Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Hoaks: Video Prabowo Bagi Rp50 Juta Ternyata Konten Manipulasi AI

by dimas
Januari 21, 2026
in Check
A A
Home Check
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Check – Di tengah linimasa yang dipenuhi kabar berat, tiba-tiba muncul sebuah video yang terasa menenangkan. Dalam tayangan itu, Presiden Prabowo Subianto terlihat membagikan bantuan dana Rp50 juta. Narasinya terdengar sederhana, namun menggoda. Video tersebut mengklaim dana berasal dari uang pribadi dan ditujukan bagi masyarakat miskin. Penonton hanya diminta menghubungi sebuah nomor WhatsApp.

Selain itu, video itu meniadakan syarat rumit. Tidak ada formulir, Tidak ada antrean, Cukup kirim pesan.

Karena itulah, video ini cepat menyebar. Like terus bertambah. Kolom komentar pun dipenuhi harapan. Bahkan, beberapa warganet menulis, “Akhirnya ada pemimpin yang peduli.”

Namun, di balik antusiasme itu, ada satu masalah besar. Harapan tersebut bersumber dari video yang tidak pernah terjadi.

Fakta: Yang Dibagikan Bukan Uang, Melainkan Tipu-Tipu

Untuk memastikan kebenarannya, Tim Cek Fakta Tabooo.id menelusuri video tersebut. Dari hasil penelusuran, tim menemukan bahwa konten itu palsu.

Ini Belum Selesai

Benarkah Jakarta Sudah Bukan Ibu Kota Negara?

Kasus Korupsi Madiun Bikin Bingung? Ini Bedanya OTT, Gratifikasi, Suap, dan CSR

Video Prabowo membagikan Rp50 juta berasal dari manipulasi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Teknologi tersebut meniru suara dan wajah dengan presisi tinggi. Setelah tim memeriksa audio menggunakan alat pendeteksi AI, hasilnya menunjukkan probabilitas 99,8 persen bahwa mesin menghasilkan video tersebut.

Dengan demikian, suara dalam video itu bukan milik Prabowo. Teknologi hanya menirukan gaya bicara dan ekspresinya.

Kenapa Banyak yang Keliru? Karena Hoaks Kini Lebih Canggih

Dulu, warganet mudah mengenali hoaks. Gambarnya buram. Suaranya terputus-putus. Namun kini, ceritanya berbeda.

Teknologi AI membuat konten palsu terlihat rapi dan terdengar meyakinkan. Cukup satu video singkat, satu angka besar, dan satu nama tokoh terkenal, logika banyak orang langsung goyah.

Terlebih lagi, hoaks ini mengaitkan narasi dengan bantuan uang. Pada titik itu, akal sehat sering kalah oleh kebutuhan hidup. Banyak orang lalu berharap tanpa sempat bertanya.

Padahal, logikanya sederhana. Negara tidak pernah menyalurkan bantuan resmi melalui pesan WhatsApp pribadi. Jika itu benar, sejak lama ponsel warga sudah penuh dengan pesan “selamat Anda terpilih”.

Pola Lama dengan Kemasan Baru

Selain itu, narasi bantuan Rp50 juta atas nama Prabowo bukan hal baru. Konten serupa sudah berulang kali muncul. Pembuatnya hanya mengganti gambar dan suara. Sementara itu, pesannya tetap sama janji uang cepat dan ajakan menghubungi nomor tertentu.

Pada akhirnya, tujuan mereka juga sama, yakni memancing korban.

Penutup: Jangan Mudah Tersentuh, Apalagi Terlena

Video ini tidak sedang membagikan rezeki. Sebaliknya, ia sedang mencari celah. Pembuatnya menyasar rasa percaya, kondisi ekonomi, dan kebiasaan berbagi tanpa cek.

Karena itu, saat menemukan video yang terdengar terlalu indah untuk menjadi nyata, berhentilah sejenak. Gunakan logika. Tanyakan pada diri sendiri masuk akal atau hanya enak didengar?

Sebelum share, cek dulu biar gak ikut dosa digital. @dimas

Tags: Cek FaktaHoaksmanipulasiOnlinePenipuanprabowo

Kamu Melewatkan Ini

Kamu Cuma Mencium Bau, atau Sedang Menghirup Racun?

Kamu Cuma Mencium Bau, atau Sedang Menghirup Racun?

by Waras
April 28, 2026

Banyak orang menganggap bau sampah cuma soal kenyamanan. Selama masih bisa ditahan, berarti aman. Tapi benarkah begitu? Faktanya, bau itu...

Bahlil Ancam Denda Rp20 Juta soal Listrik Rumah? Cek Faktanya!

Bahlil Denda Rp20 Juta soal Listrik Rumah? Cek Faktanya!

by eko
April 23, 2026

Bayangkan ini: kulkas tetap menyala saat malam, lalu kamu kena denda Rp20 juta. Kedengarannya aneh. Namun, narasi ini sempat bikin...

Makar atau Kritik? Ketika Suara Intelektual Bertabrakan dengan Kekuasaan

Makar atau Kritik? Ketika Suara Intelektual Bertabrakan dengan Kekuasaan

by dimas
April 20, 2026

Di tengah gema kata “makar” yang makin nyaring, satu pertanyaan besar langsung muncul: ketika satu pernyataan intelektual masuk ke wilayah...

Next Post
Indonesia Resmi Bergabung dengan The Coalition to Grow Carbon Markets

Indonesia Resmi Bergabung dengan The Coalition to Grow Carbon Markets

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id