Minggu, Juni 28, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Sunset Auto Meet 2025 Satukan Komunitas Mobil Klasik di Surakarta

by dimas
Desember 13, 2025
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Sabtu, (13/12/2025) Sore di kawasan Mangkunegaraan, Surakarta, tak sekadar diwarnai cahaya matahari yang perlahan tenggelam. Di Cafe Legi Pait, deru mesin mobil klasik berpadu dengan aroma bensin dan obrolan nostalgia. Semua itu menyatu dalam satu peristiwa bernama “Surakarta 90s Sunset Auto Meet 1 2025”.

Komunitas otomotif Surakarta Nineties menghidupkan sore itu sebagai ruang temu para pencinta mobil klasik, retro, era 90-an, hingga proper modern. Acara ini menjelma perayaan kecil tentang passion, budaya, dan pertemanan yang tumbuh alami.

Konsep “in one perfect afternoon meet” terasa nyata sejak awal. Tak ada sekat usia atau latar belakang. Para peserta hadir dengan satu bahasa yang sama kecintaan pada mobil dan cerita di balik setiap mesin. Keramah-tamahan khas Kota Solo membuat suasana terasa akrab dan cair.

Sunset Auto Meet 2025 Satukan Komunitas Mobil Klasik di Surakarta
Mobil Chevrolet Impala yang ikut meramaikan event Surakarta 90s Sunset Auto Meet 2025. (Foto dok. Eko Sigit P/Tabooo.id)

Dari Solo untuk Semua

Acara ini tidak berhenti sebagai ajang komunitas lokal. Berbagai komunitas mobil klasik dari luar Kota Solo ikut hadir dan berbaur. Mereka datang tanpa jarak dan tanpa sekat.

Kehadiran lintas kota ini menegaskan satu hal penting. Dunia otomotif klasik bukan ruang eksklusif. Ia tumbuh sebagai ruang bersama yang terbuka bagi siapa pun yang menghargai sejarah dan kebersamaan.

Ini Belum Selesai

Suran Agung PSHWTM ke-123, Persaudaraan Jadi Kekuatan

Pemerintah Janji Redam PHK, Tapi Industri Sudah Mulai Berguguran

Di tengah antusiasme tersebut, Tabooo Network Indonesia tampil sebagai sponsor utama. Dukungan ini tidak berhenti pada simbol visual. Tabooo menunjukkan keberpihakan pada kreativitas komunitas, terutama yang digerakkan oleh anak muda.

Menjaga Budaya Otomotif Tetap Bernyawa

Manajer Event Surakarta Nineties, Febrian Aditya Wicaksono, menyampaikan bahwa acara ini lahir dari keinginan sederhana namun bermakna. Ia ingin menyatukan pencinta mobil klasik sekaligus menjaga budaya otomotif agar tetap hidup.

“Surakarta 90s Sunset Auto Meet 1 kami hadirkan sebagai wadah silaturahmi para pencinta mobil klasik. Kami juga ingin mengajak generasi muda untuk terus berkarya dan berkreasi,” ujar Febrian.

Ia berharap acara ini dapat berlanjut di tahun-tahun mendatang. Menurutnya, komunitas membutuhkan ruang aman untuk bertukar ide, berkolaborasi, dan melahirkan regenerasi yang sehat.

Mesin Lama, Cerita yang Terus Hidup

Sejak awal acara, suasana langsung terasa ramai. Puluhan mobil klasik dari era 90-an hingga awal 2000-an berjejer rapi. Setiap mobil membawa kisah tentang masa muda, perjalanan, dan ikatan emosional pemiliknya.

Mobil-mobil itu tidak sekadar menjadi objek pamer. Mereka hadir sebagai arsip hidup yang menyimpan memori dan pengalaman.

Rangkaian acara dimulai dengan opening ceremony dan sambutan. Pemimpin Redaksi Tabooo.id, Eko Sigit Pujianto, menyampaikan apresiasi atas inisiatif Surakarta Nineties.

“Tabooo Network Indonesia mendukung penuh kegiatan yang mendorong kreativitas anak muda, khususnya di bidang otomotif dan budaya komunitas,” ujarnya.

Setelah sambutan, DJ performance mengisi sore dengan irama santai. Musik membuka ruang percakapan. Peserta saling berbagi cerita hingga acara ditutup oleh MC.

Manfaat Nyata bagi Komunitas dan Kota

“Surakarta 90s Sunset Auto Meet 1 2025” memberi dampak nyata bagi komunitas otomotif. Acara ini memperkuat jejaring dan membuka ruang ekspresi yang positif. Generasi muda menemukan wadah kreatif yang sehat.

Kota Solo pun merasakan manfaatnya. Aktivitas komunitas seperti ini menghidupkan ruang publik dan memperkuat citra kota yang ramah terhadap budaya.

Pada akhirnya, acara ini menyampaikan pesan sederhana. Yang klasik tak pernah usang selama ada yang mau merawatnya. Dan di Solo, sore itu, mesin-mesin lama kembali menemukan rumah di antara orang-orang yang mencintainya. @dimas

Tags: RetroSurakarta

Kamu Melewatkan Ini

Dua Kirab Malam 1 Suro, Keraton Surakarta Masuk Zona Rawan?

Dua Kirab Malam 1 Suro, Keraton Surakarta Masuk Zona Rawan?

by Tabooo
Juni 9, 2026

Dua Kirab Malam 1 Suro di Keraton Surakarta disebut berpotensi digelar pada tanggal yang sama. Situasi ini memicu kekhawatiran karena...

Anti-Swapraja: Ketika Feodalisme Dianggap Musuh

Anti-Swapraja: Ketika Feodalisme Dianggap Musuh

by Tabooo
Mei 29, 2026

Gerakan anti swapraja Surakarta bukan sekadar penolakan terhadap keraton. Ia lahir dari benturan Republik, feodalisme, ketimpangan agraria, dan kemarahan kelas...

Surakarta dan Keistimewaannya: Luka yang Belum Usai

Surakarta dan Keistimewaannya: Luka yang Belum Usai

by Tabooo
Mei 25, 2026

Surakarta pernah memiliki dasar hukum sebagai daerah istimewa. Namun gejolak politik, konflik elite, dan keputusan pusat membuat status itu membeku...

Next Post
Pembalakan Liar, Banjir, dan Komitmen Negara di Sumatra

Pembalakan Liar, Banjir, dan Komitmen Negara di Sumatra

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id