• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Selasa, Maret 24, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home Entertainment

Horor yang Lebih Manusia di Balik Nama Besar Suzzanna

Januari 26, 2026
in Entertainment, Film
A A
Horor yang Lebih Manusia di Balik Nama Besar Suzzanna

Luna Maya hadir di JAFF Market 2025 (1/12/2025) bersama Reza Rahadian untuk memperkenalkan teaser film terbaru, Suzzanna: Santet Dosa di Atas Dosa. (Foto:Tabooo.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Entertainment – Selama puluhan tahun, publik mengenal nama Suzzanna sebagai simbol horor.
Sundel bolong. Kuburan. Malam Jumat. Generasi 80–90an bahkan refleks menyalakan lampu kamar saat mendengar namanya.

Kini muncul pertanyaan baru.
Kalau Suzzanna kembali ke layar lebar tanpa jadi hantu, apa rasa takut itu masih ada?

Soraya Intercine Films menjawabnya dengan percaya diri: iya.
Bahkan, horornya bisa terasa lebih kuat.

Lewat film ketiga berjudul “Suzzanna: Santet, Dosa Di Atas Dosa”, Soraya mengambil langkah berani. Rumah produksi ini membalik mitos lama. Mereka tidak lagi menampilkan Suzzanna sebagai Suketi sang arwah penasaran. Film ini menghadirkan Suzzanna sebagai manusia seutuhnya. Seorang perempuan yang hidup, terluka, dan berhadapan langsung dengan kekuasaan yang sewenang-wenang.

Ini horor versi dewasa.
Tanpa bunyi pintu berderit yang dipaksakan.

IP Legendaris Naik Kelas, Bukan Sekadar Nostalgia

Pendekatan ini langsung menuai apresiasi dari Reza Rahadian.

“Bayangkan, ini nama asli yang dipakai jadi sebuah IP besar, dan kita membawa ini ke level berikutnya,” kata Reza saat peluncuran trailer di Jakarta Selatan.

Reza menilai judul film ini tidak sekadar menjual nostalgia. Ia melihatnya sebagai upaya serius menjaga Suzzanna sebagai kekayaan intelektual film Indonesia. Soraya tidak memperlakukan Suzzanna hanya sebagai ikon poster horor yang terus diulang.

Tak heran Reza kembali bekerja sama dengan Soraya setelah 13 tahun. Terakhir kali mereka bertemu lewat Tenggelamnya Kapal Van der Wijck (2013). Kali ini, Reza tertarik pada isu perlawanan terhadap kekuasaan. Tema lama itu justru terasa makin dekat dengan kondisi hari ini.

Karena, jujur saja, rasa takut sekarang tidak lagi datang dari hantu semata.

Suzzanna sebagai Manusia yang Terluka

Azhar Kinoi Lubis mengarahkan film ini dengan sudut pandang berbeda. Ia memotret Suzzanna sebagai manusia yang terluka. Bukan terkutuk.
Manusia, bukan mitos.

Kinoi membuka ruang diskusi kreatif bagi para aktor. Ia mendorong mereka memberi masukan agar setiap adegan terasa hidup. Film ini membangun horor lewat emosi, bukan hanya lewat efek kejut dan suara keras.

Pendekatan tersebut membuat cerita Santet (1988) tetap relevan. Film ini menjaga ruh aslinya, meski hadir dengan sudut pandang baru. Ceritanya lama, tapi tidak terasa usang.

Luna Maya, Totalitas Tanpa Jadi Hantu

Bagi Luna Maya, peran ini membawa tantangan baru.

Untuk pertama kalinya sejak Bernapas dalam Kubur (2018) dan Malam Jumat Kliwon (2023), Luna tidak memerankan sosok hantu. Ia memerankan Suzzanna asli, dari cara bicara hingga intonasi suara.

RelatedPosts

Dilan ITB 1997: Antara Nostalgia dan Realita yang Nyelekit

Riot Games Rilis Miks, Agent Valorant yang Membawa Beat ke Medan Tempur

Tim produksi mendatangkan ahli rias prostetik dari Bali dan Belgia. Tim ini menjaga berat badan Luna secara ketat. Jika berat badannya berubah, mereka harus membuat ulang riasan dari awal. Proses ini menuntut disiplin tinggi.

Tim hanya menggunakan CGI untuk menyempurnakan detail wajah, seperti posisi alis. Teknologi ini berfungsi menghidupkan karakter, bukan menipu penonton.

Horor Lama, Produksi Serius

Soraya juga menaikkan standar produksi secara signifikan.

Tim produksi membangun rumah bergaya 1982 khusus di Pangandaran. Mereka benar-benar meledakkan empat mobil dan membakar rumah di lokasi. Mereka tidak mengandalkan trik instan.

Reza Rahadian mengaku terkejut saat ledakan terjadi langsung di lokasi. Adegan itu menciptakan ketegangan nyata, bukan sekadar reaksi akting.

Lewat pendekatan ini, Soraya menarik standar film Suzzanna era lama, lalu membawanya ke level yang lebih tinggi.

Saat Horor Bicara soal Dosa Manusia

Film ini menyampaikan pesan yang cukup jelas.
Horor terbesar tidak datang dari alam gaib, melainkan dari manusia dan kekuasaan yang lepas kendali.

Manusia menumpuk dosa. Mereka mewariskan luka. Mereka menciptakan penindasan.

Film ini dijadwalkan tayang pada Lebaran 2026, 18 Maret. Jadwal ini terasa ironis. Saat banyak orang bicara soal maaf, film ini justru mengajak penonton menatap dosa.

Jadi, siapkah kita merasa takut pada Suzzanna yang manusia?
Atau justru sosok itulah yang paling menakutkan sejak awal? @eko

Tags: EntertainmentFilmLuna MayaReza RahadianSantet DosaSuzzana
Next Post
Kya-Kya Kembang Jepun: Jalan Pelan Menyusuri Rasa dan Ingatan Surabaya

Kya-Kya Kembang Jepun: Jalan Pelan Menyusuri Rasa dan Ingatan Surabaya

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Not Crime: Kenapa Muncul di Tembok Poppies?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Bitcoin Melemah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.