Jumat, September 18, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Gunung Ile Lewotolok Kembali Meletus, Warga Diminta Waspada Abu Vulkanik

by dimas
Januari 19, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Gunung Ile Lewotolok di Kabupaten Lembata, Nusa Tenggara Timur, kembali menunjukkan aktivitas vulkanik pada Senin (19/1/2026) pagi. Gunung tersebut meletus pukul 06.18 Wita dan memuntahkan kolom abu setinggi sekitar 400 meter di atas puncak, atau mencapai 1.823 meter di atas permukaan laut.

Kolom abu tampak berwarna putih, kelabu, hingga hitam. Arah sebarannya condong ke timur dengan intensitas sedang. Aktivitas ini terekam jelas dalam seismogram dengan amplitudo maksimum mencapai 19 milimeter.

“Durasi letusan sekitar 48 detik,” ujar Syawaludin, petugas Pos Pengamat Gunung Api (PGA) Ile Lewotolok, Senin pagi.

Aktivitas Tinggi, Status Siaga Tetap Berlaku

Letusan pagi ini menegaskan bahwa aktivitas Gunung Ile Lewotolok masih berada pada level III atau siaga. Otoritas setempat melarang masyarakat beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung demi keselamatan.

Data pengamatan PGA menunjukkan intensitas erupsi yang tinggi dalam beberapa hari terakhir. Pada Minggu (18/1/2026), periode pukul 00.00 hingga 24.00 Wita, petugas mencatat 96 kali erupsi. Letusan-letusan tersebut disertai suara gemuruh dengan kolom abu setinggi 300 hingga 500 meter di atas puncak.

Ini Belum Selesai

Pemerintah Tarik 25 Merek Beras Fortifikasi, Ada Apa?

Bakar Sampah Berujung Kebakaran Kabel PT Sangsaka di Bantul

Frekuensi erupsi ini memperlihatkan bahwa ancaman belum mereda dan dapat berdampak langsung pada kehidupan warga di sekitar lereng gunung.

Abu Vulkanik Mengancam Kesehatan Warga

Syawaludin mengimbau masyarakat yang terdampak hujan abu untuk menggunakan pelindung mulut dan hidung. Ia juga meminta warga melindungi mata dan kulit guna menghindari gangguan pernapasan dan masalah kesehatan lainnya.

Selain itu, warga diminta menutup tempat penampungan air bersih agar tidak terkontaminasi abu vulkanik. Abu yang masuk ke sumber air dapat memperburuk kondisi sanitasi dan meningkatkan risiko penyakit, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak dan lansia.

Bagi masyarakat Lembata, erupsi bukan sekadar peristiwa alam. Aktivitas gunung ini memengaruhi kesehatan, akses air bersih, hingga aktivitas ekonomi harian yang bergantung pada kondisi lingkungan.

Di tengah status siaga yang belum dicabut, Gunung Ile Lewotolok kembali mengingatkan satu hal hidup di sekitar gunung api berarti berdamai dengan ketidakpastian, sambil berharap negara selalu hadir sebelum abu benar-benar menutup jarak antara peringatan dan dampaknya. @dimas

Tags: bencanaerupsigunungGunung ApiIle LewotolokKeselamatanLembataLingkunganMitigasiNTTsiagaStatus

Kamu Melewatkan Ini

Program Bantuan Smart TV Sudah Sampai, Listriknya Kapan?

Program Bantuan Smart TV Sudah Sampai, Listriknya Kapan?

by teguh
September 14, 2026

Ada satu pemandangan yang membuat program digitalisasi pendidikan terasa seperti sedang berjalan dengan dua kecepatan. Di SD Negeri Mboeng, Manggarai...

Smart TV di Sekolah, Listrik Masih Jadi Soal: Negara Sedang Membangun Apa?

Smart TV di Sekolah, Listrik, Internet Masih Jadi Soal: Negara Sedang Membangun Apa?

by teguh
September 12, 2026

Layar interaktif kini masuk ke ruang kelas hingga pelosok Nusa Tenggara Timur dengan hadirnya bantuan Smart TV di sekolah melalui...

Program Digitalisasi Harus jalan, Smart TV untuk Sekolah Rusak, Listriknya?

Program Digitalisasi Harus jalan, Smart TV untuk Sekolah Rusak, Listriknya?

by teguh
September 12, 2026

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menjelaskan polemik bantuan program digitasasi perangkat digital untuk SD Negeri Mboeng, Manggarai...

Next Post
Cek Fakta: Klaim Jokowi Dipanggil KPK soal Kuota Haji Hoaks

Cek Fakta: Klaim Jokowi Dipanggil KPK soal Kuota Haji Hoaks

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id