Tabooo.id: Check – Di tengah linimasa yang dipenuhi kabar berat, tiba-tiba muncul sebuah video yang terasa menenangkan. Dalam tayangan itu, Presiden Prabowo Subianto terlihat membagikan bantuan dana Rp50 juta. Narasinya terdengar sederhana, namun menggoda. Video tersebut mengklaim dana berasal dari uang pribadi dan ditujukan bagi masyarakat miskin. Penonton hanya diminta menghubungi sebuah nomor WhatsApp.
Selain itu, video itu meniadakan syarat rumit. Tidak ada formulir, Tidak ada antrean, Cukup kirim pesan.
Karena itulah, video ini cepat menyebar. Like terus bertambah. Kolom komentar pun dipenuhi harapan. Bahkan, beberapa warganet menulis, “Akhirnya ada pemimpin yang peduli.”
Namun, di balik antusiasme itu, ada satu masalah besar. Harapan tersebut bersumber dari video yang tidak pernah terjadi.
Fakta: Yang Dibagikan Bukan Uang, Melainkan Tipu-Tipu
Untuk memastikan kebenarannya, Tim Cek Fakta Tabooo.id menelusuri video tersebut. Dari hasil penelusuran, tim menemukan bahwa konten itu palsu.
Video Prabowo membagikan Rp50 juta berasal dari manipulasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Teknologi tersebut meniru suara dan wajah dengan presisi tinggi. Setelah tim memeriksa audio menggunakan alat pendeteksi AI, hasilnya menunjukkan probabilitas 99,8 persen bahwa mesin menghasilkan video tersebut.
Dengan demikian, suara dalam video itu bukan milik Prabowo. Teknologi hanya menirukan gaya bicara dan ekspresinya.
Kenapa Banyak yang Keliru? Karena Hoaks Kini Lebih Canggih
Dulu, warganet mudah mengenali hoaks. Gambarnya buram. Suaranya terputus-putus. Namun kini, ceritanya berbeda.
Teknologi AI membuat konten palsu terlihat rapi dan terdengar meyakinkan. Cukup satu video singkat, satu angka besar, dan satu nama tokoh terkenal, logika banyak orang langsung goyah.
Terlebih lagi, hoaks ini mengaitkan narasi dengan bantuan uang. Pada titik itu, akal sehat sering kalah oleh kebutuhan hidup. Banyak orang lalu berharap tanpa sempat bertanya.
Padahal, logikanya sederhana. Negara tidak pernah menyalurkan bantuan resmi melalui pesan WhatsApp pribadi. Jika itu benar, sejak lama ponsel warga sudah penuh dengan pesan “selamat Anda terpilih”.
Pola Lama dengan Kemasan Baru
Selain itu, narasi bantuan Rp50 juta atas nama Prabowo bukan hal baru. Konten serupa sudah berulang kali muncul. Pembuatnya hanya mengganti gambar dan suara. Sementara itu, pesannya tetap sama janji uang cepat dan ajakan menghubungi nomor tertentu.
Pada akhirnya, tujuan mereka juga sama, yakni memancing korban.
Penutup: Jangan Mudah Tersentuh, Apalagi Terlena
Video ini tidak sedang membagikan rezeki. Sebaliknya, ia sedang mencari celah. Pembuatnya menyasar rasa percaya, kondisi ekonomi, dan kebiasaan berbagi tanpa cek.
Karena itu, saat menemukan video yang terdengar terlalu indah untuk menjadi nyata, berhentilah sejenak. Gunakan logika. Tanyakan pada diri sendiri masuk akal atau hanya enak didengar?
Sebelum share, cek dulu biar gak ikut dosa digital. @dimas





