• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Senin, Maret 23, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Global

Dua WNI di Rumania Positif Lepra, KBRI Pastikan Dalam Perawatan

Desember 17, 2025
in Global, News
A A
Konsep Otomatis

Duta Besar RI untuk Rumania dan Moldova, Meidyatama Suryodiningrat, menyampaikan keterangan kepada wartawan di Bucharest, Rumania. (Foto: KBRI Bucharest via ANTARA)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Isu kesehatan lintas negara kembali mencuat. Dua Warga Negara Indonesia (WNI) terkonfirmasi mengidap penyakit lepra di Rumania. Informasi ini muncul setelah rumah sakit setempat melakukan pemeriksaan medis terhadap keduanya, yang diketahui merupakan pekerja migran Indonesia.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bucharest memastikan temuan tersebut pada Selasa (16/12/2025). Kedua WNI itu baru bekerja di Rumania dalam rentang waktu relatif singkat masing-masing tiga bulan dan satu tahun. Fakta ini langsung memicu perhatian serius, baik dari otoritas Indonesia maupun pihak kesehatan setempat.

Gejala Awal dan Penanganan Medis

Kasus ini terungkap setelah kedua WNI mengeluhkan gejala gatal-gatal pada kulit. Keluhan itu mendorong pemeriksaan lanjutan di rumah sakit, yang kemudian memastikan diagnosis lepra. Penyakit ini memang jarang ditemukan di Eropa, sehingga temuan tersebut langsung masuk dalam pemantauan ketat otoritas kesehatan Rumania.

Duta Besar RI untuk Rumania dan Moldova, Meidyatama Suryodiningrat, menegaskan bahwa KBRI Bucharest bergerak cepat sejak informasi medis diterima. Saat ini, kedua WNI menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat dengan pengawasan tenaga medis profesional.

“Kami terus memantau kondisi mereka dan memastikan seluruh hak kesehatan terpenuhi,” tegas Meidyatama.

Kontak Erat Diawasi, Isolasi Dijalankan

Selain dua pasien utama, otoritas kesehatan juga mengidentifikasi tiga WNI lain yang memiliki kontak dekat dengan keduanya. Sebagai langkah pencegahan, ketiga WNI tersebut kini menjalani isolasi dan pengawasan medis.

Meski demikian, hasil pemeriksaan awal menunjukkan bahwa ketiganya belum terinfeksi. Namun, pemantauan tetap dilakukan secara berkala untuk mencegah potensi penularan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari standar penanganan penyakit menular di Rumania.

Kelima WNI tersebut diketahui bekerja di sebuah tempat spa di kota Cluj-Napoca, sekitar 460 kilometer di utara Bucharest. Lokasi kerja dan tempat tinggal mereka kini turut menjadi perhatian otoritas setempat.

Peran KBRI dan Koordinasi Lintas Negara

KBRI Bucharest memastikan tidak melepas kasus ini begitu saja. Selain mendampingi para WNI, perwakilan RI aktif berkoordinasi dengan otoritas kesehatan Rumania. Komunikasi intensif juga terus dijalin dengan para pasien untuk memastikan kondisi fisik dan mental mereka tetap terjaga.

“Kami akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan rumah sakit serta otoritas kesehatan setempat,” ujar Meidyatama.

Langkah ini menjadi bagian dari perlindungan negara terhadap pekerja migran, terutama ketika menghadapi situasi darurat kesehatan di luar negeri.

RelatedPosts

7.039 Pemudik Gratis Tiba di Tirtonadi, Mayoritas dari DKI Jakarta

Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Harus Usut Dalangnya

Lebih dari Kasus Medis, Ini Soal Perlindungan WNI

Kasus lepra ini bukan sekadar soal penyakit. Ia membuka kembali diskusi lama tentang perlindungan kesehatan pekerja migran Indonesia di luar negeri. Di tengah tuntutan ekonomi global, WNI sering berada di garis depan risiko mulai dari keselamatan kerja hingga kesehatan.

Rumania mungkin jarang mendengar kata “kusta” dalam 44 tahun terakhir. Namun bagi Indonesia, kasus ini menjadi pengingat bahwa mobilitas tenaga kerja selalu membawa konsekuensi lintas batas.

Penyakit bisa diobati. Tapi kewaspadaan tak boleh lengah. Sebab dalam dunia yang semakin terhubung, satu gejala kecil bisa berubah menjadi isu besar jika negara terlambat hadir. @dimas

Tags: Berita InternasionalKBRI BucharestKesehatan GlobalLepraPekerja Migran IndonesiaPerlindungan WNIPMIWNI Rumania
Next Post
22 Tewas di Terra Drone, Polisi Usut Izin Gedung hingga Pengawasan

22 Tewas di Terra Drone, Polisi Usut Izin Gedung hingga Pengawasan

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Not Crime: Kenapa Muncul di Tembok Poppies?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Bitcoin Melemah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.