah memastikan tidak ada titik api tersisa.

Tidak Ada Korban Jiwa, Kerugian Masih Dihitung

Budi memastikan kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, pihak manajemen Rita Pasaraya masih menghitung total kerugian materiil akibat peristiwa ini.

“Tidak ada korban jiwa. Untuk kerugian materiil masih dalam proses pendataan oleh manajemen,” tambahnya.

Untuk memastikan penyebab pasti kebakaran, polisi akan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik.

Pedagang dan Karyawan Paling Terdampak

Kebakaran ini memukul pedagang, karyawan, serta pelaku usaha kecil yang menggantungkan hidupnya di Rita Pasaraya. Selain kehilangan tempat usaha, mereka juga terancam kehilangan sumber penghasilan dalam waktu yang belum dapat dipastikan.

Di tengah dorongan pemulihan ekonomi daerah, peristiwa ini kembali menegaskan rapuhnya sistem keselamatan gedung-gedung publik.

Pertanyaannya, sampai kapan standar keamanan hanya menjadi formalitas sementara pasar rakyat terus menanggung risikonya? @dimas

Tags: DaerahEkonomi IndonesiaKeamanan NegarakebakaranPasarPedagang

Kamu Melewatkan Ini

Rupiah Melemah, Harga Naik: Masih Yakin Ekonomi Baik-Baik Saja?

Rupiah Melemah, Harga Naik: Masih Yakin Ekonomi Baik-Baik Saja?

by dimas
Mei 13, 2026

Rupiah menyentuh rekor pelemahan baru saat harga kebutuhan pokok terus naik. Di tengah klaim ekonomi tumbuh, publik mulai mempertanyakan realita...

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

by dimas
Mei 12, 2026

Rupiah anjlok menyentuh angka Rp 17.500 per dolar AS. Tekanan global dan turunnya kepercayaan investor disebut jadi penyebab utama. Di...

Ketika Pembangunan Terlihat Megah, Tapi Rakyat Tetap Gelisah

Ketika Pembangunan Terlihat Megah, Tapi Rakyat Tetap Gelisah

by dimas
Mei 11, 2026

Pembangunan tampak megah lewat angka pertumbuhan, gedung tinggi, dan proyek infrastruktur besar yang terus dipamerkan. Namun bagi banyak orang, kemajuan...

Next Post
Minat Mudik Naik Tajam, KAI Catat Lonjakan Penjualan Tiket Lebaran

Minat Mudik Naik Tajam, KAI Catat Lonjakan Penjualan Tiket Lebaran

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id