Tabooo.id: Sport – Stadion Renato Dall’Ara sempat bergemuruh ketika Bologna unggul lebih dulu. Namun, di tengah tekanan tanpa henti, hujan sorak tuan rumah, dan status Sassuolo sebagai tim promosi, satu sundulan berhasil mengubah arah cerita. Tarik Muharemovic melompat paling tinggi, menanduk bola dengan penuh keyakinan, lalu memaksa skor berakhir imbang 1-1. Berkat gol itu, Sassuolo pulang membawa satu poin sekaligus rasa percaya diri yang kian menguat.
Bologna Menekan, Sassuolo Bertahan dengan Kepala Dingin
Sejak peluit awal berbunyi pada Minggu (28/12/2025), duel Bologna vs Sassuolo langsung berjalan keras. Bologna, yang berstatus runner-up Piala Super Italia 2025, tampil agresif dan menekan dengan intensitas tinggi. Meski begitu, Fabio Grosso tidak kehilangan ketenangan. Pelatih Sassuolo itu kembali mempercayakan duet lini belakang kepada Jay Idzes dan Tarik Muharemovic keputusan yang kemudian terbukti sangat menentukan jalannya laga.
Gol Fabbian dan Momen Krusial Jay Idzes
Tekanan Bologna akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-47 melalui gol Giovanni Fabbian. Gol tersebut sempat membuat Sassuolo berada dalam situasi sulit. Namun demikian, lini belakang mereka tidak runtuh. Bahkan sebelumnya, Jay Idzes sudah lebih dulu mencatat momen krusial. Pada menit ke-31, bek Timnas Indonesia itu melakukan penyelamatan penting dengan menahan bola yang nyaris melewati garis gawang. Berkat aksi tersebut, Sassuolo tetap bertahan di dalam pertandingan.
Menunggu dengan Sabar, Menyengat Lewat Bola Mati
Setelah tertinggal, Bologna terus menggempur. Sementara itu, Sassuolo memilih bertahan lebih rapat sambil menunggu peluang. Kesabaran itu akhirnya terbayar pada menit ke-63. Dari situasi sepak pojok, Tarik Muharemovic muncul sebagai pembeda. Sundulannya mengarah tepat ke gawang, menyamakan kedudukan, sekaligus membungkam seisi stadion Renato Dall’Ara.
Muharemovic: Bangga, Tapi Masih Haus Kemenangan
Usai laga, Muharemovic tidak menyembunyikan emosinya. Bek Timnas Bosnia itu mengaku bangga dengan perjuangan timnya, meski masih menyimpan sedikit kekecewaan.
“Ini hari yang hebat. Namun, kami sedikit kurang beruntung untuk menang,” ujarnya.
Selain itu, ia juga memberi pujian khusus kepada Jay Idzes.
“Saya senang bermain dengan Idzes. Kami tampil solid di pertahanan dan harus mempertahankan performa ini,” tambahnya.
Optimisme Tim Promosi dan Duet yang Mulai Diperhitungkan
Sebagai tim promosi, Sassuolo menolak merasa inferior. Muharemovic menegaskan bahwa timnya memiliki kualitas untuk bersaing sepanjang musim.
“Masih terlalu dini membicarakan soal bertahan di liga. Musim ini panjang dan kami harus terus bekerja. Gol-gol itu akan datang,” tegasnya.
Seiring waktu, kekompakan duet Idzes-Muharemovic mulai mencuri perhatian media Italia. Bahkan, seorang jurnalis menyebut mereka sebagai salah satu pasangan bek paling solid musim ini. Menanggapi pujian tersebut, Muharemovic tersenyum.
“Kami berbicara setiap hari. Kami tahu kami kuat dan ingin menunjukkannya kepada semua orang,” tambahnya.
Lebih dari Sekadar Satu Poin
Pada akhirnya, hasil imbang ini bukan sekadar angka di papan skor. Bagi Sassuolo, satu poin di kandang Bologna menjadi pernyataan tegas bahwa mereka tidak datang ke Serie A hanya untuk numpang lewat. Sementara itu, bagi Jay Idzes dan Tarik Muharemovic, laga ini menjadi bukti bahwa kepercayaan, kerja keras, dan chemistry mampu menjawab semua keraguan. @dimas




