Kamis, Juli 30, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Empat Wakil Pencak Silat Indonesia Siap Rebut Emas SEA Games

by dimas
Desember 17, 2025
in Reality, Sports
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sport – Sore itu, Selasa (16/12/2025), arena pencak silat SEA Games 2025 Thailand berubah menjadi ruang sunyi yang penuh ketegangan. Setiap hentakan kaki, setiap serangan, dan setiap keputusan wasit terasa menentukan nasib. Di tengah sorak penonton dan tekanan tuan rumah, pencak silat Indonesia kembali menunjukkan wataknya bertarung sampai titik akhir. Empat nama melangkah maju, membawa harapan merah-putih ke partai puncak.

Empat Tiket Final, Empat Cerita Perjuangan

Langkah pertama datang dari Muhammad Zaki Zikrillah. Di nomor C Putra (55-60 kg), Zaki tampil agresif sejak awal. Ia mendikte tempo, menekan lawan, dan tak memberi ruang bernapas bagi Benitez Gregmart dari Filipina. Skor 51-29 menjadi penegasan Zaki tidak datang untuk sekadar lolos, ia datang untuk menang.

Ketegangan mencapai puncaknya di kelas E Putra (65-70 kg). Tito Hendra Septa Setia menghadapi tekanan berlapis lawan tuan rumah, sorakan publik Thailand, dan duel yang berjalan nyaris seimbang. Namun di detik-detik akhir, Tito tetap tenang. Ia mengamankan kemenangan tipis 65-62 atas Kangkae Natdanai, sekaligus memastikan tiket final menghadapi pesilat Malaysia.

Sementara itu, Safira Dwi Melani tampil dominan di kelas B Putri (50-55 kg). Tanpa banyak kompromi, Safira mengendalikan laga dan mengunci kemenangan telak 60-21 atas Ibutnande Hatna dari Filipina. Langkahnya ke final terasa mantap, seolah ia telah menyiapkan tenaga lebih besar untuk laga puncak.

Drama kembali muncul di nomor Under 45 kg Putra. Mustaki Khoirudin harus bertarung hingga detik terakhir melawan Nguyen Duc Hau dari Vietnam. Skor 49-47 mencerminkan duel keras, rapat, dan menguras emosi namun cukup untuk membawa Mustaki ke final keempat Indonesia hari itu.

Ini Belum Selesai

Haul Ki Ageng Tarub: Perkuat Budaya dan Wisata Religi

OTT Bupati Pemalang, KPK Kembali Bongkar Korupsi Kepala Daerah

Suara dari Matras: Tekad Tak Ditawar

“Alhamdulillah saya bisa bermain baik dan lolos ke final. Di final nanti, saya akan tampil habis-habisan untuk mempersembahkan emas buat Indonesia,” ujar Tito, suaranya mencerminkan kelegaan sekaligus tantangan yang belum selesai.

Lebih dari Sekadar Final

Empat tiket final ini bukan hanya tentang satu hari pertandingan. Mereka menjaga asa Indonesia menambah pundi-pundi emas yang hingga Selasa (16/12) telah mencapai 62 emas, 72 perak, dan 76 perunggu. Pencak silat kembali menjadi tulang punggung, cabang yang tak sekadar menyumbang medali, tetapi juga identitas dan harga diri.

Hari ini, Rabu (17/12/2025), empat pesilat itu kembali ke matras. Di sana, mereka tak hanya mengejar emas mereka membawa cerita perjuangan, harapan publik, dan keyakinan bahwa pencak silat Indonesia selalu tahu cara bertarung, bahkan saat tekanan berada di titik tertinggi. @dimas

Tags: Atlet IndonesiaMerah PutihPencak SilatSEA Games 2025

Kamu Melewatkan Ini

Emil Dardak dan Bagus Panuntun Serukan Persaudaraan Pendekar

Emil Dardak dan Bagus Panuntun Serukan Persaudaraan Pendekar

by dimas
Juni 28, 2026

Emil Dardak dan F. Bagus Panuntun mengajak pendekar memperkuat persaudaraan, kepedulian, dan semangat guyub rukun dalam Suran Agung PSHWTM ke-123....

Persaudaraan sebagai Modal Sosial di Tengah Masyarakat Modern

Persaudaraan sebagai Modal Sosial di Tengah Masyarakat Modern

by dimas
Juni 23, 2026

Suran Agung PSHW TM menunjukkan bahwa persaudaraan bukan sekadar tradisi, tetapi modal sosial yang memperkuat kepercayaan, karakter, dan solidaritas di...

Suran Agung PSHW TM 2026: Keheningan yang Menyatukan Persaudaraan

Suran Agung PSHW TM 2026: Keheningan yang Menyatukan Persaudaraan

by dimas
Juni 23, 2026

Suran Agung PSHW TM 2026 bukan sekadar tradisi, tetapi perjalanan spiritual untuk merawat persaudaraan, karakter, dan warisan budaya bangsa. Tabooo.id...

Next Post
Bukan Pernyataan Yusril: Klaim Polisi Jebak Ammar Zoni Terbukti Hoaks

Bukan Pernyataan Yusril: Klaim Polisi Jebak Ammar Zoni Terbukti Hoaks

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id