Tabooo.id: Nasional – Peta upah buruh Indonesia mulai terang. Sebanyak 36 provinsi telah mengumumkan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2026 sesuai formula Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 49 Tahun 2025 tentang Pengupahan. Penetapan ini wajib rampung paling lambat Rabu (24/12/2025), dan mayoritas daerah memilih menaikkan upah.
Namun, tak semua wilayah bisa ikut tersenyum.
Hingga tenggat waktu, dua provinsi belum menetapkan UMP 2026: Aceh dan Papua Pegunungan. Kementerian Ketenagakerjaan memberi sinyal, khusus Aceh, kenaikan upah kemungkinan besar batal.
Aceh Terancam Tak Naik, Buruh Gigit Jari
Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemenaker, Indah Anggoro Putri, menyebut Aceh kemungkinan tetap memakai UMP 2025 karena kondisi pascabencana.
“Kalau Aceh, kemungkinan akan tetap menggunakan UMP 2025 karena kondisi pascabencana,” kata Indah.
Artinya, UMP Aceh berpotensi tetap di angka Rp 3.685.615, tanpa kenaikan satu rupiah pun. Buruh Aceh jelas dirugikan: biaya hidup terus naik, sementara upah berhenti di tempat. Di sisi lain, pengusaha mendapat ruang napas lebih longgar di tengah pemulihan ekonomi daerah.
Papua Pegunungan Masih Abu-abu
Berbeda dengan Aceh, Papua Pegunungan belum mengumumkan UMP 2026 tanpa alasan resmi. Pemerintah pusat masih menunggu hingga akhir Desember 2025. Pada 2025 lalu, UMP Papua Pegunungan tercatat Rp 4.285.847, salah satu yang tertinggi di Indonesia.
Ketidakpastian ini membuat buruh berada di posisi menggantung, sementara dunia usaha memilih menunggu sambil berhitung.
Jakarta Tertinggi, Jawa Masih di Bawah
Dari daftar yang sudah diumumkan, DKI Jakarta kembali memimpin dengan UMP 2026 sebesar Rp 5.729.876, naik dari Rp 5.396.760. Provinsi-provinsi di Papua juga mendominasi papan atas upah minimum.
Sebaliknya, provinsi-provinsi di Pulau Jawa masih berkutat di angka Rp 2 jutaan. Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta tetap menjadi wilayah dengan UMP terendah, meski nominalnya naik dibanding tahun sebelumnya.
Kenaikan ini menguntungkan buruh formal yang berada di sektor bergaji minimum. Namun bagi pelaku usaha padat karya, terutama UMKM, lonjakan upah berarti tambahan beban produksi yang tidak kecil.
Kenaikan Ada, Keadilan Diperdebatkan
Secara nasional, UMP 2026 memang naik. Pemerintah mengklaim formula baru lebih adil dan adaptif. Tapi realitas di lapangan berkata lain: buruh di daerah bencana harus menelan pil pahit, sementara disparitas antarwilayah tetap menganga.
Pada akhirnya, UMP hanyalah angka di atas kertas. Soal cukup atau tidak untuk hidup layak, jawabannya masih bergantung pada daerah tempat buruh berpijak. Karena bagi sebagian pekerja, “naik” belum tentu berarti “cukup.”
Berikut Daftar UMP 2026 di 36 Provinsi:
1. DKI Jakarta UMP 2026: Rp 5.729.876 Sebelumnya: Rp 5.396.760
2. Papua Selatan UMP 2026: Rp 4.508.850 Sebelumnya: Rp 4.285.850
3. Papua UMP 2026: Rp 4.436.283 Sebelumnya: Rp 4.285.850
4. Papua Tengah UMP 2026: Rp 4.295.848 Sebelumnya: Rp 4.285.848
5. Bangka Belitung UMP 2026: Rp 4.035.000 Sebelumnya: Rp 3.876.600
6. Sulawesi Utara UMP 2026: Rp 4.002.630 Sebelumnya: Rp 3.775.425
7. Sumatera Selatan UMP 2026: Rp 3.942.963 Sebelumnya: Rp 3.681.571
8. Sulawesi Selatan UMP 2026: Rp 3.921.088 Sebelumnya: Rp 3.657.527
9. Kepulauan Riau UMP 2026: Rp 3.879.520 Sebelumnya: Rp 3.623.653
10. Papua Barat UMP 2026: Rp 3.840.947 Sebelumnya: Rp 3.615.000
11. Kalimantan Utara UMP 2026: Rp 3.770.000 Sebelumnya: Rp 3.580.160
12. Papua Barat Daya UMP 2026: Rp 3.766.000 Sebelumnya: Rp 3.614.000
13. Kalimantan Timur UMP 2026: Rp 3.759.313 Sebelumnya: Rp 3.579.313
14. Riau UMP 2026: Rp 3.780.495 Sebelumnya: Rp 3.508.775
15. Kalimantan Selatan UMP 2026: Rp 3.686.138 Sebelumnya: Rp 3.282.812
16. Kalimantan Tengah UMP 2026: Rp 3.686.138 Sebelumnya: Rp 3.473.621
17. Maluku Utara UMP 2026: Rp 3.552.840 Sebelumnya: Rp 3.408.000
18. Jambi UMP 2026: Rp 3.471.497 Sebelumnya: Rp 3.234.533
19. Gorontalo UMP 2026: Rp 3.405.144 Sebelumnya: Rp 3.221.731
20. Maluku UMP 2026: Rp 3.334.499 Sebelumnya: Rp 3.141.699
21. Sulawesi Barat UMP 2026: Rp 3.315.935 Sebelumnya: Rp 3.104.430
22. Sulawesi Tenggara UMP 2026: Rp 3.306.496 Sebelumnya: Rp 3.073.551
23. Sumatera Utara UMP 2026: Rp 3.228.701 Sebelumnya: Rp 2.992.599
24. Sumatera Barat UMP 2026: Rp 3.214.846 Sebelumnya: Rp 2.994.193
25. Bali UMP 2026: Rp 3.207.459 Sebelumnya: Rp 2.996.560
26. Sulawesi Tengah UMP 2026: Rp 3.179.565 Sebelumnya: Rp 2.914.583
27. Banten UMP 2026: Rp 3.100.881 Sebelumnya: Rp 2.905.119
28. Kalimantan Barat UMP 2026: Rp 3.054.552 Sebelumnya: Rp 2.878.286
29. Lampung UMP 2026: Rp 3.047.734 Sebelumnya: Rp 2.893.069
30. Bengkulu UMP 2026: Rp 2.827.250 Sebelumnya: Rp 2.670.039
31. Nusa Tenggara Barat (NTB) UMP 2026: Rp 2.673.861 Sebelumnya: Rp 2.602.931
32. Nusa Tenggara Timur (NTT) UMP 2026: Rp 2.455.898 Sebelumnya: Rp 2.328.969
33. Jawa Timur UMP 2026: Rp 2.446.880 Sebelumnya: Rp 2.305.984
34. DI Yogyakarta UMP 2026: Rp 2.417.495 Sebelumnya: Rp 2.264.080
35. Jawa Barat UMP 2026: Rp 2.317.601 Sebelumnya: Rp 2.191.232
36. Jawa Tengah UMP 2026: Rp 2.317.386 Sebelumnya: Rp 2.169.348. (red)




