Senin, Agustus 24, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Ngaku Jantan, Mental Kerupuk: Sindrom Cowok Palsu Era Media Sosial

by jeje
November 25, 2025
in Deep
A A
Home Deep
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Deep – Di era ketika “kejantanan” bisa kamu beli dengan cicilan tiga bulan dan filter kamera, banyak laki-laki modern justru tersesat di jalur yang mereka bangun sendiri. Mereka mengejar label jantan dengan penuh ambisi; asal tampak garang di feed, asal otot muncul di gym, dan asal punya sedikit gengsi untuk dipamerkan. Namun, semakin keras mereka memburu citra itu, semakin jauh mereka melangkah dari inti laki-laki itu sendiri.

Selain itu, media sosial ikut menyediakan panggung ideal untuk pertunjukan tersebut. Kejantanan kini berubah menjadi paket visual: lengan berotot, baju mahal, dan parfum yang harganya kadang lebih tinggi dari gaji bulanan. Semua tampil rapi demi satu hal: validasi. Yang penting terlihat kuat, meski hatinya rapuh seperti nota parkir yang tersiram hujan.

Sindiran “sibuk cari jantan, lupa jadi laki-laki” muncul dari kegelisahan itu. Banyak pria yang sangat vokal ketika membahas penampilan, tetapi mereka hilang ketika harus menunjukkan integritas. Mereka berani memamerkan dada, namun ciut ketika harus bertanggung jawab. Mereka gagah saat selfie, tapi kemudian goyah ketika diminta menepati janji sekecil apa pun.

Gagahnya palsu, rapuhnya nyata—dan masyarakat bisa melihatnya dengan jelas.

Sementara itu, toxic masculinity ikut mengisi ruang besar dalam dilema ini. Laki-laki didorong untuk tampak tangguh, tetapi tidak ada yang benar-benar mengajari mereka cara menghadapi rasa takut, kecewa, atau kegagalan. Akhirnya, banyak dari mereka memilih menjadi beban emosional daripada penopang bagi orang-orang terdekatnya.

Ini Belum Selesai

PHK Sritex Sudah Terjadi, Tapi Krisis Buruhnya Belum Selesai

Mahasiswa Solo Raya Menagih Kemerdekaan yang Belum Merata

Padahal, laki-laki sejati tidak lahir dari volume suara, harga jam tangan, atau kerasnya pukulan. Laki-laki sejati tampil dari keberanian memikul tanggung jawab, dari kejujuran yang ia jaga, dan dari konsistensi yang ia tunjukkan ketika hidup mulai tidak nyaman.

Sederhananya:
Citra bisa kamu poles. Kejantanan bisa kamu palsukan. Namun, kualitas laki-laki hanya bisa kamu buktikan.

Pada akhirnya, topeng macho tetaplah topeng. Dan topeng selalu retak ketika hidup mulai menagih. @jeje

Kamu Melewatkan Ini

PHK Sritex Sudah Terjadi, Tapi Krisis Buruhnya Belum Selesai

PHK Sritex Sudah Terjadi, Tapi Krisis Buruhnya Belum Selesai

by teguh
Agustus 24, 2026

PHK Sritex mungkin sudah terjadin namun, bagi ribuan mantan pekerjanya, krisis belum benar-benar berakhir. Sebagian sudah menemukan pekerjaan baru. Sebagian...

Mahasiswa Solo Raya Menagih Kemerdekaan yang Belum Merata

Mahasiswa Solo Raya Menagih Kemerdekaan yang Belum Merata

by dimas
Agustus 24, 2026

Mahasiswa Solo Raya menagih kemerdekaan yang belum merata, menyoroti korupsi, MBG, Koperasi Desa, pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan masyarakat. Tabooo.id -...

Karhutla Kalsel: 11 Perusahaan Disorot, Sanksi Mengintai

Karhutla Kalsel: 11 Perusahaan Disorot, Sanksi Mengintai

by dimas
Agustus 24, 2026

Karhutla Kalsel menyeret 11 perusahaan dalam sorotan. Kementerian LH mengusut dugaan pembakaran lahan dengan ancaman sanksi hingga Rp15 triliun. Tabooo.id...

Next Post
Turun Berat Badan di Usia 50? Masih Bisa Banget!

Turun Berat Badan di Usia 50? Masih Bisa Banget!

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id