• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Kamis, Maret 26, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News

Kejati Jateng Selamatkan Rp 56,5 Miliar dari Korupsi

Desember 10, 2025
in News, Regional
A A
Kejati Jateng Selamatkan Rp 56,5 Miliar dari Korupsi

Gambar ilustrasi Korupsi (foto: Dimas/Tabooo.id)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah bersama seluruh kejaksaan negeri di provinsi ini menyelamatkan kerugian negara senilai Rp 56,5 miliar sepanjang 2025. Mereka mengamankan uang itu dari 291 perkara korupsi, mulai dari kepala desa yang bermain-main dengan dana desa hingga penyimpangan fasilitas kredit di bank pemerintah.

Perkara Penyidikan dan Penyelidikan Menyumbang Nilai Besar

Asisten Tindak Pidana Khusus Kejati Jateng, Ade Hermawan, menjelaskan bahwa penyelamatan berasal dari 11 perkara tahap penyelidikan dan 19 perkara tahap penyidikan, dengan nilai Rp 27,9 miliar. Seluruh kejaksaan negeri di Jawa Tengah menangani 124 perkara penyelidikan dan 117 perkara penyidikan, yang menyumbang Rp 28,6 miliar.

RelatedPosts

Harga Bitcoin Melemah di Tengah Ketidakpastian Ekonomi Global

KPK Buka Peluang Tahanan Rumah, Kasus Yaqut Jadi Sorotan Publik

Meski begitu, sebagian besar dana masih menunggu putusan hukum tetap sebelum resmi masuk kas negara sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Dengan menyelamatkan uang publik, mereka menguntungkan negara dan masyarakat. Sementara itu, para oknum yang bermain-main dengan dana, terutama di tingkat desa dan lembaga keuangan pemerintah, mengalami kerugian.

Pencegahan Korupsi Tak Kalah Penting

Selain menindak, Kejati Jateng memperkuat upaya pencegahan. Mereka mendampingi berbagai program pemerintah, termasuk koperasi desa Merah Putih dan program makan bergizi gratis. Tujuannya jelas: agar dana negara tidak lagi terseret korupsi.

Mereka telah menyelamatkan Rp 56,5 miliar. Namun, kepala desa yang iseng bermain dana desa tetap membuat warga mengernyit. Korupsi memang seperti penyakit: bisa dicegah, tapi orang kadang menolak ‘minum obat’. (red)


Tags: 56Jawa Tengahkejatikorupsimilyarpnpb
Next Post
Jadwal Panas Wakil Indonesia di SEA Games 2025

Jadwal Panas Wakil Indonesia di SEA Games 2025

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Bersua Sang Raja: Momen Langka Warga Bisa Bertatap Langsung dengan Raja Surakarta

    Bersua Sang Raja: Momen Langka Warga Bisa Bertatap Langsung dengan Raja Surakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bersua Sang Raja: No Jeans, No Kaos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bersua Sang Raja: Silaturahmi atau Ujian Etika?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • OnePlus 15T Rilis: Baterai 7.500 mAh, HP Tahan 40 Jam Nonstop

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Benarkah iPhone Bisa Jadi Mesin EDC?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.