Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Presiden Jerman Tuding Kebijakan Luar Negeri AS Hancurkan Tatanan Dunia

by dimas
Januari 10, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier melontarkan kritik keras terhadap arah kebijakan luar negeri Amerika Serikat (AS) di bawah Presiden Donald Trump. Ia menilai Washington kini menjauh dari semangat kerja sama internasional yang selama puluhan tahun menopang stabilitas global.

Dalam pandangannya, kebijakan AS tidak lagi memperkuat tatanan dunia, tetapi justru menggerusnya. Steinmeier menegaskan, perubahan arah ini berisiko melemahkan solidaritas transatlantik yang menjadi fondasi politik global pascaperang.

Peringatan dari Berlin

Steinmeier menyampaikan kritik tersebut dalam sebuah simposium di Berlin, pada Rabu (8/1/2026) malam. Dalam pidato yang jarang ia sampaikan secara terbuka, ia mengingatkan dunia agar tidak membiarkan tatanan internasional berubah menjadi “lubang perampok”.

Ia menggambarkan kondisi itu sebagai situasi ketika negara kuat bebas mengambil keuntungan tanpa menghormati keadilan, hukum internasional, dan norma bersama. Menurutnya, dunia tidak boleh tunduk pada logika kekuatan semata.

Sekutu Lama, Nilai yang Memudar

Steinmeier menilai kebijakan luar negeri AS saat ini mencerminkan kemunduran nilai dari sekutu utama Eropa. Ia menyebut Washington sebagai salah satu arsitek tatanan dunia pascaperang yang kini justru melemahkan bangunan yang pernah ia dirikan sendiri.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Ia menautkan kebijakan Trump dengan meningkatnya ketidakpastian global. Steinmeier menyinggung langkah AS terhadap Venezuela yang memicu kecaman luas dari komunitas internasional. Baginya, kebijakan tersebut menunjukkan berkurangnya komitmen AS terhadap kerja sama multilateral.

Seruan Menjaga Aturan Global

Dalam pidatonya, Steinmeier menyerukan keterlibatan lebih luas dari negara-negara besar lain. Ia menyebut Brasil dan India sebagai contoh kekuatan global yang perlu ikut menjaga hukum internasional.

Menurut Steinmeier, dunia tidak bisa lagi menggantungkan stabilitas global pada satu negara. Ia menekankan pentingnya tanggung jawab kolektif untuk mencegah runtuhnya tatanan berbasis aturan.

Kepercayaan Publik Jerman Tergerus

Kritik Steinmeier mencerminkan kegelisahan yang berkembang di Eropa. Survei terbaru dari broadcaster publik Jerman menunjukkan sekitar 76 persen warga Jerman menilai AS tidak lagi dapat diandalkan sebagai mitra strategis.

Sebaliknya, hanya sekitar 15 persen responden yang masih menaruh kepercayaan pada AS. Banyak warga Jerman kini merasa lebih dekat dan bergantung pada negara-negara Eropa lain, seperti Prancis dan Inggris.

Sejumlah pemimpin Eropa juga mulai menyuarakan sikap serupa. Mereka menilai kebijakan luar negeri AS yang berfokus pada kepentingan domestik telah melemahkan semangat multilateral dan solidaritas internasional.

Dampak Nyata bagi Dunia

Ketegangan hubungan transatlantik tidak berhenti di level diplomasi. Ketidakpastian ini memengaruhi pasar, kebijakan keamanan, dan arah kerja sama global. Negara-negara kecil dan berkembang menjadi pihak yang paling rentan.

Selama ini, negara-negara tersebut bergantung pada sistem multilateral untuk menjaga stabilitas dan keamanan. Ketika aturan global melemah, mereka menghadapi risiko terbesar dalam persaingan kekuatan besar.

Sektor strategis seperti perdagangan, teknologi, dan lingkungan juga ikut terdampak. Ketika AS mengedepankan agenda “Amerika dulu”, negara lain terpaksa menyesuaikan kebijakan ekonomi dan diplomasi mereka.

Refleksi Akhir

Pernyataan terbuka Steinmeier menandai babak baru ketegangan hubungan AS dan Eropa. Kritik itu bukan sekadar perbedaan politik, melainkan peringatan tentang rapuhnya tatanan dunia.

Di balik jargon kedaulatan dan kepentingan nasional, tersimpan ironi yang tajam. Ketika negara adidaya sibuk mengamankan kepentingannya sendiri, dampak terbesarnya justru dirasakan oleh mereka yang paling lemah warga dunia yang berharap aturan tetap lebih kuat daripada kekuasaan. @dimas

Tags: Donald TrumpKebijakanKonflik DuniaNicolas Maduro

Kamu Melewatkan Ini

Pajak Mobil 0%: Kebijakan Lingkungan atau Desain Ekonomi Terselubung?

Pajak Mobil 0%: Kebijakan Lingkungan atau Desain Ekonomi Terselubung?

by teguh
Mei 6, 2026

Jakarta sedang menekan pedal gas untuk kendaraan listrik. Pemerintah mempertahankan pajak nol persen. Tapi pertanyaannya: ini benar soal lingkungan atau...

Pajak Mobil Listrik 0%: Insentif Hijau atau Strategi Politik?

Pajak Mobil Listrik 0%: Insentif Hijau atau Strategi Politik?

by teguh
Mei 6, 2026

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memastikan pajak kendaraan listrik tetap 0 persen. Keputusan ini muncul setelah arah kebijakan dari pemerintah pusat...

Perempuan, Perang, dan Rumah yang Terbelah

Perempuan, Perang, dan Rumah yang Terbelah

by teguh
Mei 4, 2026

Malam itu tidak hanya sunyi ia penuh keputusan. Di sebuah rumah bangsawan di Muneng, seorang istri memilih jalan yang tak...

Next Post
Konsep Otomatis

Koalisi Sipil Tolak Usulan TNI Atasi Teroris

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id