Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Rangking 400 ke 53 Dunia, Janice Tjen Target Tembus Olimpiade 2028

by teguh
Desember 24, 2025
in Sports
A A
Home Reality Sports
Share on FacebookShare on Twitter

Dari Lapangan Jauh, Mimpi Besar Itu Dimulai

Tabooo.id: Sports – Sorak kecil itu datang dari lapangan yang jauh dari Jakarta, tetapi gaungnya terasa sampai ke Tanah Air. Janice Tjen tak lagi sekadar nama di daftar peserta. Raketnya berbicara keras sepanjang 2025. Dari peringkat 400-an dunia, ia melesat ke peringkat 53 WTA. Lonjakan itu terasa seperti napas panjang setelah sprint melelahkan penuh keyakinan dan harapan.

Momentum ini bukan kebetulan. Janice menaklukkan tekanan, mengunci poin penting, dan menutup pertandingan dengan kepala dingin. Ia tak hanya menang, tetapi juga tumbuh.

Prestasi 2025: Piala, Peringkat, dan Kepercayaan Diri

Sepanjang 2025, Janice mengoleksi dua gelar ganda WTA 250. Ia lalu menutup musim dengan manis lewat gelar tunggal Chennai Open. Set demi set ia lewati dengan disiplin. Lawan berganti, tekanan meningkat, tetapi konsistensi tetap terjaga.

Hasil itu langsung mengerek peringkatnya. Dari luar radar, Janice kini berdiri di jajaran elite awal. Peringkat 53 dunia bukan angka akhir, melainkan pintu menuju target yang lebih besar.

Target Besar: Peringkat 30 dan Tiket Olimpiade

Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (Pelti) tak ingin berhenti pada tepuk tangan. Mereka memasang target berani peringkat 30 dunia pada 2026. Target itu bukan mimpi kosong, melainkan syarat nyata untuk tampil di Olimpiade Los Angeles 2028.

Ini Belum Selesai

Kesalahan Fatal Madrid di El Clasico

Arsenal vs PSG: Ketika Benteng Tangguh Bertemu Insting Membunuh

“Rank 1 sampai 30 itu otomatis lolos Olimpiade,” ujar Ketua Umum PP Pelti Nurdin Halid, dikutip dari Antara. Ia juga mengingatkan fakta pahit Indonesia terakhir kali tampil di Olimpiade tenis sekitar 25 tahun lalu. Karena itu, Pelti kini menyusun Road to Olimpiade dengan lebih terukur.

Asian Games 2026 dan Modal SEA Games

Selain Olimpiade, Pelti membidik medali Asian Games 2026 di Nagoya. Modalnya jelas. SEA Games 2025 menyumbang tiga medali emas untuk tenis Indonesia. Capaian itu memberi sinyal kuat bahwa fondasi mulai terbentuk.

Pelti lalu menyiapkan training camp di dalam dan luar negeri. Mereka juga mendorong tur internasional agar pemain terbiasa menghadapi tekanan level dunia.

Program Berat dan Tantangan Dana

Nurdin menegaskan target latihan dengan tegas. “Minimal 20 seri dunia,” katanya. Program berjalan dari Januari hingga Agustus. Pelti menanggung transportasi dan akomodasi atlet. Namun, biaya tetap jadi tantangan.

Total kebutuhan dana mencapai Rp5–10 miliar. Pelti pun membuka pintu sponsor. Prestasi butuh dukungan, dan mimpi besar tak bisa berjalan sendirian.

Janice Tjen dan Harapan yang Kembali Menyala

Janice Tjen kini berdiri sebagai simbol kemungkinan. Ia membuktikan bahwa tenis Indonesia bisa kembali mengetuk pintu dunia bukan sebagai penggembira, tetapi sebagai penantang. Jalan menuju Los Angeles masih panjang dan berliku. Namun, setiap ayunan raket Janice memperpendek jarak 25 tahun penantian itu. Dan kali ini, mimpi itu terasa lebih masuk akal. @teguh

Tags: InternasionalOlimpiadeProgramSea GamesTarget

Kamu Melewatkan Ini

Sertifikasi Naik, Tekanan Ikut Naik: Kisah Sunyi di Balik Profesi Guru

Sertifikasi Naik, Tekanan Ikut Naik: Kisah Sunyi di Balik Profesi Guru

by teguh
Mei 2, 2026

Pagi itu, di sebuah ruang kelas sederhana pada masa awal kemerdekaan, seorang guru berdiri tanpa seragam resmi, tanpa tunjangan, bahkan...

UMKM Dipuji di Pidato, Ditolak di Sistem: Negara Kemana?

UMKM Dipuji di Pidato, Ditolak di Sistem: Negara Kemana?

by teguh
April 28, 2026

Pemerintah mendorong bank membiayai rumah rakyat, koperasi desa, dan program makan bergizi. Pada saat yang sama, bank digital memilih jalur...

Saat Negara Butuh Dana, Bank Digital Pilih Jalan Sendiri

Saat Negara Butuh Dana, Bank Digital Pilih Jalan Sendiri

by teguh
April 28, 2026

Saat pemerintah mendorong bank membiayai rumah rakyat, makan gratis, dan koperasi desa, sebagian bank digital justru mengambil rute lain. Mereka...

Next Post
Sepi di H-3, ASDP Waspadai Ledakan Arus Nataru

Sepi di H-3, ASDP Waspadai Ledakan Arus Nataru

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id