Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Koper WNA China di IWIP Isinya Bukan Oleh-Oleh, Tapi Mineral Ilegal

by dimas
Desember 7, 2025
in Edge
A A
Home Edge
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Edge – Pagi itu, Bandara Khusus PT IWIP seharusnya menjalani hari normal pesawat mendarat, penumpang menyeret koper, dan petugas mengingatkan hal-hal klasik seperti, “Powerbank-nya dikeluarin ya, Pak.” Tapi realitas memilih mode Chaos.

Seorang WN China berinisial MY mencoba membawa bahan mineral ilegal dalam penerbangan Weda Bay-Manado. Ia memperlakukan nikel seperti oleh-oleh khas Maluku Utara, seolah barang itu bisa nongkrong santai di sebelah kacang kenari.

Satgas Bergerak Cepat

Satgas Terpadu langsung menghentikan aksi itu. Plot twist muncul bandara yang beroperasi sejak 2019 ini ternyata belum memenuhi standar minimal perangkat negara. Ibarat sudah buka restoran, tapi masih numpang kompor tetangga.

Komandan Satgas Penertiban Kawasan Hutan Halilintar, Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang, menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap MY masih berjalan. Tim juga meneliti mineral yang ia bawa.

“Kita cek dulu ini barang apa. Jangan-jangan bukan nikel, tapi ambisi industrialisasi yang kepagian,” ujarnya.

Ini Belum Selesai

Korupsi yang Tak Pernah Pergi: Reformasi Salah Jalan atau Setengah Jalan?

Seblak Pedas, Burnout, dan Perempuan Modern

Kenapa Satgas Harus Turun Ramai-Ramai

Sejak 29 November 2025, pemerintah menurunkan Satgas gabungan di Bandara IWIP. Formasinya lengkap TNI, Bea Cukai, Imigrasi, Polri, Karantina, BMKG, AirNav, hingga Avsec. Tinggal kurang komentator e-sport untuk siaran langsung.

Mobilitas di bandara ini memang tinggi. Pekerja asing datang dan pergi, logistik industri bergerak tanpa henti. Di tengah arus itu, masih ada yang nekat menyembunyikan mineral ilegal. Padahal bandara bukan game survival yang bisa ditipu dengan glitch inventori.

Masalahnya Bukan Pelaku, Tapi Celah Sistem

Aksi Satgas ini menjadi pengingat pentingnya sistem yang kuat. Bandara khusus tidak cukup hanya “khusus” di nama pengawasannya juga harus khusus. Industri besar pun tidak bisa berjalan dengan logika “nanti saja disesuaikan.” Setiap celah akan selalu mengundang orang yang ingin menyelinap masuk dan biasanya tujuannya bukan hal baik.

Peristiwa ini juga membuka fakta yang lebih besar kedaulatan atas sumber daya alam tidak berhenti pada slogan. Negara butuh penjaga pintu yang nyata, bukan sekadar papan nama. Selama ini, beberapa pintu belakang terlalu lama dibiarkan longgar. Bahkan pintu depan pun sering terbuka setengah kalau ada pejabat lewat.

Pertanyaan yang Menggelitik Publik

Kalau bandara khusus baru aman setelah Satgas lengkap turun, publik jadi bertanya:

Selama ini, siapa yang jaga? Google Maps? @dimas

Kamu Melewatkan Ini

Anak Muda Melawan Juri: Mengapa Pendidikan Kita Masih Sulit Menerima Kritik?

Anak Muda Melawan Juri: Mengapa Pendidikan Kita Masih Sulit Menerima Kritik?

by teguh
Mei 14, 2026

Di sebuah ruang lomba yang semestinya merayakan pengetahuan, suara keberatan seorang siswa justru memecah suasana. dan langsung menggambarkan bahwa Pendidikan...

VOC Runtuh karena Korupsi, Kenapa Indonesia Mengulang Pola yang Sama?

VOC Runtuh karena Korupsi, Kenapa Indonesia Mengulang Pola yang Sama?

by dimas
Mei 13, 2026

VOC runtuh karena korupsi besar, penggelapan uang, dan permainan elite kekuasaan. Dua abad berlalu, Indonesia masih menghadapi pola lama jabatan...

Kenapa Kucumbu Tubuh Indahku Membuat Banyak Orang Tidak Nyaman?

Kenapa Kucumbu Tubuh Indahku Membuat Banyak Orang Tidak Nyaman?

by eko
Mei 13, 2026

Kucumbu Tubuh Indahku bukan sekadar film yang memancing kontroversi. Film karya Garin Nugroho itu berubah menjadi simbol benturan besar antara...

Next Post
Belgia Mode Revolusioner: “Kerja Ya Kerja, Hak Tetap Hak”

Belgia Mode Revolusioner: “Kerja Ya Kerja, Hak Tetap Hak”

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id