Sabtu, Mei 16, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

BNPB Ingatkan Pemda Siaga Bencana Jelang Tahun Baru 2026

by dimas
Desember 30, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Menjelang perayaan Tahun Baru 2026, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menekankan pentingnya pemda meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Kepala Pusat Data dan Informasi BNPB, Abdul Muhari, meminta pemda memeriksa ketersediaan alat, kesiapan personil, dan alokasi anggaran.

“Kalau ada kekurangan atau pemda membutuhkan intervensi dari pemerintah pusat, segera tetapkan status siaga darurat sehingga dukungan bisa langsung diberikan,” ujarnya di Jakarta, Senin (29/12/2025).

Modifikasi Cuaca dan Pemantauan Dinamis

BNPB bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan modifikasi cuaca di beberapa titik yang dianggap berisiko tinggi. Tujuannya adalah mengurangi faktor pemicu bencana hidrometeorologi.

“Selain meningkatkan kesiapan pemda, kami mengurangi risiko dari hulunya melalui modifikasi cuaca. Perubahan cuaca sangat dinamis, sehingga koordinasi harian dengan BPBD menjadi wajib,” jelas Abdul Muhari.

Pemantauan ini menjadi sangat penting karena volume pergerakan masyarakat meningkat, terutama di kawasan wisata yang rawan bencana. BNPB menekankan agar pemda selalu memantau prakiraan cuaca dari BMKG dan menyesuaikan langkah mitigasi dengan cepat.

Ini Belum Selesai

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Pembersihan Sungai dan Pemetaan Wilayah Rawan

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menegaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan langkah antisipatif untuk mengatasi bencana susulan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat akibat cuaca ekstrem.

Pemerintah mendorong Kementerian Kehutanan untuk mempercepat pembersihan kayu di aliran sungai agar tidak menimbulkan sumbatan.

“Kita ingin memastikan aliran sungai tetap lancar dan bebas dari kayu yang dapat memicu banjir susulan,” ujar Prasetyo.

Selain itu, pemerintah memetakan wilayah dengan kecuraman ekstrem dan tanah rawan longsor secara detail. Pemetaan ini memperhitungkan perbedaan jenis tanah antar daerah, sehingga evakuasi dan mitigasi bisa lebih tepat sasaran dan cepat.

Kesiapsiagaan ini terutama bermanfaat bagi masyarakat di daerah rawan bencana dan wisatawan yang berkunjung saat libur akhir tahun. Desa-desa di tepian sungai, kawasan pegunungan, dan destinasi wisata populer menjadi kelompok paling rentan jika mitigasi terlambat atau tidak optimal.

Refleksi

Situasi ini mengingatkan kita bahwa bencana tidak menunggu libur atau pesta tahun baru. Jika pemda lengah, warga tidak siap, dan birokrasi lambat, kombinasi ini bisa berakibat fatal. Saat rakyat berlibur, bencana tetap mengintai dan siap mengguncang mereka yang paling rentan.ncana tidak menunggu libur atau pesta tahun baru. Pemda yang lengah, warga yang tidak siap, dan birokrasi yang lambat bisa menjadi kombinasi berbahaya. Saat rakyat berlibur, bencana tetap mengintai dan siap mengguncang mereka yang paling rentan. @dimas

Tags: 2026Abdul MuharibanjirbencanaBNPBCuaca EkstremlongsorMitigasisiagaTahun Baru

Kamu Melewatkan Ini

Kenapa Kota di Indonesia Makin Gampang Tenggelam?

Kenapa Kota di Indonesia Makin Gampang Tenggelam?

by Waras
Mei 11, 2026

Dulu banjir datang setahun sekali. Sekarang, banyak kota di Indonesia terasa seperti tinggal menunggu giliran tenggelam. Hujan memang makin ekstrem....

Semeru Meletus 5 Kali Pagi Ini: Abu Capai 1.200 Meter, Lumajang Siaga

Semeru Meletus 5 Kali Pagi Ini: Abu Capai 1.200 Meter, Lumajang Siaga

by teguh
April 16, 2026

Tabooo.id: Nasional - Pagi belum sepenuhnya terang di Lumajang. Namun Gunung Semeru sudah lebih dulu memberi kabar lewat letusan berulang....

Banjir Solo: Bencana Alam atau Kegagalan Mitigasi yang Berulang?

Banjir Solo: Bencana Alam atau Kegagalan Mitigasi yang Berulang?

by dimas
April 15, 2026

Tabooo.id: Deep - Hujan turun semalaman. Awalnya, air datang perlahan. Namun, dalam hitungan jam, air sudah masuk ke dalam rumah...

Next Post
Masa Pencekalan Yaqut dkk Akan Berakhir, KPK Tetap Optimis

Masa Pencekalan Yaqut dkk Akan Berakhir, KPK Tetap Optimis

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

Mei 15, 2026

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Mei 15, 2026

“Sepatu Kekecilan” dan Tragedi Siswa SMK Samarinda yang Mengguncang Publik

Mei 15, 2026

300 Rumah Terendam Saat Warga Tidur: Banjir Lumajang Datang dari Hulu

Mei 15, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id