Rabu, Juni 17, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

MLBB Gandeng NBA di M7: Saat Esports Resmi Masuk Liga Besar Dunia Olahraga

by jeje
Mei 8, 2026
in Culture, Game
A A
Home Culture
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Game – Dunia esports naik kelas dan kali ini tanpa basa-basi.
MOONTON Games mengumumkan kemitraan strategis dengan National Basketball Association dalam ajang M7 World Championship (M7), turnamen dunia ketujuh Mobile Legends: Bang Bang.

Kolaborasi lintas industri ini mengusung satu filosofi tajam: “Game Recognizes Game.” Artinya sederhana tapi berani esports dan olahraga tradisional berdiri di nilai yang sama: kompetisi, keterampilan, dan fanbase yang hidup. Ini juga jadi yang pertama dalam sejarah M Series, sekaligus sinyal kuat bahwa esports tak lagi mengetuk pintu ia sudah duduk di meja utama.


Esports dan Olahraga: Beda Arena, Satu Bahasa

Global Head of MLBB Esports di MOONTON Games, Tiger Xu, menegaskan arah baru ini. Menurutnya, esports kini resmi masuk percakapan olahraga global bukan sebagai tamu, tapi sebagai mitra.

“Seperti olahraga tradisional, esports hidup dari kompetisi, keterampilan, dan passion penggemar. Kolaborasi ini membuka peluang baru untuk menghubungkan komunitas, atlet, dan audiens dari dua dunia,” ujarnya.

Pesannya jelas: MLBB tidak sekadar main game. Ia membangun ekosistem dan NBA mengakuinya.

Ini Belum Selesai

Lirik Asli Genjer-Genjer: Lagu yang Dipaksa Memikul Dosa Politik

Film Jangan Buang Ibu: Kesepian di Balik Pengorbanan


Indonesia Jadi Panggung Utama

Pengumuman kolaborasi ini hadir tak lama setelah M7 Press Conference memastikan M Series kembali ke Indonesia, basis penggemar MLBB terbesar di dunia. Data Esports Charts mencatat MLBB sebagai game mobile esports paling banyak ditonton global sepanjang 2024 angka yang bicara sendiri.

Untuk pertama kalinya, MOONTON Games menyiapkan Opening Ceremony berskala besar pada 9 Januari 2026, terinspirasi kemegahan event olahraga internasional. Narasi sinematiknya mengangkat ikon Jakarta, memadukan tradisi dan modernitas sebuah pernyataan visual bahwa esports punya panggung dan cerita.


Turnamen Global, Hadiah Besar, Konten Eksklusif

Sebanyak 22 tim terbaik dunia bertarung sepanjang 3–25 Januari 2026 dengan total hadiah USD 1 juta. Selama periode 1–25 Januari, penggemar bisa ikut lewat M7 Pass dan mengamankan hadiah eksklusif, termasuk skin gratis Gatotkaca “Solar Spark.”

Puncaknya, M7 Carnival hadir di Jakarta pada 23–25 Januari 2026. Enam zona interaktif, pop-up store resmi MLBB pertama, lebih dari 15.000 hadiah (merch eksklusif, skin edisi terbatas, giveaway), hingga sesi temu bintang MPL Indonesia, tim M7, dan content creator populer. Tiket tersedia via situs resmi MPL Indonesia.


Dari Turnamen ke Multisport

Tahun 2025 jadi tonggak penting. MLBB menyabet berbagai penghargaan internasional, mencetak rekor sebagai game paling banyak ditonton di Esports World Cup, dan yang paling signifikan resmi tampil di SEA Games ke-33 Bangkok serta menjadi nomor medali di Asian Games 2026.

Artinya? Esports mobile bukan lagi “alternatif.” Ia setara dalam skala, narasi, dan basis penggemar.


Kolaborasi MLBB dan NBA bukan sekadar kerja sama brand. Ini pengakuan.
Bahwa kompetisi digital punya otot budaya yang sama kuatnya dengan lapangan fisik.

Kamu Melewatkan Ini

PB XIV Hangabehi Turunkan 14 Pusaka di Tengah Dualisme Keraton

PB XIV Hangabehi Turunkan 14 Pusaka di Tengah Dualisme Keraton

by dimas
Juni 17, 2026

Kubu PB XIV Hangabehi menggelar kirab Malam 1 Suro dengan 14 pusaka keraton. Tradisi sakral ini berlangsung di tengah masih...

Pakoe Boewono XIV Purbaya Batal Kirab Pusaka, Ada Apa?

Pakoe Boewono XIV Purbaya Batal Kirab Pusaka, Ada Apa?

by dimas
Juni 17, 2026

Pakoe Boewono XIV Purbaya memutuskan tidak menggelar kirab pusaka malam 1 Suro di Keraton Solo. Keputusan itu memperlihatkan dinamika dualisme...

Ketika Biaya Sekolah Lebih Menakutkan dari Ancaman Penjara

Ketika Biaya Sekolah Lebih Menakutkan dari Ancaman Penjara

by teguh
Juni 16, 2026

Lampu toko kelontong itu tetap menyala seperti biasa. Aktivitas warga berjalan normal. Namun di balik malam yang tampak tenang, seorang...

Next Post
Spanyol Tutup 2025 di Puncak Dunia, Indonesia Bertahan di 122

Spanyol Tutup 2025 di Puncak Dunia, Indonesia Bertahan di 122

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id