• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Rabu, Maret 25, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

Diskon Liburan 2025/2026: Keringanan Biaya atau Seleksi Digital?

Desember 23, 2025
in Nasional, News
A A
Diskon Liburan 2025/2026: Keringanan Biaya atau Seleksi Digital?

Puncak libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) untuk transportasi kereta api di wilayah Daop 8 Surabaya diprediksi terjadi pada Minggu (28/12/2025).(foto: Daop 8 Surabaya )

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Pemerintah resmi mengumumkan diskon tiket untuk berbagai moda transportasi dan jalan tol menjelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Sekretaris Kabinet, Letkol TNI Teddy Indra Wijaya, memimpin rapat dengan jajaran Kemenhub dan Dirut BUMN transportasi di Posko Pusat Pemantauan Angkutan Natal dan Tahun Baru, Jakarta, Senin (22/12/2025), kemudian mengumumkan kebijakan diskon tiket.

Dengan tetap memperhatikan saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Sumatera, pemerintah memperkirakan lebih dari 60 juta orang akan melakukan perjalanan. Pemerintah harus memastikan perjalanan mereka lancar, nyaman, dan aman,” kata Teddy melalui akun Instagram resmi Sekretariat Kabinet.

Teddy memerintahkan seluruh Dirut dan perangkat BUMN transportasi turun langsung ke lapangan untuk mengecek pelayanan dan fasilitas, memastikan janji pemerintah bukan sekadar retorika. Ia menegaskan, libur akhir tahun tidak boleh dianggap kegiatan tahunan biasaSemua titik rawan harus diawasi, semua prosedur dicek, agar perayaan Tahun Baru 2026 benar-benar aman, nyaman, dan zero accident.

Daftar Diskon: Dari Kereta Hingga Tol

Inilah daftar diskon yang pemerintah siapkan, agar perjalanan akhir tahun terasa lebih ringan bagi masyarakat:

  • Kereta Api (PT KAI): Diskon 30 persen untuk tiket ekonomi komersial, berlaku bagi 1,5 juta penumpang.
  • Angkutan Laut (PT PELNI): Diskon 20 persen dari tarif dasar bagi penumpang kelas ekonomi.
  • Pesawat Udara: Diskon 13–14 persen, plus perpanjangan jam operasional bandara guna memperlancar mobilitas.
  • Penyeberangan (PT ASDP): Diskon 100 persen tarif jasa kepelabuhanan melalui aplikasi Ferizy.
  • Pemerintah menurunkan tarif hingga 20 persen di 26 ruas tol di Jawa dan Sumatra, bahkan beberapa ruas diberikan secara gratis.

Sekilas, angka-angka ini terdengar manis. Namun, diskon yang tampak merata menyimpan konsekuensi sosial yang kompleks. Di balik kemudahan, muncul pertanyaan yang lebih dalam: siapa yang diuntungkan dan siapa yang dirugikan?

Masyarakat menengah ke atas jelas mendapat keuntungan. Mereka bisa merencanakan perjalanan jauh, membeli tiket pesawat, memanfaatkan aplikasi digital seperti Ferizy, dan menekan biaya perjalanan hingga jutaan rupiah. Mereka bisa menikmati perjalanan lebih nyaman, lancar, dan cepat.

Namun kelompok rentan—pedagang kaki lima yang pulang kampung, lansia, pekerja informal, atau warga daerah terpencil tidak selalu merasakan manisnya diskon. Masyarakat tetap harus membeli tiket diskon, sementara pembelian lewat aplikasi menjadi penghalang bagi yang gaptek atau tak punya akses internet. Pemerintah menggratiskan beberapa ruas tol, namun warga miskin tetap tak tersentuh akses ke rute-rute lokal yang paling mereka butuhkan.

Di sisi lain, lonjakan penumpang tetap berpotensi memunculkan kemacetan, keterlambatan, dan risiko keselamatan. Diskon hanyalah gula; manajemen di lapangan tetap menentukan kenyamanan perjalanan. Tanpa pengawasan ketat, angka potongan harga tidak akan menuntaskan masalah mendasar: kesenjangan akses transportasi.

Dampak Sosial: Libur atau Seleksi Ekonomi?

Kenyataannya, libur akhir tahun memperlihatkan kontras digital dan ekonomi:

RelatedPosts

Di Balik Kelancaran Mudik Lebaran, Nyawa Petugas Jadi Taruhan

Air Keras dan Jejak yang Sengaja Dikaburkan

  • Mereka yang punya akses dan ponsel pintar dapat memanfaatkan diskon, memilih moda transportasi terbaik, dan menghindari antrean panjang.
  • Mereka yang tidak memiliki akses kerap tersisih, karena modernitas kadang berjalan tanpa menunggu siapa pun.

Diskon tiket pun menjadi simbol inklusi yang tidak merata. Pemerintah tampak memberi “bonus untuk yang sudah nyaman,” sementara mereka yang paling membutuhkan justru tetap harus menunggu, antre, atau menempuh rute alternatif yang lebih panjang dan mahal.

Sindiran Ringan di Tengah Semangat Libur

Diskon boleh ada, angka potongan boleh besar, tapi kenyataannya, liburan akhir tahun tetap memilah masyarakat: yang bisa menikmati dan yang harus rela menunggu di pinggir jalan.

Di negara yang mengaku peduli rakyat, libur panjang justru menjadi ujian kecil: apakah semua orang bisa bergerak, atau hanya mereka yang dekat dengan jaringan, ponsel pintar, dan aplikasi pembayaran digital?

Selamat Natal dan Tahun Baru 2026 semoga kantong tebal tetap tebal, jalan tol tetap lancar, dan hati rakyat yang tak punya akses tetap sabar menunggu giliran. (red)


Tags: ASDPbumnDiskonKAInataruPelniPesawatSekretaris KabinetTeddy Indra WijayaTiket
Next Post
Ranking FIFA Terbaru: Indonesia 122, Malaysia Turun Akibat Sanksi FIFA

Ranking FIFA Terbaru: Indonesia 122, Malaysia Turun Akibat Sanksi FIFA

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Di Balik Kelancaran Mudik Lebaran, Nyawa Petugas Jadi Taruhan

    Di Balik Kelancaran Mudik Lebaran, Nyawa Petugas Jadi Taruhan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Langkah di Bali Butuh Lebih dari Sekadar Mata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Joget Rp6 Juta Sehari: Program Sosial atau Ladang Cuan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Becak yang Tak Pernah Pulang: Saat Kota Membiarkan Warganya Tidur di Jalan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Healing ke Bali, Pulangnya Butuh Healing Lagi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.