Jumat, Mei 15, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

BGN Tegaskan MBG Saat Libur Sekolah Tidak Wajib Diambil Siswa

by jeje
Desember 23, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: News – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, menegaskan satu hal penting. BGN tidak pernah memaksa anak-anak datang ke sekolah untuk mengambil Makanan Bergizi Gratis (MBG) selama libur semester.

Nanik menyampaikan klarifikasi ini untuk merespons berbagai tudingan yang beredar di publik. Ia menekankan bahwa BGN memahami kondisi liburan sekolah dan justru memberi fleksibilitas penuh kepada orang tua dan sekolah.

“Anak-anak tidak dipaksa datang ke sekolah. Kalau mau, makanan MBG bisa diambil oleh ibunya, ayahnya, atau saudaranya,” kata Nanik dalam keterangan pers, Selasa (23/12/2025).

Opsi Pengambilan Diserahkan ke Sekolah

Menurut Nanik, mekanisme penyaluran MBG selama libur sekolah berjalan melalui Sistem Pangan Peserta Program Gizi (SPPG). Sistem ini menawarkan pilihan kepada sekolah penerima manfaat.

Jika sekolah menyatakan bersedia, pihak sekolah dapat mengajukan permintaan penyaluran. Setelah itu, SPPG akan mengirimkan makanan sesuai kebutuhan dalam bentuk makanan kering.

Ini Belum Selesai

Perang Paradigma: Perlawanan mungkin tidur, tetapi tak pernah mati

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

Sebaliknya, jika sekolah dan wali murid memilih tidak menerima MBG selama liburan, BGN juga tidak mempermasalahkan keputusan tersebut.

“Kalau sekolah tidak mau menerima dan wali murid juga tidak mau, tidak apa-apa. Tidak ada paksaan. Mohon jangan diplintir,” tegas Nanik.

Bantah Tuduhan Pemborosan Anggaran

Nanik juga meluruskan tudingan bahwa pemberian MBG saat libur sekolah dianggap menghamburkan anggaran negara. Ia menyebut justru sebaliknya, BGN mengklaim berhasil melakukan penghematan besar pada 2025.

“Anggaran MBG 2025 sebesar Rp71 triliun ditargetkan untuk 6 juta penerima manfaat, terdiri dari anak sekolah dan kelompok 3B. Faktanya, kami bisa menjangkau sekitar 50 juta anak Indonesia dan kelompok 3B,” ujar Nanik.

Menurutnya, capaian ini terjadi karena strategi kemitraan yang lebih efisien.

Dapur Mandiri Jadi Kunci Efisiensi

BGN, kata Nanik, terbantu oleh banyak yayasan dan mitra yang bersedia membangun Dapur Mandiri MBG. Skema ini menekan biaya operasional secara signifikan.

Dengan pola tersebut, biaya yang dikeluarkan BGN hanya mencakup Rp15.000 per porsi MBG, ditambah gaji pegawai BGN. Tenaga tersebut meliputi staf SPPG, ahli gizi, dan akuntan di setiap titik layanan.

Saat ini, hampir 100.000 tenaga terlibat dalam program MBG dan tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Fokus Pemerintah pada Gizi Anak

Nanik menegaskan pemerintah tetap fokus meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia. Ia menyebut program MBG berjalan sejalan dengan arahan Prabowo Subianto yang menempatkan isu gizi sebagai prioritas nasional.

“Pemerintah terus bekerja keras memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi yang layak,” kata Nanik.

Di tengah polemik yang beredar, BGN mencoba mengirim satu pesan tegas. Program tetap jalan, pilihan tetap di tangan masyarakat, dan libur sekolah tidak pernah berarti kewajiban datang ke sekolah.

Tags: BGNMBGNasionalnataru

Kamu Melewatkan Ini

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

Kenapa Kota Kita Makin Penuh Coffee Shop Tapi Miskin Ruang Dialog?

by jeje
Mei 13, 2026

Di banyak kota, aroma kopi kini terasa lebih mudah ditemukan di coffee Shop daripada ruang bicara yang jujur. Sudut jalan...

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

Profil Dandhy Laksono: Jurnalis yang Memilih Bertanya Saat Banyak Orang Diam

by jeje
Mei 12, 2026

Dandhy Laksono kembali jadi sorotan. Bukan karena kontroversi biasa, tetapi karena film dokumenternya, Pesta Babi: Kolonialisme di Zaman Kita, memicu rasa...

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

by eko
Mei 12, 2026

MBG Bisa Ditolak mulai jadi sorotan setelah Presiden Prabowo Subianto mempersilakan anak dari keluarga mampu untuk tidak mengambil program makan...

Next Post
Spanyol Tutup 2025 di Puncak Dunia, Indonesia Bertahan di 122

Spanyol Tutup 2025 di Puncak Dunia, Indonesia Bertahan di 122

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Perang Paradigma: Perlawanan mungkin tidur, tetapi tak pernah mati

Perang Paradigma: Perlawanan mungkin tidur, tetapi tak pernah mati

Mei 15, 2026

Disekap dan Diperkosa: Ironi Mahasiswi Makassar Saat Mencari Pekerjaan

Mei 15, 2026

Jurnalis Kalteng Diteror Usai Ajakan Nobar “Pesta Babi”, Diancam Disiram Air Keras

Mei 15, 2026

“Sepatu Kekecilan” dan Tragedi Siswa SMK Samarinda yang Mengguncang Publik

Mei 15, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id