• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Senin, Maret 23, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

Gus Yahya Tegaskan Rapat Pleno Penunjukan Pj Ketum PBNU Tidak Sah

Desember 10, 2025
in Nasional, News
A A
Gus Yahya Tegaskan Rapat Pleno Penunjukan Pj Ketum PBNU Tidak Sah

Gus Yahya menegaskan tak akan hadir dalam rapat pleno Syuriyah PBNU di Jakarta, Selasa (9/12/2025). (Foto dok. NU Online)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Konflik internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kini memasuki fase paling panas. Di tengah kabar pemakzulan dan gerakan untuk menetapkan penjabat ketua umum (Pj Ketum), Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) akhirnya bersuara. Ia menegaskan bahwa rapat pleno yang akan berlangsung pada (9/12/2025) tidak sah dan melanggar aturan organisasi.

Pernyataan itu bukan sekadar bantahan. Ia justru menunjukkan bahwa rumah besar NU sedang retak dari dalam, dan dua kekuatan kini berebut legitimasi.

Pleno yang Tidak Sah: Dua Undangan, Dua Arah

Di tengah kerumunan awak media di kantor PBNU, Gus Yahya berbicara dengan nada tegas.

“Ini sendiri kan secara aturan tidak bisa disebut pleno. Yang mengundang hanya Syuriyah, ini ndak bisa,” ujarnya.

Menurut AD/ART, Syuriyah dan Tanfidziyah harus bersama-sama mengundang pleno. Karena itu, Gus Yahya menilai agenda tersebut cacat sejak awal. Selain itu, ia mengaku tidak pernah dilibatkan dalam perencanaan.

“Tidak melibatkan saya sebagai Ketua Umum yang sah,” katanya.

Dengan demikian, ia melihat rapat ini bukan forum musyawarah, melainkan manuver politik untuk mengambil alih kendali PBNU.

Krisis Legitimasi: Muktamar vs. Manuver

Konflik ini bermula dari beredarnya sebuah surat yang mengklaim bahwa Syuriyah telah memberhentikan Gus Yahya pada 20 November 2025. Surat tersebut juga meminta ia melepaskan seluruh atribut ketua umum dan menunjuk Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar sebagai pemegang kendali sementara.

Namun para kiai sepuh langsung menolak klaim tersebut. Mereka menyatakan bahwa proses itu bertentangan dengan AD/ART dan tidak memiliki kekuatan hukum organisasi.

“Rapat yang lalu itu para kiai sepuh sudah mengatakan dengan tegas sekali bahwa itu bertentangan dengan AD/ART,” tegas Gus Yahya.

Sejak saat itu, konflik berkembang menjadi perebutan legitimasi antara dua kubu:

  1. Kubu Syuriyah, yang mengusulkan pemakzulan dan percepatan penunjukan Pj Ketum.
  2. Kubu Tanfidziyah dan kiai sepuh, yang menilai langkah tersebut inkonstitusional.

Siapa Diuntungkan, Siapa Dirugikan?

Kisruh ini tidak hanya memengaruhi elite. Ia juga mengubah dinamika politik nasional.

Diuntungkan:

  1. Kelompok internal yang ingin menggeser kepemimpinan sebelum Muktamar.
  2. Figur politik yang melihat NU sebagai arena strategis jelang kontestasi nasional.
  3. Pihak yang selama ini tersisih dari pengaruh PBNU.

Dirugikan:

  1. Warga NU yang mengharap stabilitas organisasi.
  2. Institusi PBNU yang mempertaruhkan kredibilitas publik.
  3. Program sosial-keagamaan yang terhambat karena energi elite habis untuk konflik.

Pertarungan di Rumah Besar NU

Ketua PBNU Moh Mukri sebelumnya menyampaikan bahwa pleno 9 Desember akan dihadiri Mustasyar, A’wan, Syuriyah, Tanfidziyah, hingga banom NU. Salah satu agenda besarnya ialah penetapan Pj Ketum.

Namun Gus Yahya menolak rencana tersebut. Ia menyatakan bahwa pencopotan ketua umum hanya dapat dilakukan melalui Muktamar, bukan lewat pleno.

RelatedPosts

Pemerintah Siapkan WFH 1 Hari untuk Tekan Konsumsi BBM

Harga Emas Dunia Anjlok di Tengah Tekanan Suku Bunga Tinggi

“Posisi saya sebagai Ketua Umum Tanfidziyah PBNU dan Mandataris Muktamar ke-34 tidak dapat diubah kecuali melalui Muktamar,” ujarnya.

Karena itu, konflik semakin mengerucut menjadi pertarungan dua tafsir tafsir prosedur melawan tafsir kekuasaan.

Warga NU Menjadi Penonton

Sementara elite terus bertarung, jutaan warga NU hanya bisa menyimak dari kejauhan. Di pesantren, kampung-kampung, hingga grup WhatsApp jamaah, orang-orang membicarakan satu pertanyaan besar ke mana NU akan melangkah setelah badai ini?

Jika pertikaian berlanjut, NU berpotensi mengalami polarisasi internal, penurunan kepercayaan publik, dan penundaan berbagai program pendidikan serta pemberdayaan.

Penutup

PBNU kini tampak seperti panggung dengan dua kubu yang saling menuding. Namun sejarah NU selalu membuktikan bahwa musyawarah menjadi jalan keluar terbaik.

Pada akhirnya, satu pertanyaan tetap menggantung:

Jika semua sibuk merebut kursi, siapa yang menjaga pondasi rumah besar ini tetap kokoh? @dimas

Tags: Gus YahyaKonflik PBNUKrisis LegitimasiNU MemanasPj Ketum PBNUPleno PBNU Tidak SahPolemik Pleno NUSyuriyah Vs Tanfidziyah
Next Post
Zulfa Mustofa Gerak Cepat dengan 4 Program Prioritas PBNU

Zulfa Mustofa Gerak Cepat dengan 4 Program Prioritas PBNU

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    SSD Lebih Awet dari HDD? Atau Kita yang Makin Takut Kehilangan Data?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Not Crime: Kenapa Muncul di Tembok Poppies?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Harga Bitcoin Melemah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Trump Beri Ultimatum 48 Jam ke Iran untuk Buka Selat Hormuz

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.