Senin, Agustus 24, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Pembunuh Anak Politisi PKS: Karyawan Perusahaan Besar dan Pencuri Rumah Mewah

by dimas
Januari 5, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – MAHM (9), putra bungsu anggota Dewan Pakar DPD PKS Cilegon, Maman Suherman, ditemukan tewas di rumahnya di Perumahan Bukit Baja Sejahtera, Kota Cilegon, Selasa, 16 Desember 2025. Tubuhnya bersimbah darah akibat luka benda tajam dan tumpul di area vital.

Kejadian itu bermula ketika HM, ayah korban, menerima telepon panik dari anak keduanya yang meminta pertolongan. Tanpa menunda, HM langsung meninggalkan tempat kerjanya di kawasan Ciwandan dan bergegas ke rumah. Saat pintu dibuka, ia melihat MAHM tergeletak dengan pendarahan hebat. HM segera membawa korban ke RS Bethsaida, tetapi nyawa MAHM tidak tertolong.

Penangkapan HA, Pelaku Pencurian Rumah Mewah

Polisi menangkap HA (30) pada Jumat, 2 Januari 2026 sore, saat mencuri di rumah mantan anggota DPRD Kota Cilegon dua periode, Roisyudin Sayuri. Meskipun HA berusaha bersembunyi di kolong mobil, polisi berhasil menahan pelaku.

HA merupakan warga Palembang, Sumatera Selatan. Ia bekerja di perusahaan besar bidang petrokimia di kawasan Ciwandan, Kota Cilegon. Saat ditangkap, HA membawa kartu identitas pekerja. Anggota DPRD Provinsi Banten, Dede Rohana, memastikan bahwa HA bekerja di Chandra Asri, perusahaan petrokimia ternama.

HA Bukan Orang Dekat Korban

Kapolda Banten Irjen Pol Hengki menegaskan bahwa HA tidak memiliki hubungan keluarga maupun kedekatan pribadi dengan MAHM.

Ini Belum Selesai

Bukan Cuma Soal Motor, Ketika Komunitas Jadi Tempat Mencari Arah

Desa Adat Sade Terbakar, Ratusan Rumah Sasak Ludes dalam Semalam

“Pelaku spesialis pencurian rumah kosong dan mewah,” tegasnya.

Dede Rohana menambahkan, HA kemungkinan telah menargetkan rumah-rumah besar berulang kali. Selain itu, catatan kepolisian menunjukkan modus HA adalah pencurian dengan pemberatan. Polisi terus menyelidiki motif pembunuhan MAHM.

Kronologi Kekerasan yang Mengguncang

Hasil pemeriksaan awal mengungkap bahwa MAHM mengalami 22 luka, terdiri dari 19 luka benda tajam dan tiga luka benda tumpul. Polisi terus meneliti benda yang digunakan pelaku.

Kompol Firman Hamid, Kapolsek Cilegon Kota, menjelaskan kronologi peristiwa: saat HM menerima telepon darurat, ia langsung menuju rumah. Setelah menemukan anaknya terluka parah, HM membawa korban ke rumah sakit, namun nyawa MAHM tidak tertolong.

Dampak bagi Keluarga dan Masyarakat

Kematian MAHM mengguncang keluarga dan warga sekitar. Kasus ini menunjukkan bahwa rumah mewah sekalipun tidak menjamin keamanan penuh. Selain itu, masyarakat kini lebih waspada terhadap pelaku kriminal yang beroperasi profesional.

Polisi menekankan pentingnya meningkatkan pengamanan rumah. Spesialis pencurian seperti HA bisa menyerang kapan saja, meski lingkungan terlihat aman.

Refleksi Tragis dan Peringatan

Tragedi ini meninggalkan pertanyaan pahit bagaimana seorang anak tak berdosa bisa menjadi korban kekerasan di rumah sendiri? Sementara itu, pelaku yang tampak “profesional” dalam pencurian kini menghadapi hukum. Ironisnya, rumah mewah yang seharusnya aman justru menjadi saksi tragedi yang memilukan. @dimas

Tags: BantenCilegonKasusKejahatankriminalitaspelakuPembunuhanPolisi

Kamu Melewatkan Ini

BEM UI Dicegat Polisi, Ketertiban atau Pembatasan Hak?

BEM UI Dicegat Polisi, Ketertiban atau Pembatasan Hak?

by dimas
Agustus 18, 2026

BEM UI dicegat polisi saat hendak demo di Bundaran HI. Perdebatan soal ketertiban dan hak menyampaikan pendapat pun mengemuka. Tabooo.id...

Ketika Mikrofon Lebih Bebas daripada SOP Event

Ketika Mikrofon Lebih Bebas daripada SOP Event

by teguh
Agustus 12, 2026

Datang ke festival musik untuk menikmati panggung. Pulangnya malah ikut menyaksikan panggung klarifikasi. The Sounds Project Vol. 9 berlangsung pada...

Challenge Al-Qur’an Berhadiah Miras: Siapa Sebenarnya yang Mengawasi Event?

Challenge Al-Qur’an Berhadiah Miras: Siapa Sebenarnya yang Mengawasi Event?

by teguh
Agustus 12, 2026

Sebuah mikrofon berpindah tangan di tengah kerumunan The Sounds Project. Tak lama kemudian, ayat Al-Qur'an terdengar dari depan booth Newport....

Next Post
Belajar Hadir Lewat Sedia Aku Sebelum Hujan Idgitaf

Belajar Hadir: Sedia Aku Sebelum Hujan, Idgitaf

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id